NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pertandingan puncak turnamen futsal yang diselenggarakan oleh Partai Gerindra di Kabupaten Lamandau sedianya menjadi pesta olahraga yang megah, namun kenyataannya tidak.
Laga final yang mempertemukan Anema FC kontra Warrior FC pada Jumat malam (13/3/2026) justru berubah menjadi arena “adu jotos” yang memicu keprihatinan banyak pihak.
Berlangsung di Lapangan Futsal Kubau, Kecamatan Bulik, atmosfer pertandingan sebenarnya sudah membara sejak peluit pertama ditiup. Sejak babak pertama, Anema FC menunjukkan taringnya dengan unggul cepat lewat skor 2-0.
Namun, seiring meningkatnya tensi permainan, sportivitas justru merosot tajam. Alih-alih pamer skill olah bola, para pemain justru terlibat gesekan fisik yang berujung pada baku hantam di tengah lapangan.
Ratusan penonton yang memadati tribun awalnya bersorak memberi semangat, namun gemuruh dukungan seketika berubah menjadi teriakan kepanikan saat persaingan sengit tersebut memuncak menjadi perkelahian massal.
Ironisnya, kericuhan ini terjadi tepat di hadapan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, Unsur Forkopimda Kabupaten Lamandau dan jajaran Pengurus Gerindra Tidar Lamandau.
Padahal, sebelum laga dimulai, Bupati Rizky Aditya Putra sudah memberikan imbauan keras agar seluruh peserta menjaga kondusivitas. “Jangan ada perkelahian, tunjukkan sportivitas,” tegas Bupati dalam arahannya.
Sayangnya arahan itu justru dikhianati oleh aksi anarkis di lapangan. Meski pertandingan sempat memanas dan diwarnai aksi pukulan, laga tetap berakhir dengan kemenangan Anema FC atas Warrior FC dengan skor telak 7-3.
“Sangat disayangkan, di babak final seperti ini seharusnya menunjukkan skill, bukan malah berkelahi. Miris, pertandingan ramai seperti ini selalu ribut. Seharusnya mereka bisa menunjukkan profesionalisme dalam bertanding,”ujar seorang penonton yang enggan menyebutkan namanya.
Hingga saat ini pun belum ada pernyataan resmi mengenai sanksi yang akan diberikan kepada kedua tim atau evaluasi dari pihak panitia penyelenggara terkait kericuhan yang mencoreng turnamen tersebut. (bib)


