alexametrics
23.1 C
Palangkaraya
Wednesday, August 17, 2022

Persela vs Persita: Melanjutkan Tren Versus Mencari Pelampiasan

PROKALTENG.CO-Baik semasa di Sriwijaya FC, Bali United, maupun kini Persita Tangerang, tim asuhan Widodo Cahyono Putro selalu punya karakter sama: ofensif. Yang di sisi lain juga kerap meninggalkan problem di pertahanan.

Di dua laga pertama BRI Liga 1 musim ini, misalnya, Pendekar Cisadane –julukan Persita– selalu bisa mencetak gol. Tapi, mereka juga selalu kebobolan.

Widodo menyadari kekurangan itu. Dia pun sudah melakukan evaluasi besar-besaran setelah kalah 1-2 oleh Persib pekan lalu. Rencana rotasi pemain di sejumlah posisi sudah dimatangkan dalam latihan sepekan terakhir.

Dua legiun asing, penyerang Alex dos Santos dan gelandang Bae Sin-yeong, sangat mungkin bisa dimainkan. Ini tentu tambahan tenaga berharga karena kian mempertajam daya dobrak dan membuat keseimbangan permainan terjaga.

Nilai lebih lainnya, Alex adalah mantan penggedor Persela. Dia mencatat 17 gol di Liga 1 2019 bersama tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Baca Juga :  Sylva 3 Gelar, U-10 Milik Borneo

Memang sudah ada perubahan komposisi pemain di sektor pertahanan Persela. Tapi, setidaknya dia masih hafal karakter sejumlah mantan rekan setimnya yang masih bertahan. “Tapi, kami masih akan lihat lagi kondisi mereka (Alex dan Bae). Apakah bisa langsung kami mainkan atau tidak,” jelas Widodo dalam jumpa pers virtual kemarin.

Iwan Setiawan, di sisi lain, juga tahu potensi ancaman untuk timnya di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, sore ini kalau Widodo bisa memperbaiki keseimbangan permainan tim asuhannya. Serangan tambah tajam, pertahanan kian solid. ’’Saya juga tahu sosok Widodo sudah lama bersama Persita. Chemistry-nya bersama tim akan jadi sesuatu yang berbahaya,’’ kata pelatih Persela itu

Baca Juga :  Gagal Pulihkan Kebugaran, Sharapova Mundur dari Grand Slam

Yang paling diwaspadainya adalah motivasi berlipat dari Persita untuk mencari pelampiasan setelah kalah oleh Persib. ’’Mudah-mudahan kami juga bisa mengimbangi itu dengan motivasi untuk mempertahankan kemenangan yang sudah kami raih sebelumnya,’’ ujarnya.

Ya, pekan lalu, Persela sukses memetik tiga angka dramatis. Menundukkan Persipura meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-38.

Kemenangan itu sangat menggenjot konfidensi Dwi Kuswanto dkk setelah kalah lewat gol jelang akhir pertandingan oleh PSIS Semarang di laga pertama. Para personel Persela, tegas Iwan, sangat termotivasi melanjutkan tren bagus tersebut.

Widodo memuji Iwan sebagai pelatih hebat dengan segudang strategi. ’’Persela juga diisi banyak pemain muda yang bermain mengandalkan power serta kekompakan,’’ tuturnya.

PROKALTENG.CO-Baik semasa di Sriwijaya FC, Bali United, maupun kini Persita Tangerang, tim asuhan Widodo Cahyono Putro selalu punya karakter sama: ofensif. Yang di sisi lain juga kerap meninggalkan problem di pertahanan.

Di dua laga pertama BRI Liga 1 musim ini, misalnya, Pendekar Cisadane –julukan Persita– selalu bisa mencetak gol. Tapi, mereka juga selalu kebobolan.

Widodo menyadari kekurangan itu. Dia pun sudah melakukan evaluasi besar-besaran setelah kalah 1-2 oleh Persib pekan lalu. Rencana rotasi pemain di sejumlah posisi sudah dimatangkan dalam latihan sepekan terakhir.

Dua legiun asing, penyerang Alex dos Santos dan gelandang Bae Sin-yeong, sangat mungkin bisa dimainkan. Ini tentu tambahan tenaga berharga karena kian mempertajam daya dobrak dan membuat keseimbangan permainan terjaga.

Nilai lebih lainnya, Alex adalah mantan penggedor Persela. Dia mencatat 17 gol di Liga 1 2019 bersama tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Baca Juga :  Sylva 3 Gelar, U-10 Milik Borneo

Memang sudah ada perubahan komposisi pemain di sektor pertahanan Persela. Tapi, setidaknya dia masih hafal karakter sejumlah mantan rekan setimnya yang masih bertahan. “Tapi, kami masih akan lihat lagi kondisi mereka (Alex dan Bae). Apakah bisa langsung kami mainkan atau tidak,” jelas Widodo dalam jumpa pers virtual kemarin.

Iwan Setiawan, di sisi lain, juga tahu potensi ancaman untuk timnya di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, sore ini kalau Widodo bisa memperbaiki keseimbangan permainan tim asuhannya. Serangan tambah tajam, pertahanan kian solid. ’’Saya juga tahu sosok Widodo sudah lama bersama Persita. Chemistry-nya bersama tim akan jadi sesuatu yang berbahaya,’’ kata pelatih Persela itu

Baca Juga :  SEPAKAT ! Gara-gara Wabah Virus Corona, FIFA dan AFC Menunda Pertandin

Yang paling diwaspadainya adalah motivasi berlipat dari Persita untuk mencari pelampiasan setelah kalah oleh Persib. ’’Mudah-mudahan kami juga bisa mengimbangi itu dengan motivasi untuk mempertahankan kemenangan yang sudah kami raih sebelumnya,’’ ujarnya.

Ya, pekan lalu, Persela sukses memetik tiga angka dramatis. Menundukkan Persipura meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-38.

Kemenangan itu sangat menggenjot konfidensi Dwi Kuswanto dkk setelah kalah lewat gol jelang akhir pertandingan oleh PSIS Semarang di laga pertama. Para personel Persela, tegas Iwan, sangat termotivasi melanjutkan tren bagus tersebut.

Widodo memuji Iwan sebagai pelatih hebat dengan segudang strategi. ’’Persela juga diisi banyak pemain muda yang bermain mengandalkan power serta kekompakan,’’ tuturnya.

Most Read

Kepung Cendol

Bintang Wanita

Artikel Terbaru

/