Siapa Sosok Andie Peci bagi Persebaya Surabaya?
Andie Peci lahir di Madiun, Jawa Timur. Selain dikenal sebagai salah satu pentolan Bonek, ia juga aktif sebagai pegiat buruh dan menjadi bagian dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).
Ketika Persebaya Surabaya menghadapi masa penuh ketidakpastian akibat tidak diakuinya klub oleh federasi, kecintaan Andie terhadap Green Force tidak pernah surut.
Bersama banyak pihak, ia terus mengawal perjuangan hingga akhirnya Persebaya Surabaya kembali memperoleh pengakuan dan tampil lagi di kompetisi resmi pada 2017.
Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di Desa Manisrejo, Madiun.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas suporter yang selama ini mengenalnya sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan klub.
Warisan Perjuangan yang Terus Dikenang
Selain pita hitam, mengheningkan cipta, dan pemutaran film pendek, Persebaya Surabaya juga menghadirkan wall of condolences yang dapat dimanfaatkan Bonek, Bonita, dan seluruh keluarga besar klub untuk menyampaikan doa, pesan, serta ungkapan belasungkawa.
Klub juga menyiapkan sebuah kursi khusus di area VIP Stadion Gelora Bung Tomo yang dipasangi foto Andie Peci sebagai simbol bahwa sosoknya akan selalu memiliki tempat istimewa dalam perjalanan Persebaya Surabaya.
Siapa Sosok Andie Peci bagi Persebaya Surabaya?
Andie Peci lahir di Madiun, Jawa Timur. Selain dikenal sebagai salah satu pentolan Bonek, ia juga aktif sebagai pegiat buruh dan menjadi bagian dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).
Ketika Persebaya Surabaya menghadapi masa penuh ketidakpastian akibat tidak diakuinya klub oleh federasi, kecintaan Andie terhadap Green Force tidak pernah surut.
Bersama banyak pihak, ia terus mengawal perjuangan hingga akhirnya Persebaya Surabaya kembali memperoleh pengakuan dan tampil lagi di kompetisi resmi pada 2017.
Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di Desa Manisrejo, Madiun.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas suporter yang selama ini mengenalnya sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan klub.
Warisan Perjuangan yang Terus Dikenang
Selain pita hitam, mengheningkan cipta, dan pemutaran film pendek, Persebaya Surabaya juga menghadirkan wall of condolences yang dapat dimanfaatkan Bonek, Bonita, dan seluruh keluarga besar klub untuk menyampaikan doa, pesan, serta ungkapan belasungkawa.
Klub juga menyiapkan sebuah kursi khusus di area VIP Stadion Gelora Bung Tomo yang dipasangi foto Andie Peci sebagai simbol bahwa sosoknya akan selalu memiliki tempat istimewa dalam perjalanan Persebaya Surabaya.