Premier League Musim 2026/2027

Prediksi! Arsenal Kembali Juara, Manchester United Terlempar ke Posisi Enam

Arsenal kembali mendapat suntikan optimisme menjelang bergulirnya Premier League musim 2026/2027. Dikutip dari thesun.co.uk, sebuah simulasi superkomputer menempatkan The Gunners sebagai kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar Liga Inggris yang mereka raih musim lalu.

Prediksi tersebut muncul di tengah rumor kuat mengenai ketertarikan Arsenal terhadap gelandang Newcastle United Bruno Guimaraes. Kehadiran pemain asal Brasil itu dinilai bisa membuat skuad racikan Mikel Arteta semakin solid dalam persaingan memperebutkan trofi premier league.

Berdasar simulasi yang dilakukan Compare.bet, Arsenal memiliki peluang sebesar 45 persen untuk kembali menjadi juara Premier League. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh kontestan, bahkan unggul tujuh persen atas Manchester City yang diprediksi menjadi pesaing terdekat.

Dalam proyeksi itu, Arsenal diperkirakan mengakhiri musim dengan koleksi 88 poin. Jumlah tersebut lebih baik tiga poin dibandingkan saat mereka mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun pada musim sebelumnya.

The Gunners diprediksi mampu meraih 27 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan hanya menelan empat kekalahan sepanjang musim. Catatan itu dinilai cukup untuk membawa Arsenal kembali berdiri di puncak klasemen.

Sementara itu, Manchester City yang kini ditangani Enzo Maresca diperkirakan finis di posisi kedua dengan raihan 85 poin. Persaingan kedua tim diprediksi tetap berlangsung ketat hingga akhir musim, meski Arsenal disebut memiliki peluang lebih besar mempertahankan dominasinya.

Baca Juga :  Manchester United Amankan Tanda Tangan Matheus Cunha Asal Wolverhampton Wanderers

Liverpool juga diperkirakan tetap berada di papan atas. Pada musim perdana Andoni Iraola sebagai pelatih, The Reds diproyeksikan finis di posisi ketiga dengan mengumpulkan 74 poin.

Electronic money exchangers listing

Chelsea menjadi tim yang diprediksi mengalami peningkatan cukup signifikan. Bersama pelatih anyar Xabi Alonso, The Blues diperkirakan menempati posisi keempat dengan koleksi 67 poin sekaligus kembali mengamankan tiket ke Liga Champions.

Menariknya, Chelsea diprediksi hanya meraih 20 kemenangan sepanjang musim, sedangkan Liverpool mampu mencatatkan 22 kemenangan. Meski demikian, keduanya sama-sama diperkirakan menelan delapan kekalahan.

Aston Villa diprediksi menyusul di posisi kelima dengan selisih tiga poin dari Chelsea. Sementara Manchester United justru diperkirakan mengalami penurunan performa.

Musim penuh pertama Michael Carrick sebagai pelatih disebut belum mampu membawa Setan Merah bersaing di jalur juara. Manchester United diproyeksikan finis di posisi keenam dengan raihan 63 poin, turun delapan poin dibandingkan pencapaian musim lalu ketika mereka mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga.

Baca Juga :  Agar Bisa Dimainkan Melawan Jepang, PSSI Percepat Proses Naturalisasi Kevin Diks

Di papan tengah, Newcastle United diprediksi mampu mengungguli Tottenham Hotspur. Spurs yang kini diasuh Roberto De Zerbi diperkirakan bangkit setelah dua musim beruntun finis di peringkat ke-17 dan menutup musim di posisi kedelapan dengan 57 poin.

Untuk persaingan di zona degradasi, superkomputer memprediksi ketiga tim promosi akan kembali turun kasta. Hull City diperkirakan menjadi juru kunci dengan hanya mengumpulkan 19 poin. Coventry City asuhan Frank Lampard diprediksi finis di posisi ke-19 dengan 27 poin, sedangkan Ipswich Town berada satu tingkat di atasnya dengan 32 poin.

Leeds United, Nottingham Forest, dan Sunderland juga diperkirakan harus berjuang hingga pekan terakhir untuk menghindari degradasi. Sunderland bahkan diproyeksikan hanya mampu bertahan dengan selisih tiga poin dari zona merah meski musim ini juga tampil di Liga Europa.

Premier League musim 2026/2027 sendiri dijadwalkan mulai bergulir pada 21 Agustus. Arsenal akan memulai misi mempertahankan gelar dengan menjamu Coventry City di laga pembuka, sekaligus berupaya membuktikan bahwa prediksi superkomputer tersebut benar-benar menjadi kenyataan.(jpc)

Arsenal kembali mendapat suntikan optimisme menjelang bergulirnya Premier League musim 2026/2027. Dikutip dari thesun.co.uk, sebuah simulasi superkomputer menempatkan The Gunners sebagai kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar Liga Inggris yang mereka raih musim lalu.

Prediksi tersebut muncul di tengah rumor kuat mengenai ketertarikan Arsenal terhadap gelandang Newcastle United Bruno Guimaraes. Kehadiran pemain asal Brasil itu dinilai bisa membuat skuad racikan Mikel Arteta semakin solid dalam persaingan memperebutkan trofi premier league.

Berdasar simulasi yang dilakukan Compare.bet, Arsenal memiliki peluang sebesar 45 persen untuk kembali menjadi juara Premier League. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh kontestan, bahkan unggul tujuh persen atas Manchester City yang diprediksi menjadi pesaing terdekat.

Electronic money exchangers listing

Dalam proyeksi itu, Arsenal diperkirakan mengakhiri musim dengan koleksi 88 poin. Jumlah tersebut lebih baik tiga poin dibandingkan saat mereka mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun pada musim sebelumnya.

The Gunners diprediksi mampu meraih 27 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan hanya menelan empat kekalahan sepanjang musim. Catatan itu dinilai cukup untuk membawa Arsenal kembali berdiri di puncak klasemen.

Sementara itu, Manchester City yang kini ditangani Enzo Maresca diperkirakan finis di posisi kedua dengan raihan 85 poin. Persaingan kedua tim diprediksi tetap berlangsung ketat hingga akhir musim, meski Arsenal disebut memiliki peluang lebih besar mempertahankan dominasinya.

Baca Juga :  Manchester United Amankan Tanda Tangan Matheus Cunha Asal Wolverhampton Wanderers

Liverpool juga diperkirakan tetap berada di papan atas. Pada musim perdana Andoni Iraola sebagai pelatih, The Reds diproyeksikan finis di posisi ketiga dengan mengumpulkan 74 poin.

Chelsea menjadi tim yang diprediksi mengalami peningkatan cukup signifikan. Bersama pelatih anyar Xabi Alonso, The Blues diperkirakan menempati posisi keempat dengan koleksi 67 poin sekaligus kembali mengamankan tiket ke Liga Champions.

Menariknya, Chelsea diprediksi hanya meraih 20 kemenangan sepanjang musim, sedangkan Liverpool mampu mencatatkan 22 kemenangan. Meski demikian, keduanya sama-sama diperkirakan menelan delapan kekalahan.

Aston Villa diprediksi menyusul di posisi kelima dengan selisih tiga poin dari Chelsea. Sementara Manchester United justru diperkirakan mengalami penurunan performa.

Musim penuh pertama Michael Carrick sebagai pelatih disebut belum mampu membawa Setan Merah bersaing di jalur juara. Manchester United diproyeksikan finis di posisi keenam dengan raihan 63 poin, turun delapan poin dibandingkan pencapaian musim lalu ketika mereka mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga.

Baca Juga :  Agar Bisa Dimainkan Melawan Jepang, PSSI Percepat Proses Naturalisasi Kevin Diks

Di papan tengah, Newcastle United diprediksi mampu mengungguli Tottenham Hotspur. Spurs yang kini diasuh Roberto De Zerbi diperkirakan bangkit setelah dua musim beruntun finis di peringkat ke-17 dan menutup musim di posisi kedelapan dengan 57 poin.

Untuk persaingan di zona degradasi, superkomputer memprediksi ketiga tim promosi akan kembali turun kasta. Hull City diperkirakan menjadi juru kunci dengan hanya mengumpulkan 19 poin. Coventry City asuhan Frank Lampard diprediksi finis di posisi ke-19 dengan 27 poin, sedangkan Ipswich Town berada satu tingkat di atasnya dengan 32 poin.

Leeds United, Nottingham Forest, dan Sunderland juga diperkirakan harus berjuang hingga pekan terakhir untuk menghindari degradasi. Sunderland bahkan diproyeksikan hanya mampu bertahan dengan selisih tiga poin dari zona merah meski musim ini juga tampil di Liga Europa.

Premier League musim 2026/2027 sendiri dijadwalkan mulai bergulir pada 21 Agustus. Arsenal akan memulai misi mempertahankan gelar dengan menjamu Coventry City di laga pembuka, sekaligus berupaya membuktikan bahwa prediksi superkomputer tersebut benar-benar menjadi kenyataan.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru