28.1 C
Jakarta
Wednesday, January 21, 2026

Era Baru Bernardo Tavers Dimulai, Persebaya Surabaya Lakoni 3 Pertandingan di Januari 2026

Era baru Bernardo Tavers telah dimulai, jadwal berat Persebaya Surabaya di Januari 2026 menjadi narasi besar yang mengiringi langkah Green Force memasuki awal tahun. Januari bukan sekadar pergantian kalender, tetapi momentum awal pembuktian arah baru tim kebanggaan Kota Pahlawan.

Persebaya Surabaya hanya akan menjalani tiga pertandingan sepanjang Januari 2026, namun seluruh laga tersebut sarat tekanan dan ekspektasi.Dua partai tandang dan satu laga kandang menuntut konsistensi maksimal sejak awal kompetisi.

Tekanan itu kian terasa karena Januari juga menandai peralihan kepemimpinan di ruang ganti Persebaya Surabaya.Bernardo Tavares akan memulai eranya setelah laga pembuka, membawa harapan perubahan instan dalam permainan dan mental tim.

Sebelum sentuhan pelatih anyar itu terasa, Persebaya Surabaya masih dipimpin caretaker Uston Nawawi pada laga pertama.Uston tetap mendampingi tim hingga pertandingan menghadapi Madura United yang membuka rangkaian laga Januari.

Madura United

Laga perdana Persebaya Surabaya di Januari langsung menghadirkan tensi tinggi lewat derbi Suramadu. Green Force dijadwalkan melawat ke markas Madura United pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan atmosfer panas yang sudah terbayang. Kick off dijadwalkan pukul 19.00 WIB, waktu ideal untuk duel sarat gengsi.

Electronic money exchangers listing

Derbi Suramadu selalu lebih dari sekadar pertandingan biasa bagi kedua tim. Harga diri, rivalitas wilayah, dan tekanan suporter menjadikan laga ini ujian mental sekaligus taktik bagi Persebaya Surabaya.

Baca Juga :  Bangkit dari Hasil Buruk

Hasil di Pamekasan akan menjadi tolok ukur awal kesiapan skuad menghadapi jadwal padat berikutnya. Kemenangan menjadi target mutlak untuk menjaga kepercayaan diri sebelum era baru benar-benar dimulai.

Sepekan berselang, Persebaya Surabaya akhirnya kembali ke rumah sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Laga kandang ini akan mempertemukan Green Force dengan Malut United pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Kick off dijadwalkan lebih sore, yakni pukul 15.30 WIB, memberi kesempatan suporter memenuhi stadion kebanggaan Surabaya. Dukungan Bonek dan Bonita diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain.

Pertandingan melawan Malut United dipandang sebagai momentum penting mengamankan poin penuh di kandang. Kegagalan menang di laga ini bisa memperbesar tekanan jelang pertandingan tandang berikutnya.

Selepas laga kandang tersebut, sorotan publik mulai tertuju pada kehadiran Bernardo Tavares. Pelatih anyar Persebaya Surabaya itu dijadwalkan datang dan mulai menangani tim pada awal Januari 2026.

Kehadiran Bernardo Tavares membawa ekspektasi besar akan perubahan gaya bermain Persebaya Surabaya. Disiplin taktik, intensitas permainan, dan karakter tim menjadi kata kunci yang ditunggu publik Surabaya.

Namun, waktu adaptasi yang singkat membuat setiap laga di Januari terasa krusial. Setiap poin yang hilang bisa berdampak langsung pada stabilitas awal era kepelatihan baru.

Baca Juga :  RUMOR! Gonzalo Ritacco Dikabarkan Masuk Radar Persebaya Surabaya

PSIM Yogyakarta

Setelah jeda cukup panjang, Persebaya Surabaya kembali melakoni laga tandang pada akhir Januari. Green Force dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada Minggu, 25 Januari 2026.

Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, dengan kick off pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi ujian terakhir Persebaya Surabaya di Januari yang menentukan ritme kompetisi selanjutnya.

Bermain di kandang PSIM Yogyakarta bukan perkara mudah bagi tim tamu. Atmosfer stadion dan motivasi tuan rumah menuntut Persebaya Surabaya tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Rangkaian tiga laga ini membuat Januari disebut sebagai bulan berat bagi Persebaya Surabaya. Meski jumlah pertandingan terbatas, tingkat kesulitannya sangat tinggi dan berisiko.

Target sapu bersih laga pun mencuat sebagai tuntutan realistis sekaligus ambisius. Hasil maksimal dibutuhkan agar era Bernardo Tavares dimulai dengan kepercayaan penuh dari pemain dan suporter.

Persebaya Surabaya memasuki Januari dengan harapan baru, tetapi juga beban besar di pundak seluruh elemen tim. Konsistensi, fokus, dan mental juara menjadi kunci melewati fase awal era baru ini.

Jika mampu melewati Januari dengan hasil sempurna, fondasi Persebaya Surabaya untuk kompetisi selanjutnya akan terbentuk kuat.

Sebaliknya, kegagalan meraih poin maksimal bisa membuat langkah awal era Bernardo Tavares terasa berat sejak dini.(jpc)

Era baru Bernardo Tavers telah dimulai, jadwal berat Persebaya Surabaya di Januari 2026 menjadi narasi besar yang mengiringi langkah Green Force memasuki awal tahun. Januari bukan sekadar pergantian kalender, tetapi momentum awal pembuktian arah baru tim kebanggaan Kota Pahlawan.

Persebaya Surabaya hanya akan menjalani tiga pertandingan sepanjang Januari 2026, namun seluruh laga tersebut sarat tekanan dan ekspektasi.Dua partai tandang dan satu laga kandang menuntut konsistensi maksimal sejak awal kompetisi.

Tekanan itu kian terasa karena Januari juga menandai peralihan kepemimpinan di ruang ganti Persebaya Surabaya.Bernardo Tavares akan memulai eranya setelah laga pembuka, membawa harapan perubahan instan dalam permainan dan mental tim.

Electronic money exchangers listing

Sebelum sentuhan pelatih anyar itu terasa, Persebaya Surabaya masih dipimpin caretaker Uston Nawawi pada laga pertama.Uston tetap mendampingi tim hingga pertandingan menghadapi Madura United yang membuka rangkaian laga Januari.

Madura United

Laga perdana Persebaya Surabaya di Januari langsung menghadirkan tensi tinggi lewat derbi Suramadu. Green Force dijadwalkan melawat ke markas Madura United pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan atmosfer panas yang sudah terbayang. Kick off dijadwalkan pukul 19.00 WIB, waktu ideal untuk duel sarat gengsi.

Derbi Suramadu selalu lebih dari sekadar pertandingan biasa bagi kedua tim. Harga diri, rivalitas wilayah, dan tekanan suporter menjadikan laga ini ujian mental sekaligus taktik bagi Persebaya Surabaya.

Baca Juga :  Bangkit dari Hasil Buruk

Hasil di Pamekasan akan menjadi tolok ukur awal kesiapan skuad menghadapi jadwal padat berikutnya. Kemenangan menjadi target mutlak untuk menjaga kepercayaan diri sebelum era baru benar-benar dimulai.

Sepekan berselang, Persebaya Surabaya akhirnya kembali ke rumah sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Laga kandang ini akan mempertemukan Green Force dengan Malut United pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Kick off dijadwalkan lebih sore, yakni pukul 15.30 WIB, memberi kesempatan suporter memenuhi stadion kebanggaan Surabaya. Dukungan Bonek dan Bonita diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain.

Pertandingan melawan Malut United dipandang sebagai momentum penting mengamankan poin penuh di kandang. Kegagalan menang di laga ini bisa memperbesar tekanan jelang pertandingan tandang berikutnya.

Selepas laga kandang tersebut, sorotan publik mulai tertuju pada kehadiran Bernardo Tavares. Pelatih anyar Persebaya Surabaya itu dijadwalkan datang dan mulai menangani tim pada awal Januari 2026.

Kehadiran Bernardo Tavares membawa ekspektasi besar akan perubahan gaya bermain Persebaya Surabaya. Disiplin taktik, intensitas permainan, dan karakter tim menjadi kata kunci yang ditunggu publik Surabaya.

Namun, waktu adaptasi yang singkat membuat setiap laga di Januari terasa krusial. Setiap poin yang hilang bisa berdampak langsung pada stabilitas awal era kepelatihan baru.

Baca Juga :  RUMOR! Gonzalo Ritacco Dikabarkan Masuk Radar Persebaya Surabaya

PSIM Yogyakarta

Setelah jeda cukup panjang, Persebaya Surabaya kembali melakoni laga tandang pada akhir Januari. Green Force dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada Minggu, 25 Januari 2026.

Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, dengan kick off pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi ujian terakhir Persebaya Surabaya di Januari yang menentukan ritme kompetisi selanjutnya.

Bermain di kandang PSIM Yogyakarta bukan perkara mudah bagi tim tamu. Atmosfer stadion dan motivasi tuan rumah menuntut Persebaya Surabaya tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Rangkaian tiga laga ini membuat Januari disebut sebagai bulan berat bagi Persebaya Surabaya. Meski jumlah pertandingan terbatas, tingkat kesulitannya sangat tinggi dan berisiko.

Target sapu bersih laga pun mencuat sebagai tuntutan realistis sekaligus ambisius. Hasil maksimal dibutuhkan agar era Bernardo Tavares dimulai dengan kepercayaan penuh dari pemain dan suporter.

Persebaya Surabaya memasuki Januari dengan harapan baru, tetapi juga beban besar di pundak seluruh elemen tim. Konsistensi, fokus, dan mental juara menjadi kunci melewati fase awal era baru ini.

Jika mampu melewati Januari dengan hasil sempurna, fondasi Persebaya Surabaya untuk kompetisi selanjutnya akan terbentuk kuat.

Sebaliknya, kegagalan meraih poin maksimal bisa membuat langkah awal era Bernardo Tavares terasa berat sejak dini.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru