Performa gemilang pemain abroad kembali jadi sorotan menjelang FIFA Series 2026. Nama Jay Idzes dan Emil Audero mencuri perhatian usai tampil gacor di Liga Italia pekan ke-30.
Akhir pekan sebelum jeda internasional FIFA Matchday Maret menghadirkan kabar menggembirakan bagi Timnas Indonesia. Dua pilar yang merumput di Negeri Pizza menunjukkan kontribusi penting bagi klub masing-masing.
Emil Audero
Emil Audero akhirnya merasakan kemenangan bersama Cremonese setelah melewati periode sulit yang panjang. Kemenangan itu terasa spesial karena menjadi yang pertama sejak 7 Desember 2025.
Seperti yang diungkap di atas, Cremonese sukses menumbangkan Parma dengan skor meyakinkan 2-0. Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan negatif yang membayangi Emil Audero dan rekan-rekannya.
Sebelumnya, performa Cremonese benar-benar terpuruk dalam 15 pertandingan terakhir. Mereka hanya mampu meraih empat hasil imbang, sementara 11 laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Situasi tersebut membuat Cremonese terjebak di papan bawah klasemen Liga Italia. Saat ini mereka berada di posisi ke-17 dengan koleksi 27 poin, jumlah yang sama dengan Lecce.
Meski begitu, posisi Cremonese masih belum aman dari ancaman degradasi. Lecce berpeluang menyalip karena memiliki satu pertandingan lebih banyak untuk dimainkan.
Kemenangan atas Parma menjadi momentum penting bagi Emil Audero dan kolega untuk bangkit. Hasil ini juga bisa menjadi suntikan kepercayaan diri jelang agenda bersama Timnas Indonesia.
Jay Idzes
Di sisi lain, Jay Idzes juga menunjukkan performa yang tidak kalah impresif. Bek tangguh ini mencatatkan penampilan ke-29 bersama Sassuolo di Liga Italia musim ini.
Jay Idzes ikut membawa Sassuolo menahan imbang Juventus 1-1 di Turin. Hasil ini terbilang positif mengingat Juventus tampil di hadapan pendukung sendiri.
Juventus sempat unggul lebih dulu lewat gol Kenan Yildiz pada menit ke-14. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum dan membuat tuan rumah percaya diri.
Namun Sassuolo bangkit cepat di babak kedua. Hanya butuh tujuh menit setelah jeda, mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Pinamonti.
Drama terjadi di menit-menit akhir ketika Jay Idzes melakukan handball di kotak penalti. Keputusan wasit menunjuk titik putih sempat membuat Sassuolo berada di ujung kekalahan.
Beruntung, peluang emas Juventus gagal dimanfaatkan dengan baik. Tendangan penalti Locatelli berhasil ditepis oleh kiper Sassuolo, Arijanet Muric, yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Meski sempat melakukan kesalahan, performa Jay Idzes tetap mendapat sorotan beragam dari media Italia. Football Italia menilai aksinya kurang meyakinkan di lini belakang.
“Itu adalah kesalahan ceroboh dan dia terlihat paling goyah di antara empat bek Neroverdi malam ini,” tulis Football Italia. Penilaian tersebut kontras dengan pandangan media lain yang justru melihat sisi positif dari penampilannya.
Sassuolo News memberikan apresiasi terhadap kontribusi Jay Idzes di laga tersebut. Mereka menilai bek Timnas Indonesia itu tampil solid bersama Muharemovic di jantung pertahanan.
“Penampilan positif dari bek Indonesia Bersama Muharemovic, menjaga lini pertahanan tetap solid melawan lawan-lawan papan atas,” tulis Sassuolo News.
Perbedaan penilaian ini menunjukkan betapa krusialnya peran Jay dalam pertandingan tersebut.
Hasil imbang ini membuat Sassuolo bertahan di posisi ke-10 klasemen Liga Italia. Sementara Juventus harus puas tertahan di peringkat kelima dengan perolehan poin yang sama dengan Como.
Juventus gagal memanfaatkan peluang untuk naik ke posisi lebih baik. Jika Como mampu meraih kemenangan, jarak dengan Juventus akan semakin melebar dalam perebutan tiket Liga Champions.
Rangkaian hasil matchday 30 juga menghadirkan sejumlah pertandingan menarik lainnya. Napoli menang tipis 1-0 atas Cagliari, Udinese menumbangkan Genoa 2-0, dan AC Milan menang dramatis 3-2 atas Torino.
Performa apik Jay Idzes dan Emil Audero jelas menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia. Keduanya diharapkan bisa membawa energi positif ke skuad final di FIFA Series 2026.
Momentum ini sangat penting bagi Timnas Indonesia yang sedang memasuki era baru bersama pelatih John Herdman. Konsistensi pemain abroad bisa menjadi pembeda dalam menghadapi lawan-lawan internasional.
Jika mampu menjaga performa, bukan tidak mungkin Jay Idzes dan Emil Audero akan menjadi tulang punggung tim. Publik pun menantikan kontribusi nyata mereka saat mengenakan seragam Garuda.(jpc)


