PROKALTENG.CO-Persebaya Surabaya akan memberikan penghormatan khusus kepada tokoh suporter Andie “Peci” Kristianto yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026).
Penghormatan dilakukan saat 99 Anniversary Game melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (12/7/2026), melalui pita hitam, satu menit mengheningkan cipta, hingga pemutaran film perjuangan almarhum.
Kabar duka menyelimuti keluarga besar Persebaya Surabaya setelah salah satu tokoh penting Bonek, Andie “Peci” Kristianto, berpulang pada Jumat (10/7/2026) pukul 11.15 WIB di RSUD dr. Mohamad Soewandhie, Surabaya.
Kepergian sosok yang akrab disapa Cak Andie itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Green Force dan Bonek yang selama ini mengenalnya sebagai pejuang setia klub.
Mengapa Persebaya Surabaya Memberikan Penghormatan Khusus?
Persebaya Surabaya menilai Andie Peci sebagai sosok yang memiliki jasa besar dalam perjalanan klub, terutama ketika Green Force menghadapi masa-masa sulit akibat konflik dualisme dan kehilangan status keanggotaan di PSSI.
Bersama elemen Bonek lainnya, Andie berada di garis depan mengawal perjuangan agar Persebaya Surabaya kembali diakui dan berlaga di kompetisi resmi.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persebaya Surabaya, Ram Surahman, mengaku kehilangan atas wafatnya sosok yang selama ini dikenal dekat dengan perjuangan klub.
“Kami sangat berduka atas kepergian Cak Andie. Beliau adalah sosok yang memiliki kecintaan luar biasa kepada Persebaya. Banyak kontribusi dan perjuangan yang telah beliau berikan untuk klub ini, terutama pada masa-masa sulit yang pernah dilalui Persebaya,” ujar Ram.
Menurut Ram, Andie Peci merupakan figur yang selalu memegang teguh prinsip dan keyakinannya dalam memperjuangkan masa depan Persebaya Surabaya.
“Beliau dikenal sebagai pribadi yang berintegritas, berani menyuarakan kebenaran, dan memiliki kepedulian besar terhadap Persebaya. Semangat serta dedikasi yang ditunjukkan selama ini akan selalu menjadi bagian dari perjalanan sejarah klub,” tambahnya.
Bentuk Penghormatan Apa Saja yang Disiapkan?
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, seluruh elemen Persebaya Surabaya akan mengenakan pita hitam dan menggelar satu menit mengheningkan cipta sebelum kick-off laga 99 Anniversary Game menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo.
“Kami ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Cak Andie atas segala dedikasi, pengorbanan, dan kecintaannya kepada Persebaya. Pita hitam dan mengheningkan cipta menjadi simbol rasa hormat sekaligus doa dari seluruh keluarga besar Persebaya untuk beliau,” ujar Ram.
Penghormatan tidak berhenti sebelum pertandingan dimulai.
Setelah laga usai, Persebaya Surabaya akan memutar film pendek yang mengisahkan perjalanan dan perjuangan Andie Peci melalui videotron Stadion Gelora Bung Tomo agar seluruh suporter dapat mengenang kontribusinya terhadap klub.


