Kesalahan Saat Mandi yang Berpotensi Membuat Kulit Kehilangan Kelembapannya

Mandi menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan untuk membersihkan tubuh setelah menjalani berbagai kegiatan sepanjang hari. Selain menghilangkan keringat dan kotoran, mandi juga kerap membuat tubuh terasa lebih segar dan rileks.

Meski demikian, cara seseorang mandi ternyata turut berpengaruh terhadap kondisi kulit. Sejumlah kebiasaan yang terlihat sederhana justru dapat mengurangi kelembapan alami kulit apabila dilakukan terlalu sering atau dengan cara yang kurang tepat.

Kulit yang kehilangan terlalu banyak minyak alami dapat menjadi lebih kering, terasa tertarik, bahkan mudah mengalami iritasi dan gatal.

Dilansir dari English Jagran, terdapat sejumlah kesalahan saat mandi yang berpotensi membuat kulit kehilangan kelembapannya. Berikut enam di antaranya:

  1. Menggunakan air terlalu panas

Berendam atau mandi menggunakan air panas memang terasa nyaman, terutama ketika tubuh sedang lelah. Namun, suhu air yang terlalu tinggi dapat mengikis minyak alami yang berperan menjaga kelembapan kulit.

Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan tersebut dapat membuat kulit terasa kering, kencang, kemerahan, hingga lebih mudah mengalami iritasi.

Sebagai alternatif, gunakan air hangat dengan suhu yang nyaman. Hindari air yang terasa terlalu panas saat menyentuh kulit.

Electronic money exchangers listing
  1. Berlama-lama di kamar mandi

Mandi dalam waktu lama mungkin memberikan sensasi rileks. Namun, terlalu lama terpapar air, terlebih jika menggunakan air hangat atau panas, dapat mengurangi minyak pelindung pada permukaan kulit.

Baca Juga :  Menurut Penelitian, Orang yang Suka Gigit Kuku Ternyata Punya Kepribadian Ini

Akibatnya, kulit dapat menjadi lebih kering dan sensitif.

Karena itu, usahakan mandi secukupnya. Tubuh tetap dapat terasa bersih dan segar tanpa harus menghabiskan waktu terlalu lama di kamar mandi.

  1. Memilih sabun yang terlalu keras

Sabun dengan busa melimpah atau aroma yang sangat kuat memang bisa memberikan pengalaman mandi yang menyenangkan. Akan tetapi, beberapa produk pembersih mengandung deterjen atau pewangi yang berpotensi mengganggu lapisan pelindung kulit.

Penggunaan produk yang terlalu keras dapat membuat minyak alami kulit ikut terangkat. Pada sebagian orang, kondisi tersebut bisa berujung pada kulit kering atau iritasi.

Pilihlah pembersih tubuh yang lembut dan sesuaikan dengan kondisi kulit, terutama jika kulit cenderung sensitif atau mudah kering.

  1. Tidak memakai pelembap setelah mandi

Mandi bukan berarti kelembapan kulit otomatis akan bertahan. Setelah dibersihkan, kulit tetap membutuhkan perlindungan agar tidak cepat kehilangan air.

Salah satu waktu yang baik untuk menggunakan pelembap adalah segera setelah mandi, ketika kulit masih sedikit lembap.

Oleskan losion, krim, atau produk pelembap tubuh beberapa menit setelah selesai mandi. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mempertahankan kelembapan dan membuat kulit terasa lebih lembut.

  1. Terlalu sering melakukan eksfoliasi
Baca Juga :  Warna-Warna Baju Tidur Dipercaya Membantu Menciptakan Suasana Tidur Nyaman dan Berkualitas

Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati sehingga permukaan kulit terasa lebih halus. Namun, melakukannya terlalu sering justru dapat memberikan efek sebaliknya.

Penggunaan scrub setiap hari berisiko membuat lapisan pelindung kulit terganggu. Kulit kemudian dapat menjadi lebih sensitif, kemerahan, kering, atau mudah mengalami iritasi.

Frekuensi eksfoliasi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing kulit. Setelah melakukan eksfoliasi, jangan lupa menggunakan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

  1. Mandi berkali-kali dalam sehari

Mandi dua atau tiga kali sehari mungkin terasa menyegarkan, khususnya setelah berolahraga, berkeringat, atau berada di luar ruangan. Namun, terlalu sering membersihkan tubuh juga dapat membuat minyak alami kulit lebih banyak terangkat.

Jika memang perlu mandi beberapa kali dalam sehari, gunakan air dengan suhu yang tidak terlalu panas dan pilih pembersih yang lembut. Tidak semua bagian tubuh juga harus selalu dibersihkan dengan sabun secara berlebihan.

Setelah mandi, penggunaan pelembap dapat membantu mengurangi risiko kulit menjadi kering dan terasa tidak nyaman.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan kulit tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan, tetapi juga pada kebiasaan sehari-hari saat mandi. Menghindari air yang terlalu panas, tidak berlama-lama di kamar mandi, memilih sabun yang lembut, serta rutin menggunakan pelembap dapat membantu mempertahankan kelembapan alami kulit.(jpc)

Mandi menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan untuk membersihkan tubuh setelah menjalani berbagai kegiatan sepanjang hari. Selain menghilangkan keringat dan kotoran, mandi juga kerap membuat tubuh terasa lebih segar dan rileks.

