Peneliti Robert A. Emmons menemukan bahwa orang yang secara rutin mencatat rasa syukur lebih sering berolahraga dan melaporkan lebih sedikit gejala fisik yang mengganggu.
Mereka juga merasa lebih baik tentang kehidupan mereka secara keseluruhan dan lebih optimis dalam menghadapi minggu yang akan datang dibanding kelompok yang tidak melakukannya.
Mengucapkan rasa syukur dengan lantang di pagi hari menciptakan nada emosional yang positif yang memengaruhi cara seseorang merespons tantangan sepanjang hari.
Memulai hari dengan kesadaran tentang hal-hal baik dalam hidup secara alami menggeser fokus mental dari kekurangan ke kelimpahan yang sudah ada.
- Bermeditasi minimal lima menit
Pagi hari adalah waktu terbaik untuk bermeditasi karena pikiran masih dalam kondisi paling segar dan paling mudah untuk difokuskan sepenuhnya.
Meski meditasi selama 30 menit adalah yang paling ideal, bahkan hanya 10 menit sudah terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan kecemasan secara signifikan.
Peneliti Robert A. Emmons menemukan bahwa orang yang secara rutin mencatat rasa syukur lebih sering berolahraga dan melaporkan lebih sedikit gejala fisik yang mengganggu.
Mereka juga merasa lebih baik tentang kehidupan mereka secara keseluruhan dan lebih optimis dalam menghadapi minggu yang akan datang dibanding kelompok yang tidak melakukannya.
Mengucapkan rasa syukur dengan lantang di pagi hari menciptakan nada emosional yang positif yang memengaruhi cara seseorang merespons tantangan sepanjang hari.
Memulai hari dengan kesadaran tentang hal-hal baik dalam hidup secara alami menggeser fokus mental dari kekurangan ke kelimpahan yang sudah ada.
- Bermeditasi minimal lima menit
Pagi hari adalah waktu terbaik untuk bermeditasi karena pikiran masih dalam kondisi paling segar dan paling mudah untuk difokuskan sepenuhnya.
Meski meditasi selama 30 menit adalah yang paling ideal, bahkan hanya 10 menit sudah terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan kecemasan secara signifikan.