PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) memperkuat implementasi green mining dengan memasok listrik hijau ke sektor pertambangan. Langkah ini ditandai kerja sama strategis melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dan MoU solusi bisnis terintegrasi untuk mendukung operasional tambang yang lebih efisien dan rendah emisi.
Kolaborasi dilakukan bersama PT Makmur Sejahtera Wisesa sebesar 106 MVA dan PT Maruwai Coal sebesar 71 MVA. Kerja sama ini menjadi upaya PLN menghadirkan energi bersih yang andal sekaligus mendorong pengurangan penggunaan bahan bakar fosil di industri tambang.
General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono, menegaskan kerja sama ini sebagai langkah nyata transformasi energi di sektor pertambangan.
“Ini bentuk konkret dukungan PLN terhadap green mining melalui pemanfaatan listrik yang lebih bersih, efisien, dan andal, termasuk untuk elektrifikasi alat berat di tambang,” ujarnya.
Penandatanganan dilakukan Iwan Soelistijono bersama Presiden Direktur PT Maruwai Coal, Totok Azhariyanto, serta Direktur PT Makmur Sejahtera Wisesa, Teuku Rangga Felamona. Momen ini menjadi penguatan sinergi antara PLN dan pelaku industri.
Melalui kerja sama ini, PLN menghadirkan solusi kelistrikan terintegrasi untuk menjamin keandalan pasokan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional tambang. Pemanfaatan listrik diharapkan mampu menggantikan bahan bakar fosil sehingga menekan emisi karbon.
Iwan menegaskan, PLN siap menjadi mitra strategis industri dalam transisi energi menuju praktik yang lebih berkelanjutan.
“PLN berkomitmen menghadirkan solusi energi yang tidak hanya andal, tetapi juga mendukung pengurangan emisi dan efisiensi operasional industri,” tambahnya.
Kolaborasi ini menegaskan peran PLN sebagai penggerak transisi energi di sektor industri, sekaligus mendorong pertambangan yang lebih efisien, kompetitif, dan ramah lingkungan. (tim)


