25.8 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024
spot_img

Kadin Kalteng Harapkan Ada Pendampingan UMKM Terkait e-Katalog

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah Rahmat Nasution Hamka meminta pemerintah melakukan pendampingan kepada pelaku industri kecil maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terkait e-Katalog.

Hal itu menyikapi rencana penggunaan e-Katalog untuk pelaku industri kecil dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Para pelaku UMKM harus diberi pendampingan agar bisa memenuhi berbagai ketentuan untuk bisa masuk dalam e-Katalog nantinya,” kata Rahmat Nasution Hamka di Palangka Raya, Minggu (27/3).

Dia mengatakan, jika pelaku industri kecil maupun UMKM dilepas begitu saja tanpa adanya pendampingan oleh pemerintah, dikhawatirkan akan kesulitan untuk bisa memasukkan produk yang dimiliki ke dalam e-Katalog. Sebab, untuk bisa masuk ke e-Katalog tentu ada berbagai syarat dan standar yang telah ditentukan, mulai dari penilaian kinerja, kontrol kualitas dan lainnya.

Baca Juga :  UMKM Harus Bangkit, Miliki Peran Penting Ketahanan Ekonomi

Hamka menyampaikan, misal untuk mebeler pasti ada standar-standar tertentu yang ditetapkan, sehingga produk dari UMKM bisa masuk e-Katalog tersebut, baik bahan, ukuran dan lainnya. “Kami harapkan, agar birokrasi atau tahapan bisa masuk dalam e-Katalog dengan sederhana dan mudah dipahami oleh para pelaku UMKM ini,” ucapnya.

Hal ini agar keinginan Presiden Joko Widodo yang mendukung industri kecil dan UMKM dengan mewajibkan pemda belanja kebutuhan perkantoran melalui e-Katalog bisa benar-benar diwujudkan. Kadin Kalteng ingin pendampingan terhadap pelaku industri kecil dan UMKM ini bisa dilakukan optimal, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang secara mandiri.

“Jangan juga UMKM ditanding dengan para raksasa. Itu tentu tidak sebanding, jadi kami harapkan juga harus ada perlakuan khusus,” tegasnya.

Baca Juga :  PLN Jadi Raksasa Pelaku Carbon Trading yang Melantai di Bursa Karbon Indonesia

Hamka menegaskan, Kadin Kalteng sangat mengapresiasi dan mendukung kebijakan pemerintah pusat ini karena sudah sangat bagus. Pihaknya berharap tujuan yang ingin dicapai bisa sepenuhnya direalisasikan. “Kadin Kalteng siap mendorong pelaku usaha maupun industri di provinsi setempat untuk bersaing dan memaksimalkan peluang yang tersedia ke depannya,” pungkasnya.






Reporter: Arjoni

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah Rahmat Nasution Hamka meminta pemerintah melakukan pendampingan kepada pelaku industri kecil maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terkait e-Katalog.

Hal itu menyikapi rencana penggunaan e-Katalog untuk pelaku industri kecil dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Para pelaku UMKM harus diberi pendampingan agar bisa memenuhi berbagai ketentuan untuk bisa masuk dalam e-Katalog nantinya,” kata Rahmat Nasution Hamka di Palangka Raya, Minggu (27/3).

Dia mengatakan, jika pelaku industri kecil maupun UMKM dilepas begitu saja tanpa adanya pendampingan oleh pemerintah, dikhawatirkan akan kesulitan untuk bisa memasukkan produk yang dimiliki ke dalam e-Katalog. Sebab, untuk bisa masuk ke e-Katalog tentu ada berbagai syarat dan standar yang telah ditentukan, mulai dari penilaian kinerja, kontrol kualitas dan lainnya.

Baca Juga :  UMKM Harus Bangkit, Miliki Peran Penting Ketahanan Ekonomi

Hamka menyampaikan, misal untuk mebeler pasti ada standar-standar tertentu yang ditetapkan, sehingga produk dari UMKM bisa masuk e-Katalog tersebut, baik bahan, ukuran dan lainnya. “Kami harapkan, agar birokrasi atau tahapan bisa masuk dalam e-Katalog dengan sederhana dan mudah dipahami oleh para pelaku UMKM ini,” ucapnya.

Hal ini agar keinginan Presiden Joko Widodo yang mendukung industri kecil dan UMKM dengan mewajibkan pemda belanja kebutuhan perkantoran melalui e-Katalog bisa benar-benar diwujudkan. Kadin Kalteng ingin pendampingan terhadap pelaku industri kecil dan UMKM ini bisa dilakukan optimal, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang secara mandiri.

“Jangan juga UMKM ditanding dengan para raksasa. Itu tentu tidak sebanding, jadi kami harapkan juga harus ada perlakuan khusus,” tegasnya.

Baca Juga :  PLN Jadi Raksasa Pelaku Carbon Trading yang Melantai di Bursa Karbon Indonesia

Hamka menegaskan, Kadin Kalteng sangat mengapresiasi dan mendukung kebijakan pemerintah pusat ini karena sudah sangat bagus. Pihaknya berharap tujuan yang ingin dicapai bisa sepenuhnya direalisasikan. “Kadin Kalteng siap mendorong pelaku usaha maupun industri di provinsi setempat untuk bersaing dan memaksimalkan peluang yang tersedia ke depannya,” pungkasnya.






Reporter: Arjoni
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru