Comeback Pascamelahirkan, Elina Svitolina Raih Gelar Italian Open Ketiga

Perjuangan panjang Elina Svitolina untuk kembali ke level elite akhirnya berbuah hasil. Tiga tahun setelah menjalani comeback pasca melahirkan, petenis 31 tahun itu kembali meraih gelar WTA 1000. Dia menjuarai Italian Open, Minggu (17/5) dini hari WIB.

Svitolina merebut gelar ketiganya di Roma setelah 2017 dan 2018 dengan mengalahkan Coco Gauff 6-4, 6-7 (5), 6-2 di final. Itu menjadi gelar WTA ke-20 sepanjang kariernya sekaligus trofi WTA 1000 pertama dalam delapan tahun terakhir.

“Ini merupakan pertarungan yang sangat sulit,” kata Svitolina seusai pertandingan dikutip dari laman resmi WTA.

“Saya sangat senang dengan cara saya mengendalikan rasa gugup, tidak hanya hari ini, tetapi juga sepanjang turnamen ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Sehat Digelar 24 November, Bupati Batara Sumbang Dua Sepeda Moto

Svitolina melalui perjuangan tidak mudah untuk meraih trofi di Foro Italico, Roma. Dia harus melewati undian berat dengan menyingkirkan Elena Rybakina, Iga Swiatek, hingga Gauff, tiga petenis yang sama-sama pernah menjadi juara grand slam.

Svitolina bahkan harus menyelamatkan 16 break point saat mengalahkan Rybakina 2-6, 6-4, 6-4 pada perempat final sebelum menundukkan Swiatek 6-4, 2-6, 6-2 di semifinal. Rangkaian ujian berat tersebut membuat gelar WTA 1000 pertama Svitolina, setelah melahirkan putri pertamanya, Skai, pada 2022 lalu terasa semakin spesial.(jpc)

Perjuangan panjang Elina Svitolina untuk kembali ke level elite akhirnya berbuah hasil. Tiga tahun setelah menjalani comeback pasca melahirkan, petenis 31 tahun itu kembali meraih gelar WTA 1000. Dia menjuarai Italian Open, Minggu (17/5) dini hari WIB.

Svitolina merebut gelar ketiganya di Roma setelah 2017 dan 2018 dengan mengalahkan Coco Gauff 6-4, 6-7 (5), 6-2 di final. Itu menjadi gelar WTA ke-20 sepanjang kariernya sekaligus trofi WTA 1000 pertama dalam delapan tahun terakhir.

“Ini merupakan pertarungan yang sangat sulit,” kata Svitolina seusai pertandingan dikutip dari laman resmi WTA.

Electronic money exchangers listing

“Saya sangat senang dengan cara saya mengendalikan rasa gugup, tidak hanya hari ini, tetapi juga sepanjang turnamen ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Sehat Digelar 24 November, Bupati Batara Sumbang Dua Sepeda Moto

Svitolina melalui perjuangan tidak mudah untuk meraih trofi di Foro Italico, Roma. Dia harus melewati undian berat dengan menyingkirkan Elena Rybakina, Iga Swiatek, hingga Gauff, tiga petenis yang sama-sama pernah menjadi juara grand slam.

Svitolina bahkan harus menyelamatkan 16 break point saat mengalahkan Rybakina 2-6, 6-4, 6-4 pada perempat final sebelum menundukkan Swiatek 6-4, 2-6, 6-2 di semifinal. Rangkaian ujian berat tersebut membuat gelar WTA 1000 pertama Svitolina, setelah melahirkan putri pertamanya, Skai, pada 2022 lalu terasa semakin spesial.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru