Polisi membantah kabar pengeroyokan dan mutilasi yang viral di media sosial setelah hasil penyelidikan menemukan fakta serta foto yang digunakan merupakan dokumentasi lama.
Beredarnya akun media sosial yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia atau BRI dengan menawarkan program “bantuan dana hibah” hingga “KUR online” dipastikan hoaks.
DPRD Palangka Raya mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terbawa tren FOMO di media sosial, terutama dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Wakil Ketua II DPRD Murung Raya, Likon mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di era digital yang rawan dengan penyebaran hoaks.
Dinas Komunikasi, Informasi, Sandi, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah (Diskominfosantik Kalteng), mengambil langkah tegas namun terukur dalam menyikapi maraknya penyebaran informasi hoaks dan s
Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, memberikan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan isu yang belum dipastikan kebenarannya.
Bupati Barito Selatan (Barsel), H. Eddy Raya Samsuri, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu atau kabar bohong terkait adanya rencana demonstrasi di daerah setempat.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap peredaran akun media sosial palsu yang mengatasnamakan dirinya.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memastikan bahwa simpanan nasabah tetap aman di tengah beredarnya ajakan penarikan dana dari bank BUMN di media sosial.
Selebgram Bulan Sutena kembali menjadi sorotan setelah sebuah video berdurasi 8 menit yang diduga menampilkan dirinya viral di media sosial, terutama TikTok.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha. Mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar. Terutama di tengah pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Menurutnya, kewaspadaan terhadap informasi sangat penting untuk menghindari penyebaran berita palsu atau hoaks.
Nama Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau, Hj. Nunu Andriani, dicatut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pencatutan ini dilakukan melalui media sosial Facebook (FB), dengan menggunakan nama "Hajah Nunuu Andrianii."
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha meminta pemerintah kota melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk lebih aktif dalam menangkal penyebaran isu hoaks selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Tessa Mahardhika Sugiarto, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial.
Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, mengingatkan masyarakat akan urgensi pencegahan penyebaran hoaks di tengah arus informasi digital yang kian cepat.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Agus Siswadi menekankan pentingnya sinergi bersama Lembaga Penyiaran dalam upaya mencegah dan menangkal HOAKS menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Beredar kabar Sandra Dewi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi komoditas Timah, menyusul suaminya Harvey Mois. Kabar ini sudah santer beredar di media sosial.
Pasca pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) beberapa waktu yang lalu, Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi menghimbau masyarakat untuk selalu bijak dalam bermedia sosial dan tidak terpengaruh dengan informasi hoax.
PROKALTENG.CO - Peran ruang digital dalam menjaga pemilu damai dengan hargai perbedaan pilihan di dalam ruang media sosial. Demikian terungkap saat webinar Kominfo dan DPR RI yang diikuti ratusan peserta dengan tema Peran Ruang Digital dalam Menjaga Pemilu Damai.
Telah beredar informasi melalui media sosial Facebook, Pasar Online Nanga Bulik terkait layanan jasa pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM). Namun hal itu ditegaskan oleh Polres Lamandau merupakan tindak penipuan. Untuk itu, masyarakat betuil-betul diminta mewaspadainya.
Penjabat (Pj) Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu menegaskan berita hoax yang baru-baru ini beredar melalui pesan aplikasi WhatsApp dan ditujukan kepada sejumlah pengurus gereja terkait bantuan donasi Pemerintah Kota Palangkaraya.