PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan masyarakat Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem menjelang hingga pasca pergantian tahun.
Berdasarkan Prakiraan Cuaca Mingguan yang berlaku pada 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang.
Wilayah yang masuk dalam kategori waspada tersebut, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Ika Priti, menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan awan-awan Cumulonimbus yang cukup signifikan di wilayah Kalimantan Tengah.
“Awan Cumulonimbus ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai petir, kilat, angin kencang, bahkan angin puting beliung di beberapa wilayah,” ujarnya.
Selain di wilayah daratan, BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir dan nelayan untuk mewaspadai kondisi perairan, khususnya di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah.
Pada periode tersebut, Ika menuturkan tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,5 meter, dengan kategori rendah hingga sedang, namun tetap berpotensi meningkat saat cuaca buruk.
“Kondisi hujan lebat yang disertai angin kencang dapat memicu peningkatan tinggi gelombang. Sehingga aktivitas pelayaran dan perikanan perlu lebih berhati-hati,” tambah Ika.
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terbaru dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang. Terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah pada momen pergantian tahun.
“Masyarakat diharapkan tidak lengah dan tetap mengutamakan keselamatan, khususnya saat merayakan malam tahun baru,” pungkasnya. (jef)