Meski demikian, cara seseorang mandi ternyata turut berpengaruh terhadap kondisi kulit. Sejumlah kebiasaan yang terlihat sederhana justru dapat mengurangi kelembapan alami kulit apabila dilakukan terlalu sering atau dengan cara yang kurang tepat.

Kulit yang kehilangan terlalu banyak minyak alami dapat menjadi lebih kering, terasa tertarik, bahkan mudah mengalami iritasi dan gatal.

Electronic money exchangers listing

Dilansir dari English Jagran, terdapat sejumlah kesalahan saat mandi yang berpotensi membuat kulit kehilangan kelembapannya. Berikut enam di antaranya:

  1. Menggunakan air terlalu panas

Berendam atau mandi menggunakan air panas memang terasa nyaman, terutama ketika tubuh sedang lelah. Namun, suhu air yang terlalu tinggi dapat mengikis minyak alami yang berperan menjaga kelembapan kulit.

Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan tersebut dapat membuat kulit terasa kering, kencang, kemerahan, hingga lebih mudah mengalami iritasi.

Sebagai alternatif, gunakan air hangat dengan suhu yang nyaman. Hindari air yang terasa terlalu panas saat menyentuh kulit.

  1. Berlama-lama di kamar mandi

Mandi dalam waktu lama mungkin memberikan sensasi rileks. Namun, terlalu lama terpapar air, terlebih jika menggunakan air hangat atau panas, dapat mengurangi minyak pelindung pada permukaan kulit.

Baca Juga :  Menurut Penelitian, Orang yang Suka Gigit Kuku Ternyata Punya Kepribadian Ini

Akibatnya, kulit dapat menjadi lebih kering dan sensitif.

Karena itu, usahakan mandi secukupnya. Tubuh tetap dapat terasa bersih dan segar tanpa harus menghabiskan waktu terlalu lama di kamar mandi.

  1. Memilih sabun yang terlalu keras

Sabun dengan busa melimpah atau aroma yang sangat kuat memang bisa memberikan pengalaman mandi yang menyenangkan. Akan tetapi, beberapa produk pembersih mengandung deterjen atau pewangi yang berpotensi mengganggu lapisan pelindung kulit.

Penggunaan produk yang terlalu keras dapat membuat minyak alami kulit ikut terangkat. Pada sebagian orang, kondisi tersebut bisa berujung pada kulit kering atau iritasi.

Pilihlah pembersih tubuh yang lembut dan sesuaikan dengan kondisi kulit, terutama jika kulit cenderung sensitif atau mudah kering.

  1. Tidak memakai pelembap setelah mandi

Mandi bukan berarti kelembapan kulit otomatis akan bertahan. Setelah dibersihkan, kulit tetap membutuhkan perlindungan agar tidak cepat kehilangan air.

Salah satu waktu yang baik untuk menggunakan pelembap adalah segera setelah mandi, ketika kulit masih sedikit lembap.

Oleskan losion, krim, atau produk pelembap tubuh beberapa menit setelah selesai mandi. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mempertahankan kelembapan dan membuat kulit terasa lebih lembut.

  1. Terlalu sering melakukan eksfoliasi
Baca Juga :  Warna-Warna Baju Tidur Dipercaya Membantu Menciptakan Suasana Tidur Nyaman dan Berkualitas

Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati sehingga permukaan kulit terasa lebih halus. Namun, melakukannya terlalu sering justru dapat memberikan efek sebaliknya.

Penggunaan scrub setiap hari berisiko membuat lapisan pelindung kulit terganggu. Kulit kemudian dapat menjadi lebih sensitif, kemerahan, kering, atau mudah mengalami iritasi.

Frekuensi eksfoliasi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing kulit. Setelah melakukan eksfoliasi, jangan lupa menggunakan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

  1. Mandi berkali-kali dalam sehari

Mandi dua atau tiga kali sehari mungkin terasa menyegarkan, khususnya setelah berolahraga, berkeringat, atau berada di luar ruangan. Namun, terlalu sering membersihkan tubuh juga dapat membuat minyak alami kulit lebih banyak terangkat.

Jika memang perlu mandi beberapa kali dalam sehari, gunakan air dengan suhu yang tidak terlalu panas dan pilih pembersih yang lembut. Tidak semua bagian tubuh juga harus selalu dibersihkan dengan sabun secara berlebihan.

Setelah mandi, penggunaan pelembap dapat membantu mengurangi risiko kulit menjadi kering dan terasa tidak nyaman.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan kulit tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan, tetapi juga pada kebiasaan sehari-hari saat mandi. Menghindari air yang terlalu panas, tidak berlama-lama di kamar mandi, memilih sabun yang lembut, serta rutin menggunakan pelembap dapat membantu mempertahankan kelembapan alami kulit.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru