NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau mulai menyiapkan langkah untuk menjaga keberagaman tanaman pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui Forum Konsultasi dan Koordinasi Rencana Pelaksanaan Proyek Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI) 2026 yang dibuka langsung Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra di Aula Sekretariat Daerah, baru-baru ini.
Forum tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran perangkat daerah, perwakilan Kementerian Pertanian, serta tim Project Management Unit (PMU) CDCSUI. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan proyek konservasi tanaman pangan lokal di Kabupaten Lamandau.
Rizky mengatakan, proyek CDCSUI menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian yang berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pelestarian sumber daya genetik tanaman lokal, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Proyek ini kami berharap kekayaan tanaman pangan lokal tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (11/7).
Dalam forum tersebut, peserta membahas rencana kerja CDCSUI tahun 2026 sekaligus menentukan lokasi pilot project konservasi sejumlah komoditas pangan lokal, di antaranya padi, talas, dan uwi.
Pemkab Lamandau berharap hasil koordinasi ini menjadi awal kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian berkelanjutan, sekaligus menjaga keanekaragaman hayati di Bumi Bahaum Bakuba. (bib)

