26.7 C
Jakarta
Friday, May 24, 2024
spot_img

Latihan Ringan saat Nyeri Haid Menyerang

PROKALTENG.CO – Nyeri haid jadi ’’musuh’’ bulanan para perempuan. Usaha untuk menghilangkan nyeri ternyata bisa dilakukan dengan konsisten berolahraga. Baik sebelum maupun saat haid sedang berlangsung. Instruktur Urban Athletes Naung Pudi Mei Rivo Barumalang menyatakan bahwa olahraga bisa membantu produksi hormon yang akan mengontrol rasa nyeri.

Rivo, sapaannya, menyebutkan bahwa prostaglandin punya andil besar bagi tubuh. Tugas utamanya adalah membantu reproduksi dan penyembuhan luka pada tubuh. ’’Tapi, kalau terlalu banyak, ia justru membuat nyeri haid makin parah,’’ imbuhnya. Nyeri haid berasal dari kontraksi rahim yang berusaha menjaga agar pendarahan haid tidak membahayakan tubuh.

’’Nah melawan prostaglandin bisa dilakukan dengan memproduksi hormon endorfin, yang bikin hati juga lebih happy,’’ ucapnya. Cara produksi endorfin adalah berolahraga rutin. Setidaknya 30–45 menit per hari. Gerakan yang dilakukan saat haid dijaga pada skala ringan saja, asal konsisten.

Baca Juga :  Cara Aman Membawa Anak Berjemur di Masa Pandemi Covid-19, Begini Penje

DUMBBELL SHOULDER PRESS

Tubuh diposisikan duduk tegak. Gunakan beban ringan, misalnya dumbbell seberat 1 kg. Pegang dumbbell setinggi bahu dengan telapak tangan menghadap ke depan. Kemudian dumbbell diangkat ke atas hingga tangan lurus. Gerakan bisa diulang 15 kali, sebanyak 3–4 set.

HALF KNEELING LIFT

Satu kaki digunakan berlutut, sedangkan kaki lainnya ditekuk keluar membentuk 90 derajat. Dikombinasikan dengan deep lunges dengan badan agak didorong ke depan. Bola digerakkan dari depan badan ke atas kepala. Gerakan diulangi 10 kali untuk tiap tumpuan kaki, sebanyak 3–4 set.

MODIFIED SIDE PLANK

Plank ke arah samping bisa bertumpu di bagian lutut atau tumit. Badan harus lurus, kemudian tangan diangkat lurus ke atas. Tahan posisi selama 10 detik untuk setiap sisi, sebanyak 3–4 set.

Baca Juga :  Separuh Perempuan Bisa Alami 3 Gangguan Mood Usai Melahirkan

OVERHEAD EXTENSION

Pegang dumbbell secara vertikal di atas kepala, kemudian turunkan ke belakang kepala. Pastikan pergelangan tangan tetap lurus selama menggenggam dumbbell. Gunakan dumbbell dengan beban ringan atau sedang. Gerakan bisa diulang 15 kali untuk 3–4 set.

ELBOW PLANK

Gerakan plank yang dimodifikasi dengan mengangkat salah satu kaki ke atas. Badan tetap lurus dengan siku tangan membentuk 90 derajat sebagai tumpuan depan. Posisi tubuh ditahan 15 detik untuk setiap kaki dan diulang 3–4 set.

PROKALTENG.CO – Nyeri haid jadi ’’musuh’’ bulanan para perempuan. Usaha untuk menghilangkan nyeri ternyata bisa dilakukan dengan konsisten berolahraga. Baik sebelum maupun saat haid sedang berlangsung. Instruktur Urban Athletes Naung Pudi Mei Rivo Barumalang menyatakan bahwa olahraga bisa membantu produksi hormon yang akan mengontrol rasa nyeri.

Rivo, sapaannya, menyebutkan bahwa prostaglandin punya andil besar bagi tubuh. Tugas utamanya adalah membantu reproduksi dan penyembuhan luka pada tubuh. ’’Tapi, kalau terlalu banyak, ia justru membuat nyeri haid makin parah,’’ imbuhnya. Nyeri haid berasal dari kontraksi rahim yang berusaha menjaga agar pendarahan haid tidak membahayakan tubuh.

’’Nah melawan prostaglandin bisa dilakukan dengan memproduksi hormon endorfin, yang bikin hati juga lebih happy,’’ ucapnya. Cara produksi endorfin adalah berolahraga rutin. Setidaknya 30–45 menit per hari. Gerakan yang dilakukan saat haid dijaga pada skala ringan saja, asal konsisten.

Baca Juga :  Cara Aman Membawa Anak Berjemur di Masa Pandemi Covid-19, Begini Penje

DUMBBELL SHOULDER PRESS

Tubuh diposisikan duduk tegak. Gunakan beban ringan, misalnya dumbbell seberat 1 kg. Pegang dumbbell setinggi bahu dengan telapak tangan menghadap ke depan. Kemudian dumbbell diangkat ke atas hingga tangan lurus. Gerakan bisa diulang 15 kali, sebanyak 3–4 set.

HALF KNEELING LIFT

Satu kaki digunakan berlutut, sedangkan kaki lainnya ditekuk keluar membentuk 90 derajat. Dikombinasikan dengan deep lunges dengan badan agak didorong ke depan. Bola digerakkan dari depan badan ke atas kepala. Gerakan diulangi 10 kali untuk tiap tumpuan kaki, sebanyak 3–4 set.

MODIFIED SIDE PLANK

Plank ke arah samping bisa bertumpu di bagian lutut atau tumit. Badan harus lurus, kemudian tangan diangkat lurus ke atas. Tahan posisi selama 10 detik untuk setiap sisi, sebanyak 3–4 set.

Baca Juga :  Separuh Perempuan Bisa Alami 3 Gangguan Mood Usai Melahirkan

OVERHEAD EXTENSION

Pegang dumbbell secara vertikal di atas kepala, kemudian turunkan ke belakang kepala. Pastikan pergelangan tangan tetap lurus selama menggenggam dumbbell. Gunakan dumbbell dengan beban ringan atau sedang. Gerakan bisa diulang 15 kali untuk 3–4 set.

ELBOW PLANK

Gerakan plank yang dimodifikasi dengan mengangkat salah satu kaki ke atas. Badan tetap lurus dengan siku tangan membentuk 90 derajat sebagai tumpuan depan. Posisi tubuh ditahan 15 detik untuk setiap kaki dan diulang 3–4 set.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru