Raul Fernandez langsung membalas kepercayaan tim Trackhouse MotoGP. Beberapa hari setelah diumumkan memperpanjang kontrak selama dua musim, dia langsung meraih kemenangan di Grand Prix Inggris, Minggu (9/8).
Fernandez bahkan tampil sangat dominan pada race utama di Silverstone. Start dari posisi kedua, dia langsung menyalip Jorge Martin di tikungan pertama dan memimpin seluruh 20 lap. Hasil tersebut menjadi penebusan setelah sehari sebelumnya dia terjatuh saat sprint race.
“Balapan berjalan jauh lebih baik dari yang saya perkirakan. Sejak tikungan pertama saya langsung mengatur ritme. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya rasa ini bisa disebut balapan sempurna,” kata Fernandez.
Hasil di Silverstone menjadi kemenangan perdana Fernandez musim ini, sekaligus yang kedua sepanjang kariernya di kelas premier. Pembalap 25 tahun itu juga memperpanjang rekor unik GP Inggris: selalu melahirkan pemenang berbeda dalam 12 edisi terakhir sejak 2013.
Peran Sterlacchini dan Bezzecchi
Selain Fernandez, dua pembalap Aprilia lainnya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, juga melengkapi posisi tiga besar. Menurut Fernandez, keberhasilan itu tidak lepas dari peran Direktur Teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini yang bergabung sejak 2025.
Fernandez paham betul perubahan yang dibawa Sterlacchini. Maklum, dia sudah memperkuat pabrikan asal Noale tersebut sejak 2023. Pembalap asal Spanyol itu menjadi rider ‘paling senior’ di Aprilia, lebih senior ketimbang Bezzecchi, Martin, maupun Ai Ogura yang baru merapat pada 2025.
“Sejak Fabiano Sterlacchini datang ke Aprilia, situasinya sedikit berbeda. Dia mulai mengerjakan detail kecil dan masalah yang saya alami sejak awal bergabung dengan Aprilia untuk menemukan solusinya,” ujar Fernandez. “Saya ingat dua tahun lalu ban sangat sulit dikelola. Fabiano membuat perbedaan pada detail-detail kecil tersebut,” lanjutnya.
Selain itu, Fernandez juga memberikan apresiasi kepada Bezzecchi. Menurutnya, pembalap asal Italia itu turut membuat karakter motor RS-GP semakin ‘bersahabat’. “Bezzecchi melakukan pekerjaan yang luar biasa musim lalu. Dia membawa perubahan-perubahan kecil pada motor yang membuatnya semakin mudah dikendalikan,” ujarnya.
Meski begitu, kemenangan di Silverstone juga diraih berkat hasil evaluasi Fernandez pasca sprint race. Proses bangkit dari kesalahan itu terasa lebih mudah berkat dukungan dari Team Principal Trackhouse, Davide Brivio.
“Ketika saya merasa frustrasi seperti kemarin, tim berhasil memberi saya sesuatu untuk mengubah frustrasi tersebut menjadi energi positif, untuk menjadi lebih cepat,” kata Fernandez.(jpc)
KEJUTAN RAUL FERNANDEZ DI SILVERSTONE
Sebelum menjuarai GP Inggris 2026, Raul Fernandez belum pernah finis di 10 besar di Sirkuit Silverstone, baik saat masih di kelas Moto3, Moto2, maupun MotoGP.
2019 – Moto3: P18
2021 – Moto2: DNF
2022 – MotoGP: P21
2023 – MotoGP: P10
2024 – MotoGP: DNF
2025 – MotoGP: P12
2026 – MotoGP: P1/Juara
Keterangan:
-P: posisi finis, DNF: Did Not Finish/gagal finis
-GP Inggris tahun 2020 tidak diselenggarakan karena Covid-19
KLASEMEN SEMENTARA MOTOGP 2026 (12 dari 22 seri)
Jorge Martin (Aprilia) 240 poin
Marco Bezzecchi (Aprilia) 209 poin
Ai Ogura (Trackhouse-Aprilia) 203 poin
Marc Marquez (Ducati) 200 poin
Fabio Di Giannantonio (VR46-Ducati) 199 poin
Raul Fernandez (Trackhouse-Aprilia) 184 poin


