25.4 C
Jakarta
Saturday, April 13, 2024

Sebabkan Risiko Katarak hingga Kerusakan Saraf Optik, Pahami 5 Bahaya Kecanduan Merokok

PROKALTENG.CO –  Bagi beberapa orang, kegiatan merokok bak sudah menjadi kebiasaan. Padahal diketahui, kegiatan merokok bukanlah kebiasaan yang baik, bahkan bisa menimbulkan beragam masalah kesehatan.

Tak hanya menyebabkan kanker dan kerusakan paru-paru, merokok juga disebutkan dapat menyebabkan kesehatan mata, salah satunya katarak.

Dikutip dari Health Shots, Minggu (11/2), merokok bukan hanya kabar buruk bagi paru-paru, tetapi juga beri efek negatif bagi mata.

  1. Peningkatan risiko katarak

Merokok dapat meningkatkan kemungkinan terkena katarak atau kekeruhan pada lensa mata. Hal ini dikarenakan, rokok memiliki bahan kimia berbahaya yang terdapat pada tembakau. Selain itu, tembakau dapat berkontribusi terhadap stres oksidatif dan peradangan yang terkait dengan pembentukan katarak, kata ahli bedah katarak dan refraktif senior Dr Maramganty Vamshidhar.

  1. Risiko degenerasi makula terkait usia (AMD)
Baca Juga :  Covid-19 Varian Omicron Menyebar, Ahli Ungkap Efektivitas Masker

Merokok merupakan faktor risiko signifikan untuk AMD, suatu kondisi sebabkan kerusakan bertahap pada makula, bagian tengah retina yang dapat mengakibatkan hilangnya penglihatan sentral, sehingga berdampak pada aktivitas seperti membaca dan mengemudi.

  1. Sindrom mata kering

Merokok dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya sindrom mata kering, yang terjadi ketika mata tidak mampu memproduksi cukup air mata atau ketika air mata mengering dengan cepat.

  1. Kerusakan saraf optik

Tugas saraf optik adalah mengirimkan sinyal visual dari mata ke otak, merokok telah dikaitkan dengan kerusakan saraf optik, yang dapat menyebabkan glaukoma.

Peningkatan tekanan intraokular, stres oksidatif, dan gangguan aliran darah merupakan mekanisme potensial yang menyebabkan merokok dapat menyebabkan kerusakan saraf optik.

  1. Gangguan penglihatan warna
Baca Juga :  Khasiat dan Manfaat Keasaman Buah Sirsak untuk Mencegah Kanker

Perokok mungkin mengalami penurunan kemampuan dalam memahami dan membedakan warna, terutama pada spektrum biru-kuning.

Orang yang mengonsumsi lebih dari 20 batang rokok dalam sehari mungkin menderita cacat penglihatan warna, menurut sebuah penelitian tahun 1999 yang diterbitkan dalam Graefe’s Archive for Clinical and Experimental Ophthalmology.

Adapun beberapa gejala masalah mata yang berhubungan dengan merokok adalah penglihatan kabur atau terdistorsi, sensasi kering, terbakar, atau gatal, peningkatan sensitivitas terhadap cahaya. Selain itu orang dengan kecanduan merokok dapat mengalami kesulitan melihat dalam cahaya redup. kehilangan penglihatan atau bintik hitam pada lapang pandang. (pri/jawapos.com)

PROKALTENG.CO –  Bagi beberapa orang, kegiatan merokok bak sudah menjadi kebiasaan. Padahal diketahui, kegiatan merokok bukanlah kebiasaan yang baik, bahkan bisa menimbulkan beragam masalah kesehatan.

Tak hanya menyebabkan kanker dan kerusakan paru-paru, merokok juga disebutkan dapat menyebabkan kesehatan mata, salah satunya katarak.

Dikutip dari Health Shots, Minggu (11/2), merokok bukan hanya kabar buruk bagi paru-paru, tetapi juga beri efek negatif bagi mata.

  1. Peningkatan risiko katarak

Merokok dapat meningkatkan kemungkinan terkena katarak atau kekeruhan pada lensa mata. Hal ini dikarenakan, rokok memiliki bahan kimia berbahaya yang terdapat pada tembakau. Selain itu, tembakau dapat berkontribusi terhadap stres oksidatif dan peradangan yang terkait dengan pembentukan katarak, kata ahli bedah katarak dan refraktif senior Dr Maramganty Vamshidhar.

  1. Risiko degenerasi makula terkait usia (AMD)
Baca Juga :  Covid-19 Varian Omicron Menyebar, Ahli Ungkap Efektivitas Masker

Merokok merupakan faktor risiko signifikan untuk AMD, suatu kondisi sebabkan kerusakan bertahap pada makula, bagian tengah retina yang dapat mengakibatkan hilangnya penglihatan sentral, sehingga berdampak pada aktivitas seperti membaca dan mengemudi.

  1. Sindrom mata kering

Merokok dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya sindrom mata kering, yang terjadi ketika mata tidak mampu memproduksi cukup air mata atau ketika air mata mengering dengan cepat.

  1. Kerusakan saraf optik

Tugas saraf optik adalah mengirimkan sinyal visual dari mata ke otak, merokok telah dikaitkan dengan kerusakan saraf optik, yang dapat menyebabkan glaukoma.

Peningkatan tekanan intraokular, stres oksidatif, dan gangguan aliran darah merupakan mekanisme potensial yang menyebabkan merokok dapat menyebabkan kerusakan saraf optik.

  1. Gangguan penglihatan warna
Baca Juga :  Khasiat dan Manfaat Keasaman Buah Sirsak untuk Mencegah Kanker

Perokok mungkin mengalami penurunan kemampuan dalam memahami dan membedakan warna, terutama pada spektrum biru-kuning.

Orang yang mengonsumsi lebih dari 20 batang rokok dalam sehari mungkin menderita cacat penglihatan warna, menurut sebuah penelitian tahun 1999 yang diterbitkan dalam Graefe’s Archive for Clinical and Experimental Ophthalmology.

Adapun beberapa gejala masalah mata yang berhubungan dengan merokok adalah penglihatan kabur atau terdistorsi, sensasi kering, terbakar, atau gatal, peningkatan sensitivitas terhadap cahaya. Selain itu orang dengan kecanduan merokok dapat mengalami kesulitan melihat dalam cahaya redup. kehilangan penglihatan atau bintik hitam pada lapang pandang. (pri/jawapos.com)

Terpopuler

Artikel Terbaru