PALANGKA RAYA-Bursa
calon kepala daerah (cakada) pada pemilihan gubernur (pilgub) Kalteng tahun
2020, mulai dipanaskan oleh dewan pimpinan wilayah (DPW) Partai Persatuan
Pembangunan (PPP) Kalteng. Pasalnya, partai berlambang kabah ini mencuri start,
menjadi partai pertama yang secara gamblang menyatakan bakal mengusung H
Sugianto Sabran menjadi bakal calon gubernur. Padahal, H Sugianto Sabran
merupakan kader PDIP.
Ketua DPW PPP Kalteng H
Awaluddin Noor mengatakan, dipilihnya H Sugianto Sabran untuk diusung sebagai
calon gubernur, merupakan hasil musyawarah kerja wilayah (mukerwil) I Kalteng
yang berakhir Senin dini hari (5/8). Sebanyak 14 dewan pimpinan cabang (DPC)
PPP se-Kalteng sepakat mengusulkan Sugianto yang merupakan petahana, untuk maju
dalam pilkada provinsi yang digadang-gadang sebagai calon ibu kota pemerintahan
ini.
“Wacana menghadapi pilkada
Kalteng pada 2020 nanti, mukerwil yang dihadiri DPC PPP se-Kalteng menyepakati
untuk mengusulkan H Sugianto Sabran sebagai bakal calon gubernur Kalteng,†kata
dia, kemarin.
Menurutnya, usulan ini
bakal dibawa ke dewan pimpinan pusat (DPP) PPP untuk diproses menjadi keputusan
resmi partai. Selain mengusulkan nama calon gubernur, partai yang mendapat satu
kursi di DPRD Kalteng hasil pileg 17 April lalu ini, juga mengusulkan nama-nama
bakal calon wakil gubernur (cawagub). Menariknya, dari nama-nama yang
disebutkan, tidak ada nama Habib Ismail Bin Yahya, yang merupakan wakil gubernur
Kalteng saat ini. Habib pun santer diisukan bakal maju menjadi calon gubernur
Kalteng melalui perahu PKB atau independen.
Meski demikian, PPP
Kalteng tidak menutup kemungkinan agar Sugianto Sabran bisa bersama Habib pada
pilkada Kalteng 2020. Pasalnya, selain menyebutkan nama-nama tokoh penting di
Kalteng, mukerwil itu pun menghasilkan kesepakatan mengusulkan kepada DPP untuk
mempertimbangkan nama lain yang layak mendampingi Sugianto.(ami/ce/ala)