Sate lilit merupakan salah satu hidangan khas Bali yang terkenal dengan aroma rempah dan cita rasa gurih. Berbeda dari sate pada umumnya yang menggunakan potongan daging, sate lilit dibuat dari daging yang dihaluskan, dicampur bumbu, kemudian dililitkan pada batang serai atau tusuk sate sebelum dipanggang hingga matang.
Resep sate lilit ini dibagikan oleh Ade Koerniawan melalui akun Instagram @adekoerniawan_s. Hidangan ini menggunakan perpaduan ayam giling dan ikan tenggiri yang menghasilkan tekstur lembut sekaligus rasa gurih. Bumbu basa genep khas Bali menjadi kunci cita rasanya, dengan campuran bawang merah, bawang putih, cabai, serai, jahe, kunyit, lengkuas, dan rempah lainnya.
Penggunaan santan kental dalam adonan membantu menambah rasa gurih. Setelah bumbu dihaluskan dan dicampurkan dengan daging, adonan dililitkan pada batang serai agar aromanya semakin harum saat dipanggang. Proses memasak hingga matang akan menghasilkan sate dengan bagian luar yang sedikit kecokelatan dan bagian dalam yang tetap lembut.
Sate lilit semakin nikmat saat disajikan bersama sambal matah. Sambal khas Bali ini dibuat dari irisan bawang merah, serai, cabai rawit, dan daun jeruk yang disiram minyak kelapa panas. Perasan jeruk limau memberikan sentuhan asam segar untuk menyeimbangkan rasa gurih dan aroma rempah pada sate.
Bahan
Bahan Bumbu Basa Genep
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
3 buah kemiri
2 batang serai
6 buah cabai merah keriting
2 buah cabai rawit merah
4 lembar daun jeruk
Jahe sepanjang 1 ruas jempol
Kunyit sepanjang 1 ruas jempol
Lengkuas sepanjang 1 ruas jempol
1 sendok makan ketumbar
1 sendok teh bubuk wangen (opsional)
50 gram santan kental
Bahan Sate Lilit
350 gram ayam giling
350 gram ikan tenggiri giling
1 1/2 sendok teh garam
1 sendok teh merica bubuk
2 sendok teh kaldu jamur
1/2 sendok teh gula pasir
Batang serai atau tusuk sate secukupnya
Bahan Sambal Matah
12 siung bawang merah
2 batang serai
5 buah cabai rawit merah
5 lembar daun jeruk
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh kaldu jamur
1/4 sendok teh gula pasir
2 buah jeruk limau
2 sendok makan minyak kelapa
Cara Pembuatan
- Potong-potong bawang merah, bawang putih, kemiri, serai, cabai merah keriting, cabai rawit, jahe, kunyit, dan lengkuas agar lebih mudah dihaluskan.
- Haluskan seluruh bahan bumbu basa genep bersama daun jeruk dan ketumbar. Tambahkan bubuk wangen jika menggunakannya, lalu haluskan hingga bumbu tercampur rata.
- Masukkan santan kental ke dalam bumbu halus, kemudian aduk hingga merata.
- Campurkan ayam giling dan ikan tenggiri giling dalam wadah. Tambahkan bumbu basa genep, garam, merica bubuk, kaldu jamur, dan gula pasir. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
- Ambil adonan secukupnya, lalu lilitkan pada batang serai atau tusuk sate sambil dipadatkan agar tidak mudah terlepas saat dimasak.
- Panggang sate lilit di atas panggangan atau wajan panggang dengan api sedang. Balik secara berkala hingga seluruh bagian matang sempurna dan permukaannya kecokelatan.
- Untuk membuat sambal matah, iris tipis bawang merah, serai, cabai rawit merah, dan daun jeruk. Masukkan seluruh irisan ke dalam wadah.
- Tambahkan garam, kaldu jamur, dan gula pasir. Peras jeruk limau ke dalam campuran sambal, lalu aduk rata.
- Panaskan minyak kelapa hingga panas, kemudian siramkan ke atas campuran sambal matah secara hati-hati. Aduk hingga seluruh bahan tercampur.
- Sajikan sate lilit ayam dan ikan selagi hangat bersama sambal matah.
Sate lilit ayam dan ikan khas Bali ini bisa menjadi pilihan menu spesial untuk makan bersama keluarga. Perpaduan ayam dan ikan tenggiri menghasilkan rasa gurih, sedangkan bumbu basa genep memberikan aroma rempah yang khas. Sambal matah melengkapi hidangan dengan sensasi pedas, segar, dan harum.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pastikan adonan sate melekat kuat pada batang serai sebelum dipanggang. Masak dengan api sedang agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam masih mentah. Karena menggunakan ayam dan ikan giling, pastikan sate matang sempurna sebelum disajikan.(jpc)


