Sebuah studi dalam Medicine and Science in Sports and Exercise menemukan bahwa berolahraga dalam kondisi puasa membakar lebih banyak lemak dibanding setelah makan.
Ini berarti olahraga ringan di pagi hari sebelum sarapan secara strategis memaksimalkan pembakaran lemak tanpa harus mengorbankan output kalori yang dihasilkan.
Tidak perlu sesi olahraga panjang atau intensitas tinggi karena bahkan gerakan singkat sudah cukup untuk menyalakan metabolisme dan memberi dorongan energi yang nyata. (jpg)
Sebuah studi dalam Medicine and Science in Sports and Exercise menemukan bahwa berolahraga dalam kondisi puasa membakar lebih banyak lemak dibanding setelah makan.
Ini berarti olahraga ringan di pagi hari sebelum sarapan secara strategis memaksimalkan pembakaran lemak tanpa harus mengorbankan output kalori yang dihasilkan.
Tidak perlu sesi olahraga panjang atau intensitas tinggi karena bahkan gerakan singkat sudah cukup untuk menyalakan metabolisme dan memberi dorongan energi yang nyata. (jpg)