Seleksi Polri 2026 Dimulai, Polres Lamandau Gelar Verifikasi Berkas Ketat

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Tahapan awal seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kabupaten Lamandau. Polres Lamandau melalui Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) menggelar verifikasi administrasi dengan pemeriksaan berkas secara ketat dan teliti.

Puluhan calon peserta yang sebelumnya telah melakukan pendaftaran secara daring (online) tampak hadir memenuhi lokasi dengan membawa berkas lengkap mereka.

Pelaksanaan verifikasi ini merupakan tahapan awal yang sangat krusial dalam rangkaian proses seleksi.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh kelengkapan administrasi serta keabsahan data para pendaftar telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Tanpa validasi fisik yang akurat, data digital yang diunggah sebelumnya belum dianggap sah untuk melanjutkan ke tahap kompetisi berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Pabanrim bekerja dengan tingkat ketelitian yang tinggi dalam memeriksa setiap lembaran dokumen.

Mulai dari pemeriksaan identitas diri seperti KTP dan Akta Kelahiran, ijazah pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah, hingga dokumen pendukung lainnya diteliti secara seksama. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya pemalsuan data atau ketidaksesuaian kualifikasi peserta.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Kemenkum Kalteng Gelar Sertijab, Hajrianor Siap Lanjutkan Program WBBM

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono menegaskan, seluruh proses verifikasi ini dilakukan dengan pengawasan yang ketat. Ia menjamin bahwa pelaksanaan seleksi di wilayah hukumnya dilakukan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen institusi dalam mengimplementasikan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

“Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi sebelum melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya,” ujar AKBP Joko Handono saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela kegiatan, Selasa (31/3).

Ia menambahkan bahwa kejujuran sejak tahap awal adalah fondasi utama bagi setiap calon anggota Polri. Selain melakukan pemeriksaan berkas, panitia juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan pengarahan kepada para peserta.

“Calon-calon anggota Polri tersebut diberikan gambaran mengenai rangkaian tes yang akan mereka hadapi ke depan. Mereka juga diimbau untuk tidak hanya terpaku pada kelengkapan kertas, tetapi mulai mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari segi kekuatan fisik maupun kesiapan mental,” jelasnya.

Baca Juga :  Bazar Lamandau Berakhir, Polisi Ungkap Sempat Ada Keributan dan Anak Hilang

Kapolres juga menaruh harapan besar terhadap hasil dari seleksi tahun ini bagi putra-putri daerah di Kabupaten Lamandau.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kabupaten Lamandau dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” harapnya dengan penuh optimisme.

Kegiatan verifikasi di Aula Polres Lamandau ini dijadwalkan berlangsung hingga batas waktu pendaftaran berakhir.

Antusiasme peserta yang cukup tinggi menunjukkan besarnya minat generasi muda di Lamandau untuk mendedikasikan diri dalam korps Bhayangkara, sekaligus menjadi bukti bahwa transparansi dalam proses rekrutmen mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Tahapan awal seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kabupaten Lamandau. Polres Lamandau melalui Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) menggelar verifikasi administrasi dengan pemeriksaan berkas secara ketat dan teliti.

Puluhan calon peserta yang sebelumnya telah melakukan pendaftaran secara daring (online) tampak hadir memenuhi lokasi dengan membawa berkas lengkap mereka.

Pelaksanaan verifikasi ini merupakan tahapan awal yang sangat krusial dalam rangkaian proses seleksi.

Electronic money exchangers listing

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh kelengkapan administrasi serta keabsahan data para pendaftar telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Tanpa validasi fisik yang akurat, data digital yang diunggah sebelumnya belum dianggap sah untuk melanjutkan ke tahap kompetisi berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Pabanrim bekerja dengan tingkat ketelitian yang tinggi dalam memeriksa setiap lembaran dokumen.

Mulai dari pemeriksaan identitas diri seperti KTP dan Akta Kelahiran, ijazah pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah, hingga dokumen pendukung lainnya diteliti secara seksama. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya pemalsuan data atau ketidaksesuaian kualifikasi peserta.

Baca Juga :  Kemenkum Kalteng Gelar Sertijab, Hajrianor Siap Lanjutkan Program WBBM

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono menegaskan, seluruh proses verifikasi ini dilakukan dengan pengawasan yang ketat. Ia menjamin bahwa pelaksanaan seleksi di wilayah hukumnya dilakukan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen institusi dalam mengimplementasikan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

“Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi sebelum melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya,” ujar AKBP Joko Handono saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela kegiatan, Selasa (31/3).

Ia menambahkan bahwa kejujuran sejak tahap awal adalah fondasi utama bagi setiap calon anggota Polri. Selain melakukan pemeriksaan berkas, panitia juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan pengarahan kepada para peserta.

“Calon-calon anggota Polri tersebut diberikan gambaran mengenai rangkaian tes yang akan mereka hadapi ke depan. Mereka juga diimbau untuk tidak hanya terpaku pada kelengkapan kertas, tetapi mulai mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari segi kekuatan fisik maupun kesiapan mental,” jelasnya.

Baca Juga :  Bazar Lamandau Berakhir, Polisi Ungkap Sempat Ada Keributan dan Anak Hilang

Kapolres juga menaruh harapan besar terhadap hasil dari seleksi tahun ini bagi putra-putri daerah di Kabupaten Lamandau.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kabupaten Lamandau dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” harapnya dengan penuh optimisme.

Kegiatan verifikasi di Aula Polres Lamandau ini dijadwalkan berlangsung hingga batas waktu pendaftaran berakhir.

Antusiasme peserta yang cukup tinggi menunjukkan besarnya minat generasi muda di Lamandau untuk mendedikasikan diri dalam korps Bhayangkara, sekaligus menjadi bukti bahwa transparansi dalam proses rekrutmen mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru