30.9 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Dihantui Catatan Buruk, Kalteng Putra Berjuang untuk Keluar dari Zona

PALANGKA RAYA-Kalteng Putra
akan melakoni laga superberat menghadapi Semen Padang di pekan ke-28 Liga 1.
Bermain di Stadion Sultan Agus Salim, nanti malam (21/11), Laskar Isen Mulang
-julukan Kalteng Putra punya target tinggi.

Menang, satu kata yang
ditegaskan oleh Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera kepada awak media dalam
jumpa pers di Padang, kemarin.

Akan tetapi, tim
kebanggaan masyarakat Kalteng ini dihantui catatan buruk saat bermain tandang.
Sepanjang 14 laga tandang, Sukadana dkk hanya 2 kali menang, dan 1 kali imbang.
Sementara 11 laga lainnya berakhir dengan kekalahan dan kebobolan 29 gol.
Mirisnya, hasil 2 kali menang dan 1 kali imbang diraih Kalteng Putra hanya saat
awal kompetisi bergulir.

Laga ini ibarat final
bagi kedua tim. Kalteng Putra sendiri bertekad memutuskan catatan buruk laga
tandang musim ini.

“Kami ingin memenangkan
pertandingan. Saya tekankan kepada pemain agar punya ambisi besar untuk
mencetak gol,” ucapnya.

Dalam lima pertandingan
terakhir, Kalteng Putra meraih 2 kali kemenangan dan 3 kali kekalahan. Catatan
itu masih lebih baik jika dibandingkan hasil yang diraih Kabau Sirah – julukan
Semen Padang. Dalam lima laga terakhir, mereka menelan 3 kali kekalahan dan 2
kali bermain imbang.

Baca Juga :  Arsenal Usir Liverpool dari Piala Liga

Pada papan klasemen
sementara, Kalteng Putra berada pada posisi 17 dengan mengoleksi 25 poin,
sedangkan Semen Padang berada pada posisi 18 dengan mengumpulkan 24 poin. Satu
tim lain yang menemani di zona degradasi adalah Perseru Badak Lampung, yang
secara dramatis kalah dari tuan rumah Persela Lamongan 1-0 melalui gol M
Zaenuri di menit- 94, dalam laga yang berlangsung kemarin sore (20/11).

“Saya yakin
pertandingan ini akan menarik, karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan
untuk bisa keluar dari zona merah. Kami akan menampilkan pertandingan terbaik
dan menghibur,” tutur Gomes.

Persiapan tim, kata
Gomes, saat ini sudah cukup baik. Kemenangan melawan PSM Makassar di Stadion Tuah
Pahoe menjadi tolok ukur kemajuan dalam segi permainan dan mental bertanding.

“Itu (laga melawan PSM,
red) tentu menjadi motivasi bagi pemain untuk berjuang meraih kemenangan dan keluar
dari zona degradasi.

Dengan membawa 18
pemain, Kalteng Putra akan bekerja keras di kandang lawan, meski tanpa
diperkuat tiga pemain andalan. Patrich Wanggai menjalani sanksi disiplin.
Abanda terkena sanksi akumulasi kartu. Sementara Elthon Maran tak bisa bermain karena
harus mendampingi sang istri yang sedang hamil besar.

Baca Juga :  Persebaya Jaga Kehormatan, Raih Gelar Kedua di Piala Gubernur Jatim

“Absennya Patrich
Wanggai tentu sangat berpengaruh di lini depan, karena dikenal pemain yang
sangat berani dan memiliki kualitas,” ungkap pelatih asal Brasil itu.

“Saya juga meminta
kepada para pemain untuk memanfaatkan sekecil apa pun peluang. Jika ada
kesempatan, maka harus dimanfaatkan untuk menjadi gol,” tambahnya.

Terpisah, Pelatih Semen
Padang Eduardo Almeida menegaskan bahwa timnya akan memanfaatkan laga kandang untuk
mengamankan tiga angka.

Jika tidak, maka akan
semakin menyulitkan tim untuk menjaga asa keluar dari zona merah.

“Saya tidak mau lagi
kecewa saat bermain di kandang. Wajib untuk meraih tiga poin sekaligus memberikan
yang terbaik untuk suporter tuan rumah,” pungkasnya.

Salah satu mantan
pemain Kalteng Putra yang saat ini memperkuat Semen Padang, Yoo Hyun Koo
mengatakan, saat dimintai komentar terkait laga menghadapi mantan timnya
mengatakan, dirinya akan bermain profesional dan berjuang untuk tim yang sedang
dibelanya saat ini.
“Saya tidak akan
memikirkan pernah bermain untuk tim mana pun, termasuk Kalteng Putra. Yang
pasti saya akan berusaha bersama rekan-rekan agar bisa meraih kemenangan atas tim
tamu Kalteng Putra,” tegasnya. (nue/ce/ram)

PALANGKA RAYA-Kalteng Putra
akan melakoni laga superberat menghadapi Semen Padang di pekan ke-28 Liga 1.
Bermain di Stadion Sultan Agus Salim, nanti malam (21/11), Laskar Isen Mulang
-julukan Kalteng Putra punya target tinggi.

