PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Harga oksigen kaleng atau Oxycan di Palangka Raya sempat melonjak hingga Rp85.000 per kaleng di tengah meningkatnya permintaan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sementara itu, masker KN95 yang banyak diburu masyarakat kini dijual Rp55.000 per kotak, tetapi stoknya masih kosong.
Kondisi tersebut terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan dari dampak kabut asap. Salah satu pedagang alat kesehatan di Palangka Raya, Arka Medika, mengaku pasokan dari distributor di Surabaya mengalami keterlambatan.
Pemilik Arka Medika, Rahmadi, mengatakan keterlambatan pengiriman tersebut turut membuat ketersediaan sejumlah produk menjadi terbatas.
“Kita selama ini memang terkendala dari penyedianya, distributor dari Surabaya agak terlambat pengiriman dan mereka sempat kosong juga,” katanya saat ditemui di Arka Medika, Jalan Galaxy, Palangka Raya, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, keterbatasan stok membuat pihaknya harus membatasi jumlah pembelian agar persediaan dapat dibagi secara merata.
“Jadi kita menjual pun dibatasi juga. Per orang dapat berapa, atau ke apotek dibatasi juga. Soalnya biar kebagian semua,” ujarnya.
Rahmadi menjelaskan, pembatasan juga dilakukan untuk penyaluran ke apotek. Biasanya, setiap apotek hanya mendapatkan satu hingga dua karton.
“Biasanya di apotek itu kami bagi cuma satu atau dua karton saja, satu karton itu isinya 12 [kaleng],” jelasnya.
Untuk harga Oxycan, Rahmadi menyebut saat ini berada di kisaran Rp70.000 per kaleng. Harga tersebut sebelumnya sempat mencapai Rp85.000 karena adanya kenaikan harga dari distributor.
“Sampai kemarin itu harganya sempat sampai Rp85.000. Karena dari tempat belinya juga naik, dari distributornya naik, jadi kita mau tidak mau ikutan menaikkan juga,” ungkapnya.
Di sisi lain, masker KN95 menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari masyarakat. Namun, stok masker tersebut masih kosong.
“Yang paling banyak dicari tipe KN95, nah itu yang sempat kosong dan sampai sekarang masih kosong. Harganya Rp55.000 perkotak,” katanya.
Sementara itu, untuk masker medis biasa, stok masih tersedia dan penjualannya tetap berjalan normal.
“Kalau yang masker medis masih ada, normal. Kita jual di harga Rp30.000 per boks,” pungkasnya. (her)


