PROKALTENG.CO-Nama Sandiaga Uno kembali muncul di tengah menguatnya wacana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Sekretaris Jenderal Rumah Sandi Uno Indonesia (RSI) Denny H. Suryo Prabowo menilai mantan menteri tersebut memiliki kapasitas untuk membantu memperkuat kinerja pemerintah, khususnya di sektor ekonomi dan investasi.
Wacana reshuffle mengemuka seiring sorotan terhadap penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah lembaga survei mencatat tingkat kepuasan yang berbeda sepanjang 2026.
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat tingkat kepuasan sebesar 51,1 persen. Sementara Poltracking Indonesia merekam 47 persen dan Tempo Data Science mencatat angka 37 persen.
Survei Poltracking juga mencatat 51,9 persen responden menginginkan reshuffle segera dilakukan. Sektor ekonomi dan hukum menjadi bidang yang dinilai paling mendesak untuk dibenahi.
Di tengah situasi tersebut, Denny menyodorkan nama Sandiaga Uno sebagai salah satu sosok yang dinilai dapat memperkuat kabinet.
“Sandiaga Uno bisa jadi salah satu striker untuk meningkatkan kinerja kabinet saat ini. Apa yang dibutuhkan Presiden Prabowo dan dibutuhkan Indonesia, ada di Sandiaga Uno,” tegas Denny di Jakarta, Selasa (1/9).
Denny menilai pengalaman Sandiaga di sektor ekonomi dan investasi menjadi salah satu modal yang dapat dimanfaatkan pemerintah. Ia juga menyebut rekam jejak Sandiaga di dunia usaha, dukungannya terhadap UMKM dan ekonomi kreatif, serta perannya dalam penciptaan lapangan kerja.
Menurut Denny, jaringan Sandiaga dengan investor juga dapat menjadi modal untuk memperkuat sektor investasi.
“Sandiaga Uno cocok menjadi striker investasi di pemerintahan Pak Prabowo,” lanjut Denny.
Isu kebocoran anggaran negara di sektor ekonomi juga menjadi perhatian Denny. Ia menilai rekam jejak dan integritas Sandiaga dapat menjadi pertimbangan dalam menjawab kekhawatiran tersebut.
“Pak Prabowo sangat concern terhadap kinerja antikorupsi. Sandiaga Uno orang yang tidak perlu diragukan lagi dari sisi integritas,” urainya.
Selain kapasitas di bidang ekonomi, Denny menilai hubungan politik Sandiaga juga relatif cair. Meski telah meninggalkan Partai Gerindra, komunikasi dan silaturahminya dengan Prabowo maupun elite partai tersebut disebut tetap terjalin.
Pengalaman Sandiaga ketika menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga disebut menjadi salah satu pertimbangan. Denny menilai karakter nasionalisme dan patriotisme Sandiaga sejalan dengan visi besar Prabowo.
“Kami tidak sedang meminta jabatan untuk Sandiaga. Kami hanya melihat bahwa dalam situasi pemerintah membutuhkan penguatan kabinet, pengalaman dan kapasitas Sandiaga merupakan salah satu opsi yang patut dipertimbangkan Presiden,” tutup Denny. (jpg)


