alexametrics
23.4 C
Palangkaraya
Friday, August 19, 2022

Desak PSSI Segera Tentukan Nasib Liga 1 2020

SEJUMLAH klub mendesak PSSI untuk segera memutuskan
nasib Liga 1 2020 hingga pekan depan dan tak membiarkan statusnya
terkatung-katung tak jelas. Salah satu desakan itu datang dari Pelatih Madura
United Rahmad Darmawan.  “Harapan
saya dua pekan dari sekarang gagal-tidaknya kompetisi sudah ada kepastian.
Maksudnya, kepastian yang nggak bakal ada penundaan. Kasihan klub yang
mempersiapkan tahu-tahunya gagal nanti,” ujar RD dikutip dari laman resmi
klub yang dipantau dari Jakarta, Senin.

Sebelumnya, federasi harus menunda pelaksanaan
kompetisi Liga 1 akibat tak mendapat izin dari kepolisian. Alasan kepolisian
itu berdasar pada kurva penularan COVID-19 di Indonesia yang masih jauh dari
kata tertangani. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mafhum atas keputusan
tersebut dan berharap lanjutan liga bisa dimulai pada November nanti.

Baca Juga :  RINDU JUARA

Menurutnya, apabila kompetisi dihentikan total
akan berdampak pada berbagai aspek. Menanggapi hal tersebut, RD sejatinya ingin
kompetisi tetap dilanjutkan. Akan tetapi apabila penundaan berlaku dua hingga
tiga bulan, ia menyarankan PSSI dan PT LIB menghentikann musim 2020 dan fokus
terhadap musim 2021.

“Saya tidak berubah, jika kompetisi
ditunda hingga dua bulan atau tiga bulan, sebaiknya memang kompetisi Liga 1
2020 dihentikan saja, baru fokus ke musim depan. Jadi, persiapannya
matang,” kata dia.

Madura United sudah berlatih sejak dua bulan
silam. Mereka menjadi salah satu tim yang terkena dampak dari penundaan sejak
Maret. Para pemain kuncinya seperti Emanuel Oti Essigba dan Greg Nwokolo
memutuskan untuk berpisah karena tak menemui kontrak.

Baca Juga :  Menang Setengah Lusin, Inter ke Peringkat Ketiga

Kemudian Madura United
berbenah dengan mendatangkan pemain baru yakni Bruno Lopes beberapa hari jelang
rencana bergulirnya kompetisi. Sayangnya, kompetisi malah ditunda hingga batas
waktu yang belum ditentukan.

SEJUMLAH klub mendesak PSSI untuk segera memutuskan
nasib Liga 1 2020 hingga pekan depan dan tak membiarkan statusnya
terkatung-katung tak jelas. Salah satu desakan itu datang dari Pelatih Madura
United Rahmad Darmawan.  “Harapan
saya dua pekan dari sekarang gagal-tidaknya kompetisi sudah ada kepastian.
Maksudnya, kepastian yang nggak bakal ada penundaan. Kasihan klub yang
mempersiapkan tahu-tahunya gagal nanti,” ujar RD dikutip dari laman resmi
klub yang dipantau dari Jakarta, Senin.

Sebelumnya, federasi harus menunda pelaksanaan
kompetisi Liga 1 akibat tak mendapat izin dari kepolisian. Alasan kepolisian
itu berdasar pada kurva penularan COVID-19 di Indonesia yang masih jauh dari
kata tertangani. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mafhum atas keputusan
tersebut dan berharap lanjutan liga bisa dimulai pada November nanti.

Baca Juga :  Sevilla Sudah di Atas Barcelona

Menurutnya, apabila kompetisi dihentikan total
akan berdampak pada berbagai aspek. Menanggapi hal tersebut, RD sejatinya ingin
kompetisi tetap dilanjutkan. Akan tetapi apabila penundaan berlaku dua hingga
tiga bulan, ia menyarankan PSSI dan PT LIB menghentikann musim 2020 dan fokus
terhadap musim 2021.

“Saya tidak berubah, jika kompetisi
ditunda hingga dua bulan atau tiga bulan, sebaiknya memang kompetisi Liga 1
2020 dihentikan saja, baru fokus ke musim depan. Jadi, persiapannya
matang,” kata dia.

Madura United sudah berlatih sejak dua bulan
silam. Mereka menjadi salah satu tim yang terkena dampak dari penundaan sejak
Maret. Para pemain kuncinya seperti Emanuel Oti Essigba dan Greg Nwokolo
memutuskan untuk berpisah karena tak menemui kontrak.

Baca Juga :  Ajang Pemanasan Piala Dunia, Qatar jadi Tuan Rumah Piala Arab 2021

Kemudian Madura United
berbenah dengan mendatangkan pemain baru yakni Bruno Lopes beberapa hari jelang
rencana bergulirnya kompetisi. Sayangnya, kompetisi malah ditunda hingga batas
waktu yang belum ditentukan.

Most Read

Artikel Terbaru

Merdeka Kepundungan

Momen HUT RI, Bangkit dari Keterpurukan

Gangguan Kesenangan

/