BPBD Terus Berjibaku Padamkan 13 Karhutla, Lahan Terbakar Capai 2,61 Hektare

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 13 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi dalam sehari, Kamis (23/7/2026). Total luas lahan yang terbakar mencapai 2,61 hektare.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan kejadian karhutla tersebut tersebar di sejumlah kelurahan, yakni Bukit Tunggal, Petuk Katimpun, Menteng, Kalampangan, Panarung, Bereng Bengkel, dan Kereng Bangkirai.

“Tim gabungan terus melakukan pemadaman, pembasahan, serta patroli di sejumlah lokasi rawan untuk mencegah api kembali muncul,” ujarnya pada Jumat (24/7/2026).

Dari 13 kejadian tersebut, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan dan kini masih dalam tahap pemantauan. Namun, terdapat beberapa lokasi yang masih dalam proses penanganan, di antaranya di Jalan Tjilik Riwut Km 13/Jalan Robetson Desei serta Jalan Katimpun Permai Km 13, Kelurahan Petuk Katimpun.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Diultimatum Selesaikan Permasalahan di Akhir Masa Jabatan

BPBD mencatat beberapa lokasi terdampak antara lain di Jalan Damang Gustaf Erang, Kelurahan Bukit Tunggal seluas 0,42 hektare, Jalan Masitah 0,45 hektare, Jalan Victoria 0,28 hektare, Jalan Kahuripan Ujung, Kelurahan Kalampangan, Jalan Karanggan belakang Pesantren Hasanka, Kelurahan Bereng Bengkel seluas 0,40 hektare, Jalan Soekarno 3 Gang Hatangku Hakangkalu, Kelurahan Menteng seluas 0,14 hektare, Jalan Panenga Induk dan Panenga Permai 5 di Kelurahan Kereng Bangkirai masing-masing seluas 0,07 hektare dan 0,10 hektare, Jalan Telawang Hapakat, Kelurahan Panarung seluas 0,34 hektare, serta Jalan Mahir Mahar Km 10, Kelurahan Bukit Tunggal seluas 0,01 hektare.

Heri menegaskan, selama penanganan karhutla tidak terdapat korban jiwa maupun pengungsian. Komunikasi publik juga tidak mengalami gangguan.

Baca Juga :  Gunakan Sepeda Listrik, Dua Anak Ditegur Polisi, Eh Malah Nangis

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini dan tidak meluas,” tutupnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 13 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi dalam sehari, Kamis (23/7/2026). Total luas lahan yang terbakar mencapai 2,61 hektare.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan kejadian karhutla tersebut tersebar di sejumlah kelurahan, yakni Bukit Tunggal, Petuk Katimpun, Menteng, Kalampangan, Panarung, Bereng Bengkel, dan Kereng Bangkirai.

“Tim gabungan terus melakukan pemadaman, pembasahan, serta patroli di sejumlah lokasi rawan untuk mencegah api kembali muncul,” ujarnya pada Jumat (24/7/2026).

Electronic money exchangers listing

Dari 13 kejadian tersebut, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan dan kini masih dalam tahap pemantauan. Namun, terdapat beberapa lokasi yang masih dalam proses penanganan, di antaranya di Jalan Tjilik Riwut Km 13/Jalan Robetson Desei serta Jalan Katimpun Permai Km 13, Kelurahan Petuk Katimpun.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Diultimatum Selesaikan Permasalahan di Akhir Masa Jabatan

BPBD mencatat beberapa lokasi terdampak antara lain di Jalan Damang Gustaf Erang, Kelurahan Bukit Tunggal seluas 0,42 hektare, Jalan Masitah 0,45 hektare, Jalan Victoria 0,28 hektare, Jalan Kahuripan Ujung, Kelurahan Kalampangan, Jalan Karanggan belakang Pesantren Hasanka, Kelurahan Bereng Bengkel seluas 0,40 hektare, Jalan Soekarno 3 Gang Hatangku Hakangkalu, Kelurahan Menteng seluas 0,14 hektare, Jalan Panenga Induk dan Panenga Permai 5 di Kelurahan Kereng Bangkirai masing-masing seluas 0,07 hektare dan 0,10 hektare, Jalan Telawang Hapakat, Kelurahan Panarung seluas 0,34 hektare, serta Jalan Mahir Mahar Km 10, Kelurahan Bukit Tunggal seluas 0,01 hektare.

Heri menegaskan, selama penanganan karhutla tidak terdapat korban jiwa maupun pengungsian. Komunikasi publik juga tidak mengalami gangguan.

Baca Juga :  Gunakan Sepeda Listrik, Dua Anak Ditegur Polisi, Eh Malah Nangis

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini dan tidak meluas,” tutupnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru