27.8 C
Jakarta
Tuesday, March 10, 2026

PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk 40 Rumah Warga Prasejahtera

PROKALTENG.CO – Program Light Up The Dream (LUTD) Ramadan 1447 H yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UID Kalselteng) kembali menghadirkan sambungan listrik gratis bagi warga prasejahtera. Sebanyak 40 rumah warga di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akhirnya bisa menikmati listrik layak melalui program bantuan PLN tersebut.

Penyalaan listrik gratis melalui program Light Up The Dream PLN dilakukan serentak pada Rabu (4/3). Rinciannya, 24 rumah berada di Kalimantan Selatan dan 16 rumah di Kalimantan Tengah. Peresmian kegiatan dipusatkan di Banjarbaru dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan program LUTD merupakan inisiatif kemanusiaan yang lahir dari kepedulian para pegawai PLN Group.

“Program LUTD ini wujud nyata kepedulian insan PLN Group yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan akses listrik yang layak dan mandiri,” kata Iwan.

Baca Juga :  PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal

Menurutnya, listrik yang kini menyala di rumah warga bukan sekadar penerangan, tetapi juga simbol kepedulian sosial dari para pegawai PLN.

“Terang yang menyala hari ini bukan hanya aliran listrik, tetapi juga pancaran empati dan solidaritas dari pegawai PLN Group untuk masyarakat. Kami juga mengapresiasi Pemerintah Kota Banjarbaru dan seluruh insan PLN yang telah berkontribusi sehingga program ini berjalan baik,” ujarnya.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menghadirkan akses listrik bagi warga prasejahtera.

Electronic money exchangers listing

“Listrik adalah kebutuhan dasar yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah, pendidikan anak-anak hingga usaha warga. Karena itu kami sangat berterima kasih atas kepedulian PLN melalui program ini,” ucapnya.

Dia menegaskan, Pemerintah Kota Banjarbaru siap terus bersinergi dengan PLN untuk mendukung pemerataan energi bagi masyarakat.

“Kami siap bersinergi dengan PLN agar pemerataan energi bisa terus berjalan sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan terang yang sama,” tambahnya.

Baca Juga :  Miris! Masih Terjadi Pelecehan Santri Putra, Pelakunya Justru Kakak Kelas

Salah satu penerima manfaat, Titin Kurniawan, warga Sungai Tiung, Banjarbaru, mengaku bersyukur akhirnya rumahnya memiliki sambungan listrik sendiri.

“Alhamdulillah di bulan penuh berkah ini kami mendapat bantuan pasang listrik gratis dari PLN. Sebelumnya kami masih menyambung listrik dari tetangga,” ungkap Titin.

Dia berharap listrik yang kini tersedia di rumahnya dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Sekarang listrik sudah bisa dipakai sendiri. Saya bisa menjalankan usaha cuci dan setrika untuk membantu ekonomi keluarga. Semoga ini menjadi berkah bagi semua yang telah membantu,” tuturnya.

Program Light Up The Dream sendiri telah diinisiasi sejak 2023. Hingga kini, program tersebut sudah menyalakan listrik di 953 rumah keluarga prasejahtera di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

PLN berharap program LUTD dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat prasejahtera memperoleh akses listrik yang layak. Kehadiran listrik diharapkan tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (tim)

PROKALTENG.CO – Program Light Up The Dream (LUTD) Ramadan 1447 H yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UID Kalselteng) kembali menghadirkan sambungan listrik gratis bagi warga prasejahtera. Sebanyak 40 rumah warga di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akhirnya bisa menikmati listrik layak melalui program bantuan PLN tersebut.

Penyalaan listrik gratis melalui program Light Up The Dream PLN dilakukan serentak pada Rabu (4/3). Rinciannya, 24 rumah berada di Kalimantan Selatan dan 16 rumah di Kalimantan Tengah. Peresmian kegiatan dipusatkan di Banjarbaru dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan program LUTD merupakan inisiatif kemanusiaan yang lahir dari kepedulian para pegawai PLN Group.

Electronic money exchangers listing

“Program LUTD ini wujud nyata kepedulian insan PLN Group yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan akses listrik yang layak dan mandiri,” kata Iwan.

Baca Juga :  PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal

Menurutnya, listrik yang kini menyala di rumah warga bukan sekadar penerangan, tetapi juga simbol kepedulian sosial dari para pegawai PLN.

“Terang yang menyala hari ini bukan hanya aliran listrik, tetapi juga pancaran empati dan solidaritas dari pegawai PLN Group untuk masyarakat. Kami juga mengapresiasi Pemerintah Kota Banjarbaru dan seluruh insan PLN yang telah berkontribusi sehingga program ini berjalan baik,” ujarnya.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menghadirkan akses listrik bagi warga prasejahtera.

“Listrik adalah kebutuhan dasar yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah, pendidikan anak-anak hingga usaha warga. Karena itu kami sangat berterima kasih atas kepedulian PLN melalui program ini,” ucapnya.

Dia menegaskan, Pemerintah Kota Banjarbaru siap terus bersinergi dengan PLN untuk mendukung pemerataan energi bagi masyarakat.

“Kami siap bersinergi dengan PLN agar pemerataan energi bisa terus berjalan sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan terang yang sama,” tambahnya.

Baca Juga :  Miris! Masih Terjadi Pelecehan Santri Putra, Pelakunya Justru Kakak Kelas

Salah satu penerima manfaat, Titin Kurniawan, warga Sungai Tiung, Banjarbaru, mengaku bersyukur akhirnya rumahnya memiliki sambungan listrik sendiri.

“Alhamdulillah di bulan penuh berkah ini kami mendapat bantuan pasang listrik gratis dari PLN. Sebelumnya kami masih menyambung listrik dari tetangga,” ungkap Titin.

Dia berharap listrik yang kini tersedia di rumahnya dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Sekarang listrik sudah bisa dipakai sendiri. Saya bisa menjalankan usaha cuci dan setrika untuk membantu ekonomi keluarga. Semoga ini menjadi berkah bagi semua yang telah membantu,” tuturnya.

Program Light Up The Dream sendiri telah diinisiasi sejak 2023. Hingga kini, program tersebut sudah menyalakan listrik di 953 rumah keluarga prasejahtera di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

PLN berharap program LUTD dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat prasejahtera memperoleh akses listrik yang layak. Kehadiran listrik diharapkan tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/