Menang, satu kata yang
ditegaskan oleh Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera kepada awak media dalam
jumpa pers di Padang, kemarin.

Akan tetapi, tim
kebanggaan masyarakat Kalteng ini dihantui catatan buruk saat bermain tandang.
Sepanjang 14 laga tandang, Sukadana dkk hanya 2 kali menang, dan 1 kali imbang.
Sementara 11 laga lainnya berakhir dengan kekalahan dan kebobolan 29 gol.
Mirisnya, hasil 2 kali menang dan 1 kali imbang diraih Kalteng Putra hanya saat
awal kompetisi bergulir.

Laga ini ibarat final
bagi kedua tim. Kalteng Putra sendiri bertekad memutuskan catatan buruk laga
tandang musim ini.

“Kami ingin memenangkan
pertandingan. Saya tekankan kepada pemain agar punya ambisi besar untuk
mencetak gol,” ucapnya.

Dalam lima pertandingan
terakhir, Kalteng Putra meraih 2 kali kemenangan dan 3 kali kekalahan. Catatan
itu masih lebih baik jika dibandingkan hasil yang diraih Kabau Sirah – julukan
Semen Padang. Dalam lima laga terakhir, mereka menelan 3 kali kekalahan dan 2
kali bermain imbang.

Baca Juga :  Arsenal Usir Liverpool dari Piala Liga

Pada papan klasemen
sementara, Kalteng Putra berada pada posisi 17 dengan mengoleksi 25 poin,
sedangkan Semen Padang berada pada posisi 18 dengan mengumpulkan 24 poin. Satu
tim lain yang menemani di zona degradasi adalah Perseru Badak Lampung, yang
secara dramatis kalah dari tuan rumah Persela Lamongan 1-0 melalui gol M
Zaenuri di menit- 94, dalam laga yang berlangsung kemarin sore (20/11).

“Saya yakin
pertandingan ini akan menarik, karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan
untuk bisa keluar dari zona merah. Kami akan menampilkan pertandingan terbaik
dan menghibur,” tutur Gomes.

Persiapan tim, kata
Gomes, saat ini sudah cukup baik. Kemenangan melawan PSM Makassar di Stadion Tuah
Pahoe menjadi tolok ukur kemajuan dalam segi permainan dan mental bertanding.

“Itu (laga melawan PSM,
red) tentu menjadi motivasi bagi pemain untuk berjuang meraih kemenangan dan keluar
dari zona degradasi.

Dengan membawa 18
pemain, Kalteng Putra akan bekerja keras di kandang lawan, meski tanpa
diperkuat tiga pemain andalan. Patrich Wanggai menjalani sanksi disiplin.
Abanda terkena sanksi akumulasi kartu. Sementara Elthon Maran tak bisa bermain karena
harus mendampingi sang istri yang sedang hamil besar.

Baca Juga :  Persebaya Jaga Kehormatan, Raih Gelar Kedua di Piala Gubernur Jatim

“Absennya Patrich
Wanggai tentu sangat berpengaruh di lini depan, karena dikenal pemain yang
sangat berani dan memiliki kualitas,” ungkap pelatih asal Brasil itu.

“Saya juga meminta
kepada para pemain untuk memanfaatkan sekecil apa pun peluang. Jika ada
kesempatan, maka harus dimanfaatkan untuk menjadi gol,” tambahnya.

Terpisah, Pelatih Semen
Padang Eduardo Almeida menegaskan bahwa timnya akan memanfaatkan laga kandang untuk
mengamankan tiga angka.

Jika tidak, maka akan
semakin menyulitkan tim untuk menjaga asa keluar dari zona merah.

“Saya tidak mau lagi
kecewa saat bermain di kandang. Wajib untuk meraih tiga poin sekaligus memberikan
yang terbaik untuk suporter tuan rumah,” pungkasnya.

Salah satu mantan
pemain Kalteng Putra yang saat ini memperkuat Semen Padang, Yoo Hyun Koo
mengatakan, saat dimintai komentar terkait laga menghadapi mantan timnya
mengatakan, dirinya akan bermain profesional dan berjuang untuk tim yang sedang
dibelanya saat ini.
“Saya tidak akan
memikirkan pernah bermain untuk tim mana pun, termasuk Kalteng Putra. Yang
pasti saya akan berusaha bersama rekan-rekan agar bisa meraih kemenangan atas tim
tamu Kalteng Putra,” tegasnya. (nue/ce/ram)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru