BANJARBARU, PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Srikandi PLN menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) serta logistik kepada Tim Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Masyarakat Peduli Bencana (MPB) di wilayah Landasan Ulin, Senin (7/9/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kesiapsiagaan relawan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bantuan yang disalurkan meliputi kacamata pelindung, sepatu boot, masker respirator, vitamin, makanan harian, serta minuman berenergi. Perlengkapan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan keselamatan dan logistik para relawan selama menjalankan tugas di lapangan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperluas makna pelayanan dalam momentum Hari Pelanggan Nasional. Selain mendukung relawan, PLN juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak kabut asap di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Perwakilan anggota MPA Landasan Ulin, Ilmi, mengapresiasi dukungan yang diberikan PLN UPT Banjarbaru bersama YBM dan Srikandi PLN. Menurutnya, perlengkapan keselamatan dan logistik sangat dibutuhkan relawan ketika menjalankan tugas di tengah kondisi lapangan yang dipenuhi asap.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dari PLN UPT Banjarbaru, YBM, dan Srikandi PLN. Masker respirator, APD, dan pasokan vitamin ini sangat kami butuhkan saat berada di titik api. Dukungan ini menambah semangat kami untuk terus menjaga lingkungan dan bersama PLN mengamankan jaringan listrik di sekitar wilayah kerja,” ujar Ilmi.
Kepedulian PLN juga menyasar masyarakat di sekitar Gardu Induk (GI) Bandara PLN, khususnya warga RT 34. Sebanyak kurang lebih 200 warga dari kelompok rentan, seperti ibu menyusui, ibu hamil, lansia, dan balita, menerima paket bantuan berupa vitamin dan masker.
Perwakilan warga RT 34, Nanay, menyampaikan apresiasi atas perhatian PLN terhadap kesehatan masyarakat yang berada di sekitar aset perusahaan.
“Kabut asap belakangan ini cukup mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak dan orang tua. Kami berterima kasih kepada PLN yang memberikan masker dan vitamin kepada warga. Bantuan ini sangat berarti untuk membantu menjaga kesehatan keluarga di tengah kondisi seperti ini,” tutur Nanay.
Manager PLN UPT Banjarbaru, Bayu Putra Andrianto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap relawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Di momentum Hari Pelanggan Nasional, kami ingin hadir tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan. Bantuan ini kami harapkan dapat mendukung para relawan agar dapat menjalankan tugas dengan lebih aman, sekaligus membantu masyarakat yang terdampak kabut asap. Kolaborasi bersama MPA, MPB, YBM, dan Srikandi PLN akan terus kami perkuat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan aset transmisi dari potensi Karhutla,” ujar Bayu.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk memperluas kontribusi di tengah masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan lingkungan yang berdampak terhadap masyarakat dan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk terus memperluas makna pelayanan. Menjaga kelistrikan tetap andal berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Melalui kolaborasi dengan relawan, YBM, Srikandi PLN, dan berbagai pihak, kami ingin memastikan kehadiran PLN dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi Karhutla,” tutur Riko.
Melalui sinergi bersama YBM, Srikandi PLN, MPA, MPB, dan masyarakat, PLN UPT Banjarbaru terus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta mendukung perlindungan aset ketenagalistrikan. Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi penguat komitmen PLN untuk memberikan manfaat melalui layanan kelistrikan dan aksi nyata bagi masyarakat di wilayah operasional. (tim)


