29.1 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024
spot_img

Teras Narang Sebut Kecakapan Digital Penting untuk Dipelajari

PROKALTENG.CO – Perubahan cepat kini telah terjadi. Revolusi industri 4.0 sudah hadir. Society 5.0 juga turut berkembang. Perkembangan teknologi informasi sungguh melaju pesat dan mesti dicermati dengan penguatan kecakapan digital. Hal ini ditegaskan Anggota DPD RI Agustin Teras Narang.

“Ini catatan saya dihadapan generasi muda Kalteng yang menghadiri seminar yang diselenggarakan atas kerja sama kami selaku anggota Dewan Perwakilan Daerah, daerah pemilihan Kalteng, Persatuan Intelijensia Kristen Indonesia, Bank Indonesia Perwakilan Kalteng dan Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Kalteng,” jelas Teras.

Seminar ini bertajuk ‘Cakap Budaya Digital Sebagai Penguatan Karakter Bangsa’. Acara ini digelar di Universitas Palangka Raya, Jumat (24/2/2023).

“Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain Bernika Yustisiana Narang, putri saya yang merupakan pengajar ilmu komunikasi di Universitas Indonesia dan pegiat literasi digital. Selain itu ada pula Agus Siswadi selaku Kepala Dinas Kominfosantik Kalteng, Yulius dan Rudiansyah dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng,” ujarnya.

Baca Juga :  Teras Narang: Pemindahan IKN Jadi Peluang dan Tantangan bagi Kalteng

Lebih lanjut, Teras memberikan catatan tentang perkembangan dunia digital yang membuka banyak sekat-sekat pembatas. Sekali melakukan posting di ruang digital, maka seketika bisa diketahui dan diakses banyak orang dari berbagai belahan dunia.

“Dengan keleluasaan yang luar biasa ini, tentu kita harus hati-hati. Paham apa yang kita perlu dan boleh lakukan dan apa yang mesti kita hindari,” tuturnya.

Di ruang digital sekarang ada banyak tawaran yang mesti dipilah dan pilih. Sebab tak semua apa yang ditawarkan di ruang digital baik untuk perkembangan.  Di Indonesia sendiri wilayah yang terjangkau internet baru mencapai sekitar 60 persen. Artinya masih ada 40 persen yang belum bisa merasakan bagaimana digitalisasi berlangsung.

“Pandemi Covid-19 telah menjadi pendorong masyarakat kita dalam menguasai teknologi informasi di ruang digital yang bermanfaat bagi perkembangan hidup. Meski di satu sisi, juga mendorong munculnya imbas negatif, bila kita tak cermat, tak cerdas mengelolanya, dan tak bijak menggunakan jemari kita,” katanya.

Baca Juga :  Batal Daftar DPD RI, Ini Alasan Deden Agustiar Sabran

Penguatan kecakapan digital ini menjadi modal penting bagi generasi muda untuk paham bagaimana hidup di ruang digital. Memanfaatkan ruang digital sebagai ruang pengawal kerukunan sosial dan pengembangan kearifan lokal, hingga sarana penguatan finansial untuk kemajuan ekonomi.

“Dengan demikian, karakter kebangsaan kita juga turut menguat. Ke depan akan terjadi bonus demografi. Artinya milenial kita akan menguasai daerah kita, dunia kita. Maka peningkatan  literasi dan kecakapan digital kita sungguhlah mendesak diupayakan. Ini adalah jalan yang bisa membawa generasi Kalteng untuk menemukan jalan-jalan kreatif untuk mengembangkan diri, membangun giat ekonomi, dan banyak hal positif lainnya,” ungkap  Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015 ini.

PROKALTENG.CO – Perubahan cepat kini telah terjadi. Revolusi industri 4.0 sudah hadir. Society 5.0 juga turut berkembang. Perkembangan teknologi informasi sungguh melaju pesat dan mesti dicermati dengan penguatan kecakapan digital. Hal ini ditegaskan Anggota DPD RI Agustin Teras Narang.

“Ini catatan saya dihadapan generasi muda Kalteng yang menghadiri seminar yang diselenggarakan atas kerja sama kami selaku anggota Dewan Perwakilan Daerah, daerah pemilihan Kalteng, Persatuan Intelijensia Kristen Indonesia, Bank Indonesia Perwakilan Kalteng dan Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Kalteng,” jelas Teras.

Seminar ini bertajuk ‘Cakap Budaya Digital Sebagai Penguatan Karakter Bangsa’. Acara ini digelar di Universitas Palangka Raya, Jumat (24/2/2023).

“Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain Bernika Yustisiana Narang, putri saya yang merupakan pengajar ilmu komunikasi di Universitas Indonesia dan pegiat literasi digital. Selain itu ada pula Agus Siswadi selaku Kepala Dinas Kominfosantik Kalteng, Yulius dan Rudiansyah dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng,” ujarnya.

Baca Juga :  Teras Narang: Pemindahan IKN Jadi Peluang dan Tantangan bagi Kalteng

Lebih lanjut, Teras memberikan catatan tentang perkembangan dunia digital yang membuka banyak sekat-sekat pembatas. Sekali melakukan posting di ruang digital, maka seketika bisa diketahui dan diakses banyak orang dari berbagai belahan dunia.

“Dengan keleluasaan yang luar biasa ini, tentu kita harus hati-hati. Paham apa yang kita perlu dan boleh lakukan dan apa yang mesti kita hindari,” tuturnya.

Di ruang digital sekarang ada banyak tawaran yang mesti dipilah dan pilih. Sebab tak semua apa yang ditawarkan di ruang digital baik untuk perkembangan.  Di Indonesia sendiri wilayah yang terjangkau internet baru mencapai sekitar 60 persen. Artinya masih ada 40 persen yang belum bisa merasakan bagaimana digitalisasi berlangsung.

“Pandemi Covid-19 telah menjadi pendorong masyarakat kita dalam menguasai teknologi informasi di ruang digital yang bermanfaat bagi perkembangan hidup. Meski di satu sisi, juga mendorong munculnya imbas negatif, bila kita tak cermat, tak cerdas mengelolanya, dan tak bijak menggunakan jemari kita,” katanya.

Baca Juga :  Batal Daftar DPD RI, Ini Alasan Deden Agustiar Sabran

Penguatan kecakapan digital ini menjadi modal penting bagi generasi muda untuk paham bagaimana hidup di ruang digital. Memanfaatkan ruang digital sebagai ruang pengawal kerukunan sosial dan pengembangan kearifan lokal, hingga sarana penguatan finansial untuk kemajuan ekonomi.

“Dengan demikian, karakter kebangsaan kita juga turut menguat. Ke depan akan terjadi bonus demografi. Artinya milenial kita akan menguasai daerah kita, dunia kita. Maka peningkatan  literasi dan kecakapan digital kita sungguhlah mendesak diupayakan. Ini adalah jalan yang bisa membawa generasi Kalteng untuk menemukan jalan-jalan kreatif untuk mengembangkan diri, membangun giat ekonomi, dan banyak hal positif lainnya,” ungkap  Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015 ini.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru