PSG Pati jadi salah satu klub Liga 2 dengan
fasilitas paling lengkap. Mereka sudah memiliki training ground di kawasan Desa
Mojoagung, Pati.
Bahkan, dalam training ground itu, ada lima
lapangan. Perinciannya, tiga lapangan rumput serta masing-masing satu lapangan
sintetis dan lapangan pasir. Meski punya fasilitas lengkap, bukan berarti PSG
mudah menentukan home base musim ini.
Sejauh ini, manajemen PSG belum menentukan di
mana mereka berkandang. ’’Karena infonya Liga 2 akan dibagi menjadi empat
wilayah. Apakah kami akan jadi tuan rumah atau tidak, kami juga belum tahu,’’
kata Doni Setiabudi, manajer PSG Pati.
Bagaimana jika PSG ternyata ditunjuk sebagai
tuan rumah? Pihak manajemen sudah menyiapkan dua opsi home base. Yang pertama
adalah Stadion Joyokusuma yang merupakan milik Pemkab Pati.
Masalahnya, stadion itu belum pernah
diverifikasi. Apalagi, selama ini stadion tersebut hanya dipakai Persipa Pati
yang berlaga di Liga 3 zona Jawa Tengah.
’’Makanya ada opsi kedua. Yakni, home base
kami pusatkan di lapangan training ground kami yang ada di (Desa) Mojoagung,’’
ungkap pria yang akrab disapa Jalu itu.
Hanya, mereka juga memiliki masalah yang
sama. Lapangan yang selama ini dipakai untuk latihan Safin Pati Football
Academy (SPFA) tersebut belum lolos verifikasi. Karena itu, pihak manajemen
akan bergerak cepat.
Jalu memastikan bakal ada perbaikan lapangan.
’’Kami akan lengkapi scoring board, kemudian knockdown tribun. Yang lain sih
sudah siap,’’ ucap pria yang juga CEO Bandung Premier League itu.
Jika demikian, home base mereka bisa
sekaligus untuk memperkenalkan SPFA kepada setiap tim tamu yang datang.
BERTABUR
BINTANG
Persaingan Liga 2 dipastikan lebih seru.
Sebab, banyak klub yang memborong pemain bintang setelah disokong investor
besar. Berikut daftar klub tersebut.
KLUB
INVESTOR BARU
PSG, Pati Saiful Arifin
PSPS, Pekanbaru Norizam Tukiman
Rans Cilegon FC, Rafi Ahmad-Rudy Salim
Dewa United, Kevin Hardiman
Persis Solo, Kaesang Pangarep