Hari Anak Nasional 2026, Pakar Ingatkan Dampak Gadget pada Tumbuh Kembang

Di tengah derasnya arus informasi digital, kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada kualitas pembelajaran maupun kemampuan berpikir kritis generasi muda.

Screen Time Tinggi, Minat Baca Rendah

Indra juga menyoroti tingginya durasi penggunaan layar pada anak Indonesia. Menurutnya, rata-rata screen time anak usia 10 hingga 14 tahun telah melampaui lima jam setiap hari, sedangkan waktu membaca buku kurang dari 15 menit.

Kondisi itu menunjukkan adanya perubahan pola belajar dan konsumsi informasi yang perlu menjadi perhatian bersama.

Ia menilai anak-anak Indonesia kini hidup di tengah banjir informasi digital, tetapi belum dibekali kemampuan berpikir kritis untuk menyaring informasi yang benar.

“Tantangan terbesar pendidikan Indonesia menghadapi era digital bukan teknologinya, bukan AI-nya, tetapi hancurnya arsitektur pendidikan yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Buruan! Kode Redeem FF Free Fire 18 Mei 2025 Banjir Skin & Diamond Gratis

Pendampingan Orang Tua Jadi Kunci

Electronic money exchangers listing

Baik Vera maupun Indra sepakat bahwa gadget tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak di era digital. Namun, teknologi tidak boleh menggantikan peran keluarga dalam mendidik dan membentuk karakter.

Di tengah derasnya arus informasi digital, kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada kualitas pembelajaran maupun kemampuan berpikir kritis generasi muda.

Screen Time Tinggi, Minat Baca Rendah

Indra juga menyoroti tingginya durasi penggunaan layar pada anak Indonesia. Menurutnya, rata-rata screen time anak usia 10 hingga 14 tahun telah melampaui lima jam setiap hari, sedangkan waktu membaca buku kurang dari 15 menit.

Electronic money exchangers listing

Kondisi itu menunjukkan adanya perubahan pola belajar dan konsumsi informasi yang perlu menjadi perhatian bersama.

Ia menilai anak-anak Indonesia kini hidup di tengah banjir informasi digital, tetapi belum dibekali kemampuan berpikir kritis untuk menyaring informasi yang benar.

“Tantangan terbesar pendidikan Indonesia menghadapi era digital bukan teknologinya, bukan AI-nya, tetapi hancurnya arsitektur pendidikan yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Buruan! Kode Redeem FF Free Fire 18 Mei 2025 Banjir Skin & Diamond Gratis

Pendampingan Orang Tua Jadi Kunci

Baik Vera maupun Indra sepakat bahwa gadget tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak di era digital. Namun, teknologi tidak boleh menggantikan peran keluarga dalam mendidik dan membentuk karakter.

Terpopuler

Artikel Terbaru