Bulent Optimistis Performa Pertamina Semakin Membaik Hingga Mencapai Puncaknya Menuju Final

Aksi Irina Voronkova. (Dok. JPE)

Bulent Optimistis Performa Pertamina Semakin Membaik Hingga Mencapai Puncaknya Menuju Final

Sekali menang dan sekali kalah. Itulah hasil yang diraih Jakarta Pertamina Enduro (JPE) pada pekan pertama final four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena. Setelah kalah 2-3 di laga pembuka lawan Jakarta Electric PLN, Kamis (2/4), tim juara bertahan Proliga itu unggul 3-1 atas Jakarta Popsivo Polwan, Sabtu (4/4).

Dalam laga terakhir, pelatih Pertamina Bulent Karslioglu menilai timnya masih sering melakukan kesalahan. “Ketika kami melakukan banyak kesalahan, konsentrasi pemain juga turun. Satu bola keluar, motivasi semua turun. Kami merasa siap, tapi begitu ada kesalahan seperti ‘ya Tuhan, apa yang terjadi’. Situasi ini sangat buruk,’’ keluhnya.

Meski begitu, banyaknya kesalahan itu bisa dipahami. Sebab, Bulent memang tidak punya cukup waktu untuk melatih sistem sejak kedatangan pemain anyar Irina Voronkova. Outside hitter asal Rusia baru tiba di Indonesia tepat di hari H pertandingan lawan Electric.

Baca Juga :  Masa Depan Valentino Rossi Tak Lama Lagi Akan Dipastikan

Secara kualitas Irina tidak diragukan. Dia merupakan pilar tim nasional Rusia yang telah tampil di Olimpiade. Pevoli 30 tahun itu juga punya pengalaman bermain di kompetisi tertinggi seperti Liga Champions Eropa dan Kejuaraan Dunia Antarklub.

“Kami akan masukkan (materi latihan) satu per satu, dan memang kami tidak punya kesempatan untuk mengajarkan semuanya,” tutur pelatih asal Turki tersebut.

Electronic money exchangers listing

Namun, Bulent optimistis bahwa performa Pertamina akan semakin membaik hingga mencapai puncaknya menuju babak final. “Satu per satu kami akan menuju final karena adaptasinya belum tuntas. Hari ini misalnya, sudah ada peningkatan. Karena dia (Voronkova) sudah mengerti setter, begitu juga sebaliknya,’’ jelasnya.

Sementara itu, opposite Pertamina Megawati Hangestri Pertiwi menilai Voronkova sebenarnya bisa beradaptasi dengan cepat. Kebetulan, Irina memang pernah main di Indonesia bersama Popsivo pada Proliga 2024.

Baca Juga :  Jakarta Electric PLN Lolos ke Final Four Proliga 2025

“Pernah berlawanan dengan saya, terus dia juga ternyata ingat sama saya. Jadi kami nggak susah, komunikasi juga segampang itu sama dia,” beber Mega.

Kemampuan, ditambah karakteristik Voronkova yang rajin memberi semangat juga menjadi tambahan motivasi.

“Kita tahu sendiri kan, dia sangat menggebu-gebu kalau bikin poin atau temannya yang bikin poin. Dia selalu kasih motivasi ke kami, jadi berpengaruh sama mental kami juga. Kadang yang kurang fokus, tiba-tiba kita langsung bisa fokus.” (ka/bas)

 

 

 

Statistik Voronkova di Jawa Pos Arena

Lawan        Poin    Ace    Blok

Popsivo      29         1        1

Electric      30          2        1

Aksi Irina Voronkova. (Dok. JPE)

Bulent Optimistis Performa Pertamina Semakin Membaik Hingga Mencapai Puncaknya Menuju Final

Sekali menang dan sekali kalah. Itulah hasil yang diraih Jakarta Pertamina Enduro (JPE) pada pekan pertama final four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena. Setelah kalah 2-3 di laga pembuka lawan Jakarta Electric PLN, Kamis (2/4), tim juara bertahan Proliga itu unggul 3-1 atas Jakarta Popsivo Polwan, Sabtu (4/4).

Electronic money exchangers listing

Dalam laga terakhir, pelatih Pertamina Bulent Karslioglu menilai timnya masih sering melakukan kesalahan. “Ketika kami melakukan banyak kesalahan, konsentrasi pemain juga turun. Satu bola keluar, motivasi semua turun. Kami merasa siap, tapi begitu ada kesalahan seperti ‘ya Tuhan, apa yang terjadi’. Situasi ini sangat buruk,’’ keluhnya.

Meski begitu, banyaknya kesalahan itu bisa dipahami. Sebab, Bulent memang tidak punya cukup waktu untuk melatih sistem sejak kedatangan pemain anyar Irina Voronkova. Outside hitter asal Rusia baru tiba di Indonesia tepat di hari H pertandingan lawan Electric.

Baca Juga :  Masa Depan Valentino Rossi Tak Lama Lagi Akan Dipastikan

Secara kualitas Irina tidak diragukan. Dia merupakan pilar tim nasional Rusia yang telah tampil di Olimpiade. Pevoli 30 tahun itu juga punya pengalaman bermain di kompetisi tertinggi seperti Liga Champions Eropa dan Kejuaraan Dunia Antarklub.

“Kami akan masukkan (materi latihan) satu per satu, dan memang kami tidak punya kesempatan untuk mengajarkan semuanya,” tutur pelatih asal Turki tersebut.

Namun, Bulent optimistis bahwa performa Pertamina akan semakin membaik hingga mencapai puncaknya menuju babak final. “Satu per satu kami akan menuju final karena adaptasinya belum tuntas. Hari ini misalnya, sudah ada peningkatan. Karena dia (Voronkova) sudah mengerti setter, begitu juga sebaliknya,’’ jelasnya.

Sementara itu, opposite Pertamina Megawati Hangestri Pertiwi menilai Voronkova sebenarnya bisa beradaptasi dengan cepat. Kebetulan, Irina memang pernah main di Indonesia bersama Popsivo pada Proliga 2024.

Baca Juga :  Jakarta Electric PLN Lolos ke Final Four Proliga 2025

“Pernah berlawanan dengan saya, terus dia juga ternyata ingat sama saya. Jadi kami nggak susah, komunikasi juga segampang itu sama dia,” beber Mega.

Kemampuan, ditambah karakteristik Voronkova yang rajin memberi semangat juga menjadi tambahan motivasi.

“Kita tahu sendiri kan, dia sangat menggebu-gebu kalau bikin poin atau temannya yang bikin poin. Dia selalu kasih motivasi ke kami, jadi berpengaruh sama mental kami juga. Kadang yang kurang fokus, tiba-tiba kita langsung bisa fokus.” (ka/bas)

 

 

 

Statistik Voronkova di Jawa Pos Arena

Lawan        Poin    Ace    Blok

Popsivo      29         1        1

Electric      30          2        1

Terpopuler

Artikel Terbaru