31 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Gereja Maranatha di Palangkaraya Akan Dibangun Ulang Usai Alami Kebakaran Tiga Bulan Lalu

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pasca kebakaran tiga bulan lalu, kini bangunan