TAMIANG LAYANG, PROKALTENG.CO – Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kabupaten Barito Timur menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan strategi menghadapi agenda politik mendatang. Forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi kepengurusan sebelumnya dan penyusunan program kerja lima tahun ke depan.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalteng Edy Pratowo mengatakan, Musda VI Golkar Barito Timur merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi di seluruh kabupaten/kota se-Kalteng. Musda di Barito Timur menjadi pelaksanaan ke-10 dari 14 kabupaten/kota yang dijadwalkan menggelar agenda serupa.
“Musda ini merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi Partai Golkar di tingkat kabupaten dan kota,” ujar Edy usai kegiatan, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, Musda tidak hanya berkaitan dengan pemilihan ketua, tetapi juga menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya serta penyusunan program strategis organisasi.
Dalam Musda VI tersebut, nama Nursulistyo mencuat sebagai kandidat kuat memimpin DPD Partai Golkar Barito Timur. Dukungan disebut berasal dari hampir seluruh pengurus kecamatan yang memiliki hak suara, sehingga proses pemilihan berpeluang berlangsung secara aklamasi.
Edy menegaskan, kepengurusan baru nantinya harus mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan. Setelah Musda, konsolidasi organisasi akan langsung dilanjutkan secara berjenjang dengan target pembentukan serta penguatan kepengurusan hingga tingkat basis rampung pada akhir Desember 2026.
“Yang terpenting adalah bagaimana kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu menjaga kekompakan, memperkuat konsolidasi dan menjalankan program kerja partai secara maksimal,” tegasnya.
Ia menyebut penguatan struktur tersebut menjadi bagian dari strategi Partai Golkar melalui konsep Tri Sukses Golkar, yakni sukses konsolidasi, sukses kaderisasi dan pengkaderan, serta sukses pemenangan pemilu.
Strategi pemenangan tersebut mencakup seluruh agenda politik, mulai Pemilu Legislatif untuk DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, pemilihan kepala daerah, hingga Pemilihan Presiden.
Edy berharap kepengurusan baru DPD Partai Golkar Barito Timur mampu menjalankan amanah dengan solid selama lima tahun mendatang. Menurutnya, kekuatan jaringan hingga akar rumput, kaderisasi yang berkelanjutan, serta mesin organisasi yang efektif menjadi modal penting menghadapi dinamika politik yang memasuki tahapan strategis pada 2027.
“Setelah Musda ini, konsolidasi harus terus bergerak sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Struktur harus kuat, kader harus siap, dan mesin partai harus bekerja secara efektif,” pungkasnya. (hen)


