Cheesecake biasanya identik dengan dessert manis dan creamy yang cukup berat. Tapi sekarang, kamu bisa menikmati versi yang lebih ringan dan tinggi protein tanpa harus menggunakan gula tambahan. Cocok banget untuk kamu yang ingin tetap makan enak tapi lebih mindful.
Healthy cheesecake ini punya tekstur lembut, sedikit jiggle di bagian tengah, dan rasa creamy alami dari bahan utamanya. Meski tanpa gula rafinasi, rasanya tetap nikmat dan tidak hambar.
Dilansir dari akun Instagram @eatsbymills, resep ini bahkan disebut “dangerously good” karena saking enaknya bisa bikin ketagihan. Selain itu, menu ini juga cocok dijadikan sarapan praktis atau camilan sehat.
Keunggulan utama dari cheesecake ini adalah kandungan proteinnya yang tinggi, berasal dari cottage cheese dan yoghurt. Selain itu, proses pembuatannya juga sangat sederhana cukup blender dan panggang.
Berikut bahan dan cara membuatnya:
Bahan:
Cottage cheese
Quark atau greek yoghurt
Telur
Tepung maizena
Vanilla
Cara membuat:
- Masukkan semua bahan ke dalam blender.
- Blender hingga teksturnya benar-benar halus dan creamy.
- Tuang adonan ke dalam loyang.
- Panggang dalam oven hingga bagian atas set namun tengahnya masih sedikit bergoyang.
- Keluarkan dari oven dan biarkan dingin.
- Setelah dingin, potong sesuai selera dan sajikan.
Healthy cheesecake ini memiliki tekstur yang lembut dan ringan, dengan rasa creamy yang alami. Karena tidak menggunakan gula tambahan, rasanya lebih clean dan tidak terlalu manis.
Menu ini cocok untuk sarapan, snack, atau dessert yang lebih sehat. Kamu juga bisa menambahkan topping seperti buah segar untuk variasi rasa.
Sebagai penutup, healthy cheesecake ini adalah alternatif sempurna bagi pecinta dessert yang ingin tetap menjaga pola makan. Mudah dibuat, tinggi protein, dan tetap lezat.(jpc)
Cheesecake biasanya identik dengan dessert manis dan creamy yang cukup berat. Tapi sekarang, kamu bisa menikmati versi yang lebih ringan dan tinggi protein tanpa harus menggunakan gula tambahan. Cocok banget untuk kamu yang ingin tetap makan enak tapi lebih mindful.
Healthy cheesecake ini punya tekstur lembut, sedikit jiggle di bagian tengah, dan rasa creamy alami dari bahan utamanya. Meski tanpa gula rafinasi, rasanya tetap nikmat dan tidak hambar.
Dilansir dari akun Instagram @eatsbymills, resep ini bahkan disebut “dangerously good” karena saking enaknya bisa bikin ketagihan. Selain itu, menu ini juga cocok dijadikan sarapan praktis atau camilan sehat.
Keunggulan utama dari cheesecake ini adalah kandungan proteinnya yang tinggi, berasal dari cottage cheese dan yoghurt. Selain itu, proses pembuatannya juga sangat sederhana cukup blender dan panggang.
Berikut bahan dan cara membuatnya:
Bahan:
Cottage cheese
Quark atau greek yoghurt
Telur
Tepung maizena
Vanilla
Cara membuat:
- Masukkan semua bahan ke dalam blender.
- Blender hingga teksturnya benar-benar halus dan creamy.
- Tuang adonan ke dalam loyang.
- Panggang dalam oven hingga bagian atas set namun tengahnya masih sedikit bergoyang.
- Keluarkan dari oven dan biarkan dingin.
- Setelah dingin, potong sesuai selera dan sajikan.
Healthy cheesecake ini memiliki tekstur yang lembut dan ringan, dengan rasa creamy yang alami. Karena tidak menggunakan gula tambahan, rasanya lebih clean dan tidak terlalu manis.
Menu ini cocok untuk sarapan, snack, atau dessert yang lebih sehat. Kamu juga bisa menambahkan topping seperti buah segar untuk variasi rasa.
Sebagai penutup, healthy cheesecake ini adalah alternatif sempurna bagi pecinta dessert yang ingin tetap menjaga pola makan. Mudah dibuat, tinggi protein, dan tetap lezat.(jpc)