32.9 C
Jakarta
Thursday, July 25, 2024
spot_img

Jika Tabungan Beasiswa Berkah Tak Cair, Mahasiswa Siap Beraksi

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – PJs. Ketua Cabang GMKI Palangkaraya Fiteli menyatakan kesiapannya menjadi inisiator aksi damai  jika program Tabungan Beasiswa Berkah (Tabe) masih tak kunjung dicairkan.

Fiteli mengatakan sejak awal, dapat dilihat ketika peluncuran beasiswa tersebut, antusiasme mahasiswa putra-putri daerah Kalteng sangat besar untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima.

“Mereka rela antri hingga berjam-jam untuk memenuhi persyaratan yang diminta. Namun setelah semuanya berjalan, nampaknya tidak semudah itu untuk menyalurkan dana beasiswa tersebut. Seakan-akan ada udang dibalik batu semua ini,” ucapnya, Kamis (28/3/2024).

Menurutnya, berbagai klarifikasi dari Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo terkait beasiswa ini, tidak juga memberikan kepastian. Untuk itu, dia sangat menyayangkan ketidakprofesionalitas pihak Pemerintah Provinsi Kalteng.

Baca Juga :  Antisipasi Tindak Kejahatan, Ditlantas Polda Kalteng Patroli Malam

“Saya menyayangkan atas ketidakprofesionalitas Pemerintah Provinsi Kalteng dalam hal ini Dinas Pendidikan. Seakan memberikan harapan palsu dengan tidak memberikan kepastian waktu kepada para mahasiswa terkait pencairan dana Tabe sesuai programnya yang sudah dijalankan,” ujarnya.

Menyikapi kondisi itu, Fiteli mengatakan dalam waktu dekat GMKI Cabang Palangkaraya akan mengundang seluruh mahasiswa yang telah lulus verifikasi untuk melakukan konsolidasi dan menjadi inisiator aksi damai di jalan.

“Jangan digunakan program tabe ini sebagai komoditas politik dan dimanfaatkan sebagai kepentingan pribadi,” pungkasnya. (jef/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – PJs. Ketua Cabang GMKI Palangkaraya Fiteli menyatakan kesiapannya menjadi inisiator aksi damai  jika program Tabungan Beasiswa Berkah (Tabe) masih tak kunjung dicairkan.

Fiteli mengatakan sejak awal, dapat dilihat ketika peluncuran beasiswa tersebut, antusiasme mahasiswa putra-putri daerah Kalteng sangat besar untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima.

“Mereka rela antri hingga berjam-jam untuk memenuhi persyaratan yang diminta. Namun setelah semuanya berjalan, nampaknya tidak semudah itu untuk menyalurkan dana beasiswa tersebut. Seakan-akan ada udang dibalik batu semua ini,” ucapnya, Kamis (28/3/2024).

Menurutnya, berbagai klarifikasi dari Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo terkait beasiswa ini, tidak juga memberikan kepastian. Untuk itu, dia sangat menyayangkan ketidakprofesionalitas pihak Pemerintah Provinsi Kalteng.

Baca Juga :  Antisipasi Tindak Kejahatan, Ditlantas Polda Kalteng Patroli Malam

“Saya menyayangkan atas ketidakprofesionalitas Pemerintah Provinsi Kalteng dalam hal ini Dinas Pendidikan. Seakan memberikan harapan palsu dengan tidak memberikan kepastian waktu kepada para mahasiswa terkait pencairan dana Tabe sesuai programnya yang sudah dijalankan,” ujarnya.

Menyikapi kondisi itu, Fiteli mengatakan dalam waktu dekat GMKI Cabang Palangkaraya akan mengundang seluruh mahasiswa yang telah lulus verifikasi untuk melakukan konsolidasi dan menjadi inisiator aksi damai di jalan.

“Jangan digunakan program tabe ini sebagai komoditas politik dan dimanfaatkan sebagai kepentingan pribadi,” pungkasnya. (jef/hnd)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru