alexametrics
23.5 C
Palangkaraya
Wednesday, August 17, 2022

Kalah Lawan Persib, Kalteng Putra Tetap akan Fokus Berjuang Keluar dar

PALANGKA
RAYA
-Misi
Kalteng Putra mengamankan poin di kandang gagal total. Laskar Isen Mulang
–julukan Kalteng Putra- dipaksa menyerah 0-2 oleh tim tamu Persib Bandung di
Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Jumat tadi malam (1/11). Hasil ini semakin
menyulitkan tim besutan Gomez de Olivera untuk keluar dari zona degradasi.

Pertarungan kedua tim
berjalan cukup panas sejak menit awal. Kartu kuning harus dikeluarkan wasit
Abdul Rahman Selasa asal DKI Yogyakarta secara berganti untuk kedua tim. Bahkan
Patrich Wanggai harus diusir dari lapangan dengan mendapatkan kartu merah pada
menit ke-27, karena dianggap melakukan pelanggaran keras.

Bermain dengan 10 orang
tentu sangat merugikan tuan rumah. Hal itu yang kemudian dimanfaatkan Persib
Bandung dengan melakukan tekanan ke pertahanan Laskar Isen Mulang yang dikawal
Wasiat, Rafael Bonfim dan Abanda.

Pendukung tuan rumah
terhentak pada menit ke-42 setelah Kevin Bernard berhasil menaklukan Reki
Rahayu dan memaksa memungut bola dari gawangnya. Skor 1-0 atas keunggulan
Persib Bandung tersebut bertahan hingga laga babak pertama usai.

Baca Juga :  Edy Raya, Sancho dan Sigit Daftar Calon Ketua KONI

Memasuki babak kedua,
Kalteng Putra mengambil inisiatif menyerang untuk mengejar ketertinggalan.
Namun tekanan masih mampu digagalkan Pemain Persib Bandung. Unggul satu pemain,
Maung Bandung terus melakukan tekanan. Hal itu kemudian membuahkan hasil.
Ezechiel Douase kemudian menambah keunggulan tim tamu memanfaatkan umpan Kevin
Bernard.
Skor 0-2 bertahan hingga laga usai.

Pelatih Kepala Kalteng
Putra Gomes De Olivera mengakui dan cukup menyayangkan bahwa hasilnya tidak sesuai
dengan target yang diinginkan. “Kita kehilangan satu pemain di babak
pertama dan sangat merugikan. Pemain tidak menyerah dan tetap konsentrasi dan
mencoba membalas. Kita selesaikan pertandingan dengan baik. Saya sangat bangga
berada disini walau keadaan sangat sulit. Warga sangat support,”ungkapnya.

Dirinya bertekad akan
kembali fokus dan mengevaluasi pertandingan jelang laga melawan PSM Makassar
tanggal 10 November mendatang.

Baca Juga :  Leg I Semifinal Coppa Italia Berakhir Imbang

“Kita akan
berjuang lagi untuk keluar dari zona degradasi. Dan itu bisa dilakukan pemain
kita. Kami sudah bekerja dan hasil cukup buruk. Kami akan berjuang lagi saat
melawan Makasar,”tuturnya.

Pelatih asal Brazil menegaskan,
bahwa seluruh pemain sudah berjuang penuh di lapangan. Tetapi dengan keadaan
kalah jumlah pemain, Kalteng Putra harus mengakui keunggulan tim tamu. “Dengan
keluarnya Patrich Wanggai, berat untuk melawan tim sehebat Persib. Tapi pemain
tetap berjuang dan berusaha sampai akhir, meskipun hasilnya tidak maksimal,”
aku Gomes

Sementara Pelatih
Persib Bandung Robert Rene Alberts mengatakan cukup mengapresiasi dengan kerja
keras anak asuhnya dan kemudian dapat memenangkan laga melawan tuan rumah.

“Kita berharap
agar Kalteng Putra segera bangkit dari zona degradasi. Karena mereka tim yang
hebat dan berkualitas,”katanya. (nue/
ard/ala)

PALANGKA
RAYA
-Misi
Kalteng Putra mengamankan poin di kandang gagal total. Laskar Isen Mulang
–julukan Kalteng Putra- dipaksa menyerah 0-2 oleh tim tamu Persib Bandung di
Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Jumat tadi malam (1/11). Hasil ini semakin
menyulitkan tim besutan Gomez de Olivera untuk keluar dari zona degradasi.

Pertarungan kedua tim
berjalan cukup panas sejak menit awal. Kartu kuning harus dikeluarkan wasit
Abdul Rahman Selasa asal DKI Yogyakarta secara berganti untuk kedua tim. Bahkan
Patrich Wanggai harus diusir dari lapangan dengan mendapatkan kartu merah pada
menit ke-27, karena dianggap melakukan pelanggaran keras.

Bermain dengan 10 orang
tentu sangat merugikan tuan rumah. Hal itu yang kemudian dimanfaatkan Persib
Bandung dengan melakukan tekanan ke pertahanan Laskar Isen Mulang yang dikawal
Wasiat, Rafael Bonfim dan Abanda.

Pendukung tuan rumah
terhentak pada menit ke-42 setelah Kevin Bernard berhasil menaklukan Reki
Rahayu dan memaksa memungut bola dari gawangnya. Skor 1-0 atas keunggulan
Persib Bandung tersebut bertahan hingga laga babak pertama usai.

Baca Juga :  Target Dapat 6 Emas di APG 2020

Memasuki babak kedua,
Kalteng Putra mengambil inisiatif menyerang untuk mengejar ketertinggalan.
Namun tekanan masih mampu digagalkan Pemain Persib Bandung. Unggul satu pemain,
Maung Bandung terus melakukan tekanan. Hal itu kemudian membuahkan hasil.
Ezechiel Douase kemudian menambah keunggulan tim tamu memanfaatkan umpan Kevin
Bernard.
Skor 0-2 bertahan hingga laga usai.

Pelatih Kepala Kalteng
Putra Gomes De Olivera mengakui dan cukup menyayangkan bahwa hasilnya tidak sesuai
dengan target yang diinginkan. “Kita kehilangan satu pemain di babak
pertama dan sangat merugikan. Pemain tidak menyerah dan tetap konsentrasi dan
mencoba membalas. Kita selesaikan pertandingan dengan baik. Saya sangat bangga
berada disini walau keadaan sangat sulit. Warga sangat support,”ungkapnya.

Dirinya bertekad akan
kembali fokus dan mengevaluasi pertandingan jelang laga melawan PSM Makassar
tanggal 10 November mendatang.

Baca Juga :  Nets Kembali Terkerek Sebagai Pemuncak Wilayah Timur

“Kita akan
berjuang lagi untuk keluar dari zona degradasi. Dan itu bisa dilakukan pemain
kita. Kami sudah bekerja dan hasil cukup buruk. Kami akan berjuang lagi saat
melawan Makasar,”tuturnya.

Pelatih asal Brazil menegaskan,
bahwa seluruh pemain sudah berjuang penuh di lapangan. Tetapi dengan keadaan
kalah jumlah pemain, Kalteng Putra harus mengakui keunggulan tim tamu. “Dengan
keluarnya Patrich Wanggai, berat untuk melawan tim sehebat Persib. Tapi pemain
tetap berjuang dan berusaha sampai akhir, meskipun hasilnya tidak maksimal,”
aku Gomes

Sementara Pelatih
Persib Bandung Robert Rene Alberts mengatakan cukup mengapresiasi dengan kerja
keras anak asuhnya dan kemudian dapat memenangkan laga melawan tuan rumah.

“Kita berharap
agar Kalteng Putra segera bangkit dari zona degradasi. Karena mereka tim yang
hebat dan berkualitas,”katanya. (nue/
ard/ala)

Most Read

Artikel Terbaru

/