BUNTOK, PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) melakukan pengaturan operasi kelistrikan secara terbatas di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai upaya menjaga keandalan serta stabilitas Sistem Kelistrikan Kalimantan.
Hal itu diungkapkan Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok, Vivin Aprianor, Selasa (30/6).
Pengaturan tersebut berdampak pada terjadinya pemadaman listrik sementara di beberapa wilayah, termasuk area kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok.
Langkah ini dilakukan menyusul adanya gangguan teknis pada salah satu komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Kabupaten Barito Utara yang berpengaruh terhadap kemampuan pasokan daya sistem.
Kepala ULP Buntok, Vivin Aprianor, menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari sistem kelistrikan Kalimantan yang membutuhkan penyesuaian operasi agar keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik tetap terjaga.
“ Pengaturan operasi kelistrikan ini dilakukan untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem hingga proses pemulihan selesai. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan serta mengharapkan pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Vivin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/6).
Menurut Vivin, penghentian sementara pasokan listrik dilakukan secara terbatas dan bergilir untuk mencegah terjadinya gangguan yang lebih luas pada sistem kelistrikan.
PLN memastikan gangguan tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer.
Saat ini, pasokan energi primer dalam kondisi aman.
PLN juga terus melakukan berbagai upaya percepatan pemulihan dengan mengoptimalkan unit pembangkit yang tersedia serta mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki.
“PLN terus berkomitmen meminimalkan dampak kepada pelanggan dan memastikan sistem kelistrikan dapat kembali normal secepat mungkin. PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan menggunakan energi listrik secara bijak selama proses pemulihan berlangsung,” tegasnya. (ena/kpg)


