Fokus dan Disiplin, Persebaya Surabaya Hancurkan Malut United 2-0

Persebaya Surabaya akhirnya tersenyum lebar setelah sukses mempermalukan Malut United dengan skor meyakinkan 2-0 pada pekan ke-29 Super League 2025/2026. Kemenangan ini terasa spesial karena diraih di kandang lawan, sekaligus mengakhiri tren negatif yang sempat membayangi Green Force.

Laga yang digelar Kamis (23/4/2026) pukul 19.00 WIB itu berlangsung sengit sejak menit awal dengan tekanan tinggi dari tuan rumah.

Malut United langsung mengancam melalui Yakob Sayuri pada menit ketiga, namun peluang tersebut masih mampu diamankan lini belakang Persebaya Surabaya.

Serangan bertubi-tubi kembali datang dari Malut United lewat Yance Sayuri di menit kedelapan, tetapi upayanya masih bisa diblok pemain bertahan.

Persebaya Surabaya baru merespons di menit ke-10 melalui Malik Risaldi, meski sepakannya belum menemui sasaran.Pertandingan berjalan terbuka dengan kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya sepanjang babak pertama.

Risto Mitrevski sempat membuka ruang, sementara Yakob Sayuri kembali mengancam di menit ke-11 lewat tembakan tepat sasaran. Memasuki pertengahan babak pertama, Persebaya Surabaya mulai menemukan ritme permainan.

Mihailo Perovic, Toni Firmansyah, hingga Gustavo Fernandes Henrique Querino bergantian menebar ancaman meski belum membuahkan hasil.

Electronic money exchangers listing

Momen krusial terjadi pada menit ke-38 saat Malut United sempat mencetak gol melalui Yakob Sayuri. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena handball David da Silva dalam proses serangan sebelum bola sampai ke Yakob.

Baca Juga :  Timnas U-20 Putri Imbang Lawan India, Laga Penentuan Hadapi Myanmar

Keputusan itu menjadi titik balik yang membuat permainan semakin panas. Hingga tambahan waktu enam menit berakhir, skor tetap 0-0 dan kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun dan Malut United langsung tancap gas. Yakob Sayuri kembali mencatatkan peluang emas di menit ke-47, tetapi Andhika Ramadhani tampil sigap di bawah mistar.

Tekanan terus dilancarkan tuan rumah, termasuk melalui David da Silva yang dua kali melepaskan tembakan tepat sasaran di menit ke-51.

Namun, rapatnya lini pertahanan Persebaya Surabaya membuat semua peluang itu gagal berbuah gol.

Persebaya Surabaya kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang. Masuknya Riyan Ardiansyah dan Koko Ari Araya memberi energi baru bagi permainan Green Force.

Perubahan tersebut terbukti efektif saat Persebaya Surabaya mulai berani keluar menyerang. Peluang demi peluang mulai tercipta, meski masih belum mampu memecah kebuntuan hingga memasuki menit ke-70.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momentum. Serangan balik cepat menjadi senjata utama yang beberapa kali merepotkan pertahanan Malut United.

Baca Juga :  Gol Tunggal Gali Freitas Jadi Pembeda, Persebaya Surabaya Kalahkan PSM Makassar 1-0 di GBT

Puncaknya terjadi pada menit ke-90 saat Francisco Rivera Davalos mencetak gol kedua untuk Persebaya Surabaya. Gol tersebut lahir berkat assist cerdik dari Riyan Ardiansyah yang memanfaatkan celah di lini belakang lawan.

Gol di penghujung laga itu memastikan kemenangan 2-0 untuk Persebaya Surabaya. Green Force pun sukses membawa pulang tiga poin penting dari markas Malut United.

Hasil ini menjadi bukti kebangkitan Persebaya Surabaya setelah sempat terpuruk dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Senyum pun mengembang dari wajah pelatih Bernardo Tavares dan para Bonek yang menantikan kemenangan ini.

Kemenangan ini juga menunjukkan mental kuat Persebaya Surabaya dalam menghadapi tekanan, terutama setelah sempat melihat lawan mencetak gol yang dianulir.

Fokus dan disiplin menjadi kunci utama keberhasilan Green Force dalam laga ini. Dengan tambahan tiga poin, posisi Persebaya Surabaya di klasemen semakin membaik dan membuka peluang untuk bersaing di papan atas.

Momentum positif ini tentu menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

Sementara itu, Malut United harus segera berbenah setelah gagal memanfaatkan banyak peluang di kandang sendiri. Evaluasi di lini depan menjadi pekerjaan rumah utama agar tidak kembali kehilangan poin penting.(jpc)

Persebaya Surabaya akhirnya tersenyum lebar setelah sukses mempermalukan Malut United dengan skor meyakinkan 2-0 pada pekan ke-29 Super League 2025/2026. Kemenangan ini terasa spesial karena diraih di kandang lawan, sekaligus mengakhiri tren negatif yang sempat membayangi Green Force.

Laga yang digelar Kamis (23/4/2026) pukul 19.00 WIB itu berlangsung sengit sejak menit awal dengan tekanan tinggi dari tuan rumah.

Malut United langsung mengancam melalui Yakob Sayuri pada menit ketiga, namun peluang tersebut masih mampu diamankan lini belakang Persebaya Surabaya.

Electronic money exchangers listing

Serangan bertubi-tubi kembali datang dari Malut United lewat Yance Sayuri di menit kedelapan, tetapi upayanya masih bisa diblok pemain bertahan.

Persebaya Surabaya baru merespons di menit ke-10 melalui Malik Risaldi, meski sepakannya belum menemui sasaran.Pertandingan berjalan terbuka dengan kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya sepanjang babak pertama.

Risto Mitrevski sempat membuka ruang, sementara Yakob Sayuri kembali mengancam di menit ke-11 lewat tembakan tepat sasaran. Memasuki pertengahan babak pertama, Persebaya Surabaya mulai menemukan ritme permainan.

Mihailo Perovic, Toni Firmansyah, hingga Gustavo Fernandes Henrique Querino bergantian menebar ancaman meski belum membuahkan hasil.

Momen krusial terjadi pada menit ke-38 saat Malut United sempat mencetak gol melalui Yakob Sayuri. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena handball David da Silva dalam proses serangan sebelum bola sampai ke Yakob.

Baca Juga :  Timnas U-20 Putri Imbang Lawan India, Laga Penentuan Hadapi Myanmar

Keputusan itu menjadi titik balik yang membuat permainan semakin panas. Hingga tambahan waktu enam menit berakhir, skor tetap 0-0 dan kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun dan Malut United langsung tancap gas. Yakob Sayuri kembali mencatatkan peluang emas di menit ke-47, tetapi Andhika Ramadhani tampil sigap di bawah mistar.

Tekanan terus dilancarkan tuan rumah, termasuk melalui David da Silva yang dua kali melepaskan tembakan tepat sasaran di menit ke-51.

Namun, rapatnya lini pertahanan Persebaya Surabaya membuat semua peluang itu gagal berbuah gol.

Persebaya Surabaya kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang. Masuknya Riyan Ardiansyah dan Koko Ari Araya memberi energi baru bagi permainan Green Force.

Perubahan tersebut terbukti efektif saat Persebaya Surabaya mulai berani keluar menyerang. Peluang demi peluang mulai tercipta, meski masih belum mampu memecah kebuntuan hingga memasuki menit ke-70.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momentum. Serangan balik cepat menjadi senjata utama yang beberapa kali merepotkan pertahanan Malut United.

Baca Juga :  Gol Tunggal Gali Freitas Jadi Pembeda, Persebaya Surabaya Kalahkan PSM Makassar 1-0 di GBT

Puncaknya terjadi pada menit ke-90 saat Francisco Rivera Davalos mencetak gol kedua untuk Persebaya Surabaya. Gol tersebut lahir berkat assist cerdik dari Riyan Ardiansyah yang memanfaatkan celah di lini belakang lawan.

Gol di penghujung laga itu memastikan kemenangan 2-0 untuk Persebaya Surabaya. Green Force pun sukses membawa pulang tiga poin penting dari markas Malut United.

Hasil ini menjadi bukti kebangkitan Persebaya Surabaya setelah sempat terpuruk dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Senyum pun mengembang dari wajah pelatih Bernardo Tavares dan para Bonek yang menantikan kemenangan ini.

Kemenangan ini juga menunjukkan mental kuat Persebaya Surabaya dalam menghadapi tekanan, terutama setelah sempat melihat lawan mencetak gol yang dianulir.

Fokus dan disiplin menjadi kunci utama keberhasilan Green Force dalam laga ini. Dengan tambahan tiga poin, posisi Persebaya Surabaya di klasemen semakin membaik dan membuka peluang untuk bersaing di papan atas.

Momentum positif ini tentu menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

Sementara itu, Malut United harus segera berbenah setelah gagal memanfaatkan banyak peluang di kandang sendiri. Evaluasi di lini depan menjadi pekerjaan rumah utama agar tidak kembali kehilangan poin penting.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru