Barcelona berhasil mendatangkan Anthony Gordon sebagai tambahan amunisi untuk musim 2026/2027 hingga lima tahun ke depan. Dia dibeli dari Newcastle United dengan harga EUR 70 juta (setara dengan Rp 1,4 triliun) dan bonus EUR 10 juta (setara dengan Rp 207 miliar).
Setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain Barcelona, Anthony Gordon ingin memenangkan Liga Champions. Bahkan, dia ingin meraihnya di musim perdananya.
“Saya ingin memenangkan setiap trofi, tetapi Liga Champions itu istimewa. Memenangkan yang keenam akan sangat istimewa. Jika itu terjadi di musim pertama saya, itu akan luar biasa,” kata Anthony Gordon yang dikutip laman Mundo Deportivo, Sabtu (30/5).
Bagi Anthony Gordon, bergabung dengan Barcelona adalah salah satu hal terhebat dalam karirnya. Selain itu, dia menunjukkan keseriusannya bermain di Barcelona dengan belajar bahasa Spanyol.
“Bermain untuk Barca adalah hal terhebat, terhebat di planet ini. Itu datang dengan banyak tanggung jawab, tetapi saya siap. Para pemain yang pernah mengenakan seragam ini memikul beban yang sangat berat. Anda tidak bergabung dengan klub seperti ini setiap hari,” imbuh Gordon
“Saya ingin berbicara bahasa Spanyol karena saya ingin bermain untuk Barça sejak kecil. Percaya atau tidak. Selain itu, di Newcastle saya memiliki fisioterapis yang bisa saya ajak bicara setiap hari. Itu sebabnya,” jelas pemain timnas Inggris tersebut.
Raphinha menjadi salah satu pemain Barcelona yang gaya permainannya sangat dikagumi Gordon. Pemain 25 tahun tersebut juga ingin bermain dengan Lamine Yamal.
“Jika saya harus memilih gaya bermain, itu adalah gaya Raphinha, karena intensitas, kecepatan, dan tekniknya. Saya ingin membantu tim dengan gol dan assist, karena itulah yang memenangkan pertandingan,” terang Gordon.
“Bermain bersama Lamine dan yang lainnya sangat menyenangkan. Mereka adalah pemain top, yang terbaik di dunia. Saya melihatnya ketika kami bermain melawan mereka. Suasana di St. James’ Park sangat intens, tetapi Frenkie dan Pedri mengungguli kami,” pungkas Anthony Gordon.(jpc)


