PROKALTENG.CO-Seorang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Dewi Fitriani (44), meninggal dunia saat menjalankan tugas menyapu jalan di Jalan Brigjen Hasan Basry, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 05.20 Wita. Korban diduga menjadi korban tabrak lari.
Korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan masih mengenakan rompi kuning khas petugas kebersihan berlogo Pemerintah Kota Banjarmasin. Saat itu, ia diketahui sedang menjalankan rutinitas menyapu jalan pada dini hari.
Adik korban, Ahmad Yani (38), mengatakan kakaknya berangkat bekerja seperti biasa menggunakan sepeda motor. Kendaraan itu kemudian diparkir di pinggir jalan sebelum korban mulai menyapu trotoar hingga badan jalan.
“Sekitar pukul 05.00 Wita, kakak sempat mengirim foto sebagai laporan kalau sudah mulai bekerja,” ujarnya.
Tak lama kemudian, keluarga menerima kabar duka. Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum.
Hasil visum menunjukkan korban mengalami luka berat akibat benturan keras. Lima tulang rusuk patah, sejumlah organ dalam mengalami kerusakan, terdapat luka robek di bagian belakang dan samping tubuh, serta pendarahan di kepala.
Yani mengatakan dokter menduga korban ditabrak kendaraan berukuran besar.
“Informasi dari hasil visum, kemungkinan ditabrak mobil besar,” katanya.
Korban pertama kali ditemukan Hairil, rekan sesama petugas kebersihan yang bertugas di sisi jalan berbeda. Menurut keluarga, Hairil sempat mendengar suara benturan sebelum mendapati korban sudah tergeletak di lokasi. Hingga kini, keluarga mengaku belum memperoleh saksi mata yang melihat langsung peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Banjarmasin, Marzuki, membenarkan korban merupakan petugas kebersihan di instansinya dengan status pekerja harian lepas.
Ia mengatakan DLH menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat kepolisian dan berharap kasus tersebut segera terungkap.
“Kasus ini tentu kami dorong untuk diusut sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Embang Pramono, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan data dan melakukan penyelidikan.
“Saya mengumpulkan data dulu, supaya bisa dijelaskan dengan tepat,” pungkasnya. (jpg)


