PROKALTENG.CO-Kabar menggembirakan datang dari dunia bulutangkis nasional. Anthony Sinisuka Ginting dipastikan kembali ke arena kompetisi internasional setelah namanya resmi masuk dalam skuad Indonesia untuk Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang akan digelar di Qingdao, China, pada 3-8 Februari 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh PP PBSI pada Kamis (15/1) dan menjadi penanda kembalinya Ginting setelah sempat menepi dari turnamen internasional.
Pebulutangkis andalan tunggal putra Indonesia itu sebelumnya absen karena fokus pada keluarga serta menjalani proses pemulihan cedera.
Kehadiran Ginting tentu menjadi suntikan semangat besar bagi tim Merah Putih. Pengalaman, mental juara, serta kualitas permainan yang dimilikinya diharapkan mampu menjadi pembeda dalam ajang beregu bergengsi tingkat Asia tersebut.
Menariknya, PBSI juga memberi kepercayaan besar kepada deretan pemain muda di sektor tunggal putra.
Selain GInting, Indonesia menurukan Moh Zaki Ubaidillah, Richie Duta Richardo, dan Prahdiska Bagas Shujiwo sebagai bagian dari renegerasi jangka panjang. Sementara itu, Alwi Farhan belum masuk dalam daftar skuad kali ini.
Di sektor ganda putra, kombinasi pemain muda dan senior turut memperkuat tim. Nama Muhammad Rian Ardianto hadir sebagai figur berpengalaman yang diharapkan mampu menjaga stabilitas tim.
Ia akan didukung pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta Rahmat Hidayat. PBSI memilih tidak menurunkan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri pada kejuaraan beregu kali ini.
Dari sektor putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo kembali memperkuat tim setelah pulih dari cedera retak tulang kering yang dialaminya pada September 2025.
PBSI juga membawa sejumlah tunggal putri muda Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.
Kejuaraan Beregu Asia 2026 akan menggunakan format round robin pada fase grup. Di sektor putra, Indonesia tergabung di grup D bersama Malaysia dan Myanmar.
Laga kontra Malaysia diprediksi menjadi penentu langkah Indonesia menuju fase gugur.
Sementara itu di sektor putri, Indonesia menghadapi tantangan berat di grup X bersama Jepang dan Hongkong. Persaingan dipastikan berlangsung ketat sejak fase awal.
Dengan perpaduan pengalaman, regenerasi, dan kembalinya sosok kunci seperti Ginting, Indonesia menatap Kejuaraan Beregu Asia 2026 dengan optimisme tinggi. (dan/jpg)


