PBMI Perkuat SDM Muaythai, 80 Pelatih, Wasit, dan Juri Ikuti Sertifikasi Nasional

Pada Senin (3/8/2026), kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan wasit dan juri bersama Ajarn Thanong serta sesi praktik latihan bagi pelatih bersama Ajarn Chao dan Khru Id.

Selanjutnya pada Selasa (4/8/2026), peserta wasit dan juri mengikuti praktik dan simulasi pertandingan, sedangkan para pelatih kembali mendapatkan sesi praktik latihan.

LaNyalla menegaskan, PBMI tidak ingin sertifikasi berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Program peningkatan kapasitas tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan agar Indonesia memiliki semakin banyak tenaga pelatih, wasit, dan juri yang memenuhi standar internasional.

“80 peserta hari ini adalah bagian dari proses awal yang akan terus kita perluas. Ke depan harus lebih banyak lagi pelatih, wasit dan juri Indonesia yang memiliki kemampuan dan sertifikasi berstandar internasional. Kita ingin Indonesia bukan hanya kuat sebagai tuan rumah dan peserta pertandingan, tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia yang diakui di tingkat dunia,” katanya.

Baca Juga :  Gol Isa Guusje Warps Bawa Timnas Putri Kalahkan Kirgistan

Wakil Ketua Umum PBMI Bidang Prestasi, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana, mengatakan penguatan kualitas pelatih, wasit, dan juri menjadi bagian penting dalam pembangunan prestasi Muaythai Indonesia.

“Kalau kita ingin berbicara prestasi di tingkat internasional, maka kualitas SDM-nya juga harus mengikuti standar internasional. Yang paling penting, ilmu yang diperoleh dalam sertifikasi ini dapat diterapkan secara konsisten di daerah masing-masing,” ujar Evi.

Electronic money exchangers listing

Ia menilai momentum sertifikasi yang dirangkai dengan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 menjadi kesempatan untuk langsung mengimplementasikan standar yang telah dipelajari.

Setelah rangkaian sertifikasi selesai pada 4 Agustus, PBMI akan melanjutkan agenda penyelenggaraan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 pada 5–10 Agustus 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kejuaraan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 500 atlet dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Dikalahkan Unggulan Cina, Hendra/Ahsan Runner-up Australian Open 2024

PBMI berharap penguatan kualitas SDM ini pada akhirnya berdampak langsung terhadap pembinaan atlet nasional. Dengan pelatih yang semakin kompeten serta wasit dan juri yang memahami standar internasional, kualitas pertandingan dan pembinaan di Indonesia diharapkan terus meningkat.

Pada Senin (3/8/2026), kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan wasit dan juri bersama Ajarn Thanong serta sesi praktik latihan bagi pelatih bersama Ajarn Chao dan Khru Id.

Selanjutnya pada Selasa (4/8/2026), peserta wasit dan juri mengikuti praktik dan simulasi pertandingan, sedangkan para pelatih kembali mendapatkan sesi praktik latihan.

LaNyalla menegaskan, PBMI tidak ingin sertifikasi berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Electronic money exchangers listing

Program peningkatan kapasitas tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan agar Indonesia memiliki semakin banyak tenaga pelatih, wasit, dan juri yang memenuhi standar internasional.

“80 peserta hari ini adalah bagian dari proses awal yang akan terus kita perluas. Ke depan harus lebih banyak lagi pelatih, wasit dan juri Indonesia yang memiliki kemampuan dan sertifikasi berstandar internasional. Kita ingin Indonesia bukan hanya kuat sebagai tuan rumah dan peserta pertandingan, tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia yang diakui di tingkat dunia,” katanya.

Baca Juga :  Gol Isa Guusje Warps Bawa Timnas Putri Kalahkan Kirgistan

Wakil Ketua Umum PBMI Bidang Prestasi, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana, mengatakan penguatan kualitas pelatih, wasit, dan juri menjadi bagian penting dalam pembangunan prestasi Muaythai Indonesia.

“Kalau kita ingin berbicara prestasi di tingkat internasional, maka kualitas SDM-nya juga harus mengikuti standar internasional. Yang paling penting, ilmu yang diperoleh dalam sertifikasi ini dapat diterapkan secara konsisten di daerah masing-masing,” ujar Evi.

Ia menilai momentum sertifikasi yang dirangkai dengan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 menjadi kesempatan untuk langsung mengimplementasikan standar yang telah dipelajari.

Setelah rangkaian sertifikasi selesai pada 4 Agustus, PBMI akan melanjutkan agenda penyelenggaraan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 pada 5–10 Agustus 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kejuaraan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 500 atlet dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Dikalahkan Unggulan Cina, Hendra/Ahsan Runner-up Australian Open 2024

PBMI berharap penguatan kualitas SDM ini pada akhirnya berdampak langsung terhadap pembinaan atlet nasional. Dengan pelatih yang semakin kompeten serta wasit dan juri yang memahami standar internasional, kualitas pertandingan dan pembinaan di Indonesia diharapkan terus meningkat.

Terpopuler

Artikel Terbaru