Menjaga
daya tahan tubuh bisa dengan mengonsumsi obat herbal rumahan. Semua bahan bisa
didapat dari dapur, seperti jahe dan bawang putih
Khasiat
jahe dan bawang putih sudah lama dijadikan sebagai obat tradisional. Jahe
digunakan sebagai obat tradisional untuk gangguan pencernaan, mual dan kembung.
Sedangkan bawang putih terkenal dengan sifat anti-inflamasi dan antivirusnya.
Keduanya
adalah ramuan yang sangat kuat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Caranya
dengan merebus dan meminumnya dalam kondisi hangat seperti dilansir dari NDTV,
Jumat (19/6).
Caranya,
ambil panci berisi air panas yang sudah direbus lalu tambahkan sedikit jahe.
Kemudian tambahkan 1 sendok teh bawang putih yang sudah dihancurkan.
Selanjutnya tambahkan setengah sendok teh lada hitam dan diamkan selama 5
menit. Angkat dan saring. Tambahkan setengah sendok teh madu untuk menambah
rasa.
Apa
saja khasiatnya?
1.
Meredakan Flu
Teh
herbal ini sangat menenangkan dan sangat efektif untuk mengurangi
ketidaknyamanan yang disebabkan oleh pilek, hidung tersumbat dan sakit
tenggorokan.
2.
Meredakan Nyeri
Menurut
buku Healing Foods oleh DK Publishing House, minyak atsiri pada jahe memiliki
sifat anti-inflamasi yang mirip dengan NSAID (obat anti-inflamasi non-steroid).
Sehingga sebagai anti nyeri, rebusan ini bisa menjadi obat yang sangat baik
untuk sakit kepala dan nyeri haid Ini juga dapat menurunkan asupan obat pada
osteoartritis.
3.
Anti Virus
Bawang
putih memiliki kandungan suplur tinggi yang membantu melawan infeksi. Sifat
antivirus dan antiparasitnya yang membantu meredakan gejala pilek dan batuk.
Namun, tidak disarankan bagi pasien asma untuk mengkonsumsi bawang putih
terlalu banyak.
4.
Turunkan Berat Badan
Jahe
sangat efektif dalam menjaga sistem pencernaan. Jahe membantu menyembuhkan
usus, mempercepat pergerakan makanan melalui saluran pencernaan, mengurangi
kembung dan kram. Pencernaan yang baik adalah kunci untuk penurunan berat
badan.
5.
Membakar Lemak
Bawang
putih dapat membantu meningkatkan metabolisme secara alami dan bisa menekan
nafsu makan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition,
mengisyaratkan hubungan antara bawang putih dan pembakaran lemak.