25.6 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Meski Disanksi PB PBSI, Sultan Bisa Wakili Kalteng di PON

PALANGKA
RAYA, PROKALTENG.CO

Sanksi yang diberikan Pengurus Besar (PB) Persatuan Bulutangkis Seluruh
Indonesia (PBSI) terhadap atlet bulutangkis andalan Kalteng Muhammad Sultan
Nurhabibullah Mayang, menjadi perhatian serius Komite Olahraga Nasional
Indonesia (KONI) Kalteng. Menyikapi itu, Pengprov PBSI Kalteng melakukan
pertemuan dengan jajaran pengurus KONI Kalteng, Selasa (27/4).

Namun, walau mendapat sanksi dari PB PBSI,
Sultan sapaan akrab Muhammad Sultan Nurhabibullah Mayang dipastikan dapat
membela Kalteng di PON Papua mendatang. Pasalnya, sanksi yang diberikan kepada
juara bulutangkis Asia tingkat remaja tersebut hanya tidak boleh mengikuti
seluruh kompetisi resmi PBSI atau kompetisi yang direkomendasikan PBSI di semua
tingkatan. 

“Intinya jelas, Sultan bisa membela PON,
karena itu diluar dari sanksi yang dikeluarkan oleh PB PBSI. Nanti kita juga
akan bersurat kepada PB PBSI perihal sanksi tersebut dan surat terkait atlet
kita Sultan bisa membela Kalteng di PON Papua cabang olahraga
bulutangkis,” kata Ketua Pengprov PBSI Kalteng H Sugiyanto.

Baca Juga :  Eriksen Kolaps karena Serangan Jantung

Dia mengatakan, sanksi yang diberikan kepada
Sultan sudah menjadi masalah nasional, sehingga harus disikapi. Dan Sultan
merupakan atlet andalan Kalteng, karena sudah berpengalaman dan juara Asia
tingkat remaja. “Kita melihat memang atlet ini sangat berjuang keras dan
Sultan atlet andalan. Selain itu, dia juga atlet masa depan, karena diusia muda
sudah juara asia,” tegasnya.

PBSI Kalteng pada PON Papua rencananya akan
mengirim 6 orang atlet, yakni 3 putra dan 3 putri. Mereka telah mengikuti
seleksi yang dilaksanakan oleh PBSI Kalteng. “Harapan kita Cabor
Bulutabgkis dapat berangkat ke Papua. Sebab, kita memiliki peluang untuk
memperoleh medali,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kalteng
Christian Sancho mendukung upaya PBSI Kalteng dalam pembinaan atlet dan juga
nantinya atlet-atlet yang berprestasi dan mengharumkan nama Kalteng terus
tumbuh. Terkait Sultan, Sancho menyarakan agar PBSI meminta surat kepada PB
PBSI terkait sanksi dan jaminan bahwa Sultan tidak masalah ikut kompetisi
bulutangkis PON. 

Baca Juga :  McMenemy Tetap ke Malaysia

“Sesuai hasil
rapat, dan kita sudah mendengar penjelasan dari PBSI, Sultan bisa bermain di
PON. Saat ini kendala kita adalah anggaran yang minim dan belum turun, sehingga
persiapan PON belum maksimal. Harapan kita pemerintah segera bertindak,”
pungkasnya. 

PALANGKA
RAYA, PROKALTENG.CO

Sanksi yang diberikan Pengurus Besar (PB) Persatuan Bulutangkis Seluruh
Indonesia (PBSI) terhadap atlet bulutangkis andalan Kalteng Muhammad Sultan
Nurhabibullah Mayang, menjadi perhatian serius Komite Olahraga Nasional
Indonesia (KONI) Kalteng. Menyikapi itu, Pengprov PBSI Kalteng melakukan
pertemuan dengan jajaran pengurus KONI Kalteng, Selasa (27/4).

Namun, walau mendapat sanksi dari PB PBSI,
Sultan sapaan akrab Muhammad Sultan Nurhabibullah Mayang dipastikan dapat
membela Kalteng di PON Papua mendatang. Pasalnya, sanksi yang diberikan kepada
juara bulutangkis Asia tingkat remaja tersebut hanya tidak boleh mengikuti
seluruh kompetisi resmi PBSI atau kompetisi yang direkomendasikan PBSI di semua
tingkatan. 

“Intinya jelas, Sultan bisa membela PON,
karena itu diluar dari sanksi yang dikeluarkan oleh PB PBSI. Nanti kita juga
akan bersurat kepada PB PBSI perihal sanksi tersebut dan surat terkait atlet
kita Sultan bisa membela Kalteng di PON Papua cabang olahraga
bulutangkis,” kata Ketua Pengprov PBSI Kalteng H Sugiyanto.

Baca Juga :  Eriksen Kolaps karena Serangan Jantung

Dia mengatakan, sanksi yang diberikan kepada
Sultan sudah menjadi masalah nasional, sehingga harus disikapi. Dan Sultan
merupakan atlet andalan Kalteng, karena sudah berpengalaman dan juara Asia
tingkat remaja. “Kita melihat memang atlet ini sangat berjuang keras dan
Sultan atlet andalan. Selain itu, dia juga atlet masa depan, karena diusia muda
sudah juara asia,” tegasnya.

PBSI Kalteng pada PON Papua rencananya akan
mengirim 6 orang atlet, yakni 3 putra dan 3 putri. Mereka telah mengikuti
seleksi yang dilaksanakan oleh PBSI Kalteng. “Harapan kita Cabor
Bulutabgkis dapat berangkat ke Papua. Sebab, kita memiliki peluang untuk
memperoleh medali,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kalteng
Christian Sancho mendukung upaya PBSI Kalteng dalam pembinaan atlet dan juga
nantinya atlet-atlet yang berprestasi dan mengharumkan nama Kalteng terus
tumbuh. Terkait Sultan, Sancho menyarakan agar PBSI meminta surat kepada PB
PBSI terkait sanksi dan jaminan bahwa Sultan tidak masalah ikut kompetisi
bulutangkis PON. 

Baca Juga :  McMenemy Tetap ke Malaysia

“Sesuai hasil
rapat, dan kita sudah mendengar penjelasan dari PBSI, Sultan bisa bermain di
PON. Saat ini kendala kita adalah anggaran yang minim dan belum turun, sehingga
persiapan PON belum maksimal. Harapan kita pemerintah segera bertindak,”
pungkasnya. 

Terpopuler

Artikel Terbaru