Juru taktik Chelsea, Enzo Maresca mengakui Estevao “membangkitkan energi” di Stamford Bridge yang tegang sebelum membantu The Blues mengalahkan Wolves 3–0 untuk membawa tim London Barat ini naik ke posisi kedua klasemen Liga Inggris.
Tim tuan rumah sempat dicemooh sepanjang babak pertama setelah terus-menerus mendominasi tim paling bawah liga ini tanpa mampu menciptakan peluang berbahaya untuk memecah kebuntuan.
Seisi stadion bersorak gembira dengan gol sundulan Malo Gusto enam menit memasuki babak kedua, dan suasana semakin berubah ketika wonderkid asal Brasil itu dimasukkan dan langsung memberikan asis untuk gol kedua yang dicetak Joao Pedro.
Pedro Neto memanfaatkan umpan silang Alejandro Garnacho untuk mencetak gol ketiga, tetapi meskipun tidak mencetak gol, sorotan kembali tertuju pada sosok pemain yang baru berusia 18 tahun kelahiran Sao Paulo ini.
“Saya (sebenarnya) sangat khawatir sebelum pertandingan ini. Ini adalah pertandingan terburuk, sulit. Semua orang berpikir (pertandingan melawan Wolves) ini akan mudah,” kata Maresca.
Pemain yang masih berusia 18 tahun itu sebagian besar hanya bermain sebagai pemain pengganti di liga karena ia sedang beradaptasi dengan sepak bola Inggris sejak kedatangannya dari Palmeiras.
Maresca juga mengatakan bahwa Estevao, yang pindah dari negara asalnya Brasil pada musim panas, mengeluh tentang cuaca dingin di London, dan manajer memperingatkannya untuk bersiap menghadapi cuaca yang lebih buruk di bulan Desember ini.
Di lapangan, awal kariernya dengan seragam biru sangat gemilang dan pengaruhnya, bahkan membuat penggemar The Blues antusias menyaksikan pertandingan yang tampaknya mulai kehilangan minat mereka.
“Anda bisa melihat bakatnya (Estevao). Kami berusaha membantunya beradaptasi (di Inggris) dan memberinya menit bermain yang tepat. Dia datang dari Brasil, dia butuh waktu untuk beradaptasi, tetapi dia akan menjadi starter untuk kami di masa mendatang.”
Chelsea kini menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi domestik dengan 21 gol dari 11 pertandingan, tetapi statistik itu akan sulit diterima mengingat babak pertama yang dimainkan melawan Wolves dengan tempo yang tergolong lambat.
Setelah kemenangan krusial ini, Maresca, Estevao bersama The Blues naik ke peringkat ke posisi dua. Mereka berjarak enam poin dari rival London sebagai pemuncak klasemen, yang baru saja mendapat hasil imbang dari markas Sunderland.(jpc)


