Alarm untuk Orang Tua, Terlalu Dini Anak Bermedsos Rentan Jadi Korban Predator Digital

Selain keluarga, sekolah juga memiliki tanggung jawab untuk memperkuat interaksi sosial secara langsung. Melalui kegiatan belajar dan pengembangan karakter, siswa perlu didorong untuk lebih banyak berdiskusi, berkolaborasi, dan berinteraksi di dunia nyata, bukan hanya melalui layar ponsel.

Ia juga menekankan pentingnya literasi digital sebagai bekal menghadapi era informasi saat ini. Literasi digital mencakup kemampuan menyaring informasi, mengenali sumber yang kredibel, menjaga keamanan data pribadi, serta melawan hoaks dan manipulasi informasi yang semakin marak beredar di media sosial.

Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya telah mengambil langkah konkret melalui kebijakan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai yang diberlakukan setiap hari pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Program tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan anak terhadap perangkat digital sekaligus mengembalikan kualitas interaksi dalam keluarga.

Baca Juga :  Pulihkan Psikologis, Komunitas Sekolah Rakyat Beri Edukasi Anak-anak Korban Kebakaran

Langkah itu dinilai sejalan dengan upaya membangun generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan bersosialisasi, empati, dan kedekatan dengan lingkungan sekitarnya. (rmt/vga/jpg)

Selain keluarga, sekolah juga memiliki tanggung jawab untuk memperkuat interaksi sosial secara langsung. Melalui kegiatan belajar dan pengembangan karakter, siswa perlu didorong untuk lebih banyak berdiskusi, berkolaborasi, dan berinteraksi di dunia nyata, bukan hanya melalui layar ponsel.

Ia juga menekankan pentingnya literasi digital sebagai bekal menghadapi era informasi saat ini. Literasi digital mencakup kemampuan menyaring informasi, mengenali sumber yang kredibel, menjaga keamanan data pribadi, serta melawan hoaks dan manipulasi informasi yang semakin marak beredar di media sosial.

Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya telah mengambil langkah konkret melalui kebijakan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai yang diberlakukan setiap hari pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Program tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan anak terhadap perangkat digital sekaligus mengembalikan kualitas interaksi dalam keluarga.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pulihkan Psikologis, Komunitas Sekolah Rakyat Beri Edukasi Anak-anak Korban Kebakaran

Langkah itu dinilai sejalan dengan upaya membangun generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan bersosialisasi, empati, dan kedekatan dengan lingkungan sekitarnya. (rmt/vga/jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru