30.8 C
Jakarta
Thursday, November 30, 2023

Setan Merah Kembali ke Jalur Kekalahan

LONDON – Manchester
United sudah terbangun dari mimpinya. Pada Sabtu (2/11) malam WIB, MU kembali
ke realitas ketika dikalahkan Bournemouth 0-1 di Stadion Vitality. Gol Joshua
King pada menit ke-45 mengakhiri streak unbeaten Ashley Young dkk dalam tiga
laga tandang beruntun.

Berakhirnya tren
positif United itu pun terjadi setelah manajer Ole Gunnar Solskjaer tidak lagi
melirik skema back
three
 (3-4-2-1 atau 3-4-1-2) yang jadi senjatanya belakangan.
Solskjaer seolah pede (percaya diri) dengan skema 4-2-3-1.

”Mungkin seharusnya
saya mengawali laga dengan cara yang lain. Sebab, kali ini kami kehilangan
kualitas kami,’’ sesal pelatih asal Norwegia itu kepada BT Sport. Berdasarkan
statistik musim ini, United memang lebih banyak melakukan tembakan dengan skema
empat bek, tetapi minim gol. Sebaliknya, dengan tiga bek, The Red Devils lebih
klinis.

Baca Juga :  Panahan Kantongi 2 Tiket ke Olimpiade Tokyo

Dengan empat bek, fullback kanan
Aaron Wan-Bissaka kembali berdiri sejajar dengan Young, Harry Maguire, dan
Victor Lindelof. Terjadinya gol King pun ada andil kesalahan bertahan yang
dilakukan Bissaka. Itu juga terjadi karena koordinasi bertahan yang tidak rapi
antara rekrutan asal Crystal Palace itu dengan Maguire.

Dengan empat bek pula,
duo gelandang Scott McTominay dan Fred kehilangan partner untuk mengontrol
permainan. ”Kami kecewa. Saat Anda datang ke tempat seperti ini (kandang
Bournemouth), Anda seharusnya bisa mengendalikan laga. Bukan malah tak bisa dan
tak mampu mendapatkan gol,’’ tutur Solskjaer sebagaimana dilansir Manchester
Evening News.

Kekuatan Bournemouth
dalam bertahan juga layak diberi kredit. Skuad Eddie Howe hanya kemasukan 7 gol
dalam 6 laga kandang Premier League. ’’Ini laga yang kami inginkan. Solid dan
kompetitif dalam bertahan. Akhirnya, kami bisa mencatatkan clean sheet lagi,”
ucap Howe sebagaimana dilansir BBC Sport.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor yang Bertahan 57 Tahun

Bournemouth juga dapat
menyudahi tren sulit mencetak gol dalam tiga laga Premier League sebelumnya.
Sang pencetak gol, King, notabene juga mantan pemain United. ’’Melawan siapa
pun aku ingin mencetak gol. Tak peduli mereka (United) siapa,’’ tutur King di
laman resmi klub.
(jpc/jpnn)

LONDON – Manchester
United sudah terbangun dari mimpinya. Pada Sabtu (2/11) malam WIB, MU kembali
ke realitas ketika dikalahkan Bournemouth 0-1 di Stadion Vitality. Gol Joshua
King pada menit ke-45 mengakhiri streak unbeaten Ashley Young dkk dalam tiga
laga tandang beruntun.

Berakhirnya tren
positif United itu pun terjadi setelah manajer Ole Gunnar Solskjaer tidak lagi
melirik skema back
three
 (3-4-2-1 atau 3-4-1-2) yang jadi senjatanya belakangan.
Solskjaer seolah pede (percaya diri) dengan skema 4-2-3-1.

”Mungkin seharusnya
saya mengawali laga dengan cara yang lain. Sebab, kali ini kami kehilangan
kualitas kami,’’ sesal pelatih asal Norwegia itu kepada BT Sport. Berdasarkan
statistik musim ini, United memang lebih banyak melakukan tembakan dengan skema
empat bek, tetapi minim gol. Sebaliknya, dengan tiga bek, The Red Devils lebih
klinis.

Baca Juga :  Panahan Kantongi 2 Tiket ke Olimpiade Tokyo

Dengan empat bek, fullback kanan
Aaron Wan-Bissaka kembali berdiri sejajar dengan Young, Harry Maguire, dan
Victor Lindelof. Terjadinya gol King pun ada andil kesalahan bertahan yang
dilakukan Bissaka. Itu juga terjadi karena koordinasi bertahan yang tidak rapi
antara rekrutan asal Crystal Palace itu dengan Maguire.

Dengan empat bek pula,
duo gelandang Scott McTominay dan Fred kehilangan partner untuk mengontrol
permainan. ”Kami kecewa. Saat Anda datang ke tempat seperti ini (kandang
Bournemouth), Anda seharusnya bisa mengendalikan laga. Bukan malah tak bisa dan
tak mampu mendapatkan gol,’’ tutur Solskjaer sebagaimana dilansir Manchester
Evening News.

Kekuatan Bournemouth
dalam bertahan juga layak diberi kredit. Skuad Eddie Howe hanya kemasukan 7 gol
dalam 6 laga kandang Premier League. ’’Ini laga yang kami inginkan. Solid dan
kompetitif dalam bertahan. Akhirnya, kami bisa mencatatkan clean sheet lagi,”
ucap Howe sebagaimana dilansir BBC Sport.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor yang Bertahan 57 Tahun

Bournemouth juga dapat
menyudahi tren sulit mencetak gol dalam tiga laga Premier League sebelumnya.
Sang pencetak gol, King, notabene juga mantan pemain United. ’’Melawan siapa
pun aku ingin mencetak gol. Tak peduli mereka (United) siapa,’’ tutur King di
laman resmi klub.
(jpc/jpnn)

Terpopuler

Dewan: Lestarikan Budaya Gotong Royong

Ni De

Catat Sejarah

Artikel Terbaru