alexametrics
23.8 C
Palangkaraya
Wednesday, August 17, 2022

Selebrasi yang Dilakukan Verstappen Berbahaya

Max Verstappen memang tengil. Setelah selebrasinya melakukan burnout usai memenangi GP Styria pekan lalu dikartu kuning oleh pengawas balapan, pembalap Belanda itu malah berseloroh siap melakukan aksi yang lebih heboh: ’’membikin donat’’.

’’Mungkin lain kali aku akan membuat donat atau melakukan bungee jumping,’’ ketusnya.

Tentu saja, dia hanya bercanda. Jagoan Red Bull-Honda tersebut ingin menyampaikan kepada pengawas balapan bahwa aksi yang dilakukannya di GP Styria sudah dipikirkan matang-matang dan penuh perhitungan.

Dia melakukan burnout (aksi memutar ban sampai keluar asap) sesaat setelah melewati garis finis untuk menyapa awak kru Red Bull yang menyambutnya. FIA sudah memperingatkan Verstappen bahwa selebrasi seperti itu membahayakan pembalap lain. Mereka bahkan menyatakan tidak akan menoleransi lagi jika aksi tersebut diulangi.

Baca Juga :  Eko Yuli Raih Perak Olimpiade Tokyo

’’Tidak, tidak. Maksudku sebenarnya aku juga paham dengan masalah keselamatan. Saat itu aku sudah melihat spion, lantas menepi ke kanan sebelum melakukannya. Pembalap-pembalap lain akan mudah melewatiku dari kiri,’’ ucap Verstappen dilansir ESPN.

Race Director FIA Michael Masi yang mengatakan langsung ke Red Bull bahwa selebrasi yang dilakukan Verstappen berbahaya.

Menurut dia, mengurangi kecepatan sesaat setelah menyentuh finis jelas membuat pembalap-pembalap lain yang ada di belakang Verstappen dalam kondisi berbahaya meski selebrasi itu dilakukan di tepi lintasan sekalipun.

Max Verstappen memang tengil. Setelah selebrasinya melakukan burnout usai memenangi GP Styria pekan lalu dikartu kuning oleh pengawas balapan, pembalap Belanda itu malah berseloroh siap melakukan aksi yang lebih heboh: ’’membikin donat’’.

’’Mungkin lain kali aku akan membuat donat atau melakukan bungee jumping,’’ ketusnya.

Tentu saja, dia hanya bercanda. Jagoan Red Bull-Honda tersebut ingin menyampaikan kepada pengawas balapan bahwa aksi yang dilakukannya di GP Styria sudah dipikirkan matang-matang dan penuh perhitungan.

Dia melakukan burnout (aksi memutar ban sampai keluar asap) sesaat setelah melewati garis finis untuk menyapa awak kru Red Bull yang menyambutnya. FIA sudah memperingatkan Verstappen bahwa selebrasi seperti itu membahayakan pembalap lain. Mereka bahkan menyatakan tidak akan menoleransi lagi jika aksi tersebut diulangi.

Baca Juga :  Ini dia Pemenang Lomba Balap Perahu Naga Kapolda Cup 2019

’’Tidak, tidak. Maksudku sebenarnya aku juga paham dengan masalah keselamatan. Saat itu aku sudah melihat spion, lantas menepi ke kanan sebelum melakukannya. Pembalap-pembalap lain akan mudah melewatiku dari kiri,’’ ucap Verstappen dilansir ESPN.

Race Director FIA Michael Masi yang mengatakan langsung ke Red Bull bahwa selebrasi yang dilakukan Verstappen berbahaya.

Menurut dia, mengurangi kecepatan sesaat setelah menyentuh finis jelas membuat pembalap-pembalap lain yang ada di belakang Verstappen dalam kondisi berbahaya meski selebrasi itu dilakukan di tepi lintasan sekalipun.

Artikel SebelumnyaSejarah Hidup
Artikel Selanjutnya Gawang Inggris Masih Perawan

Most Read

Bintang Wanita

Bupati : Tolak Politik Identitas

Kepung Cendol

Artikel Terbaru

/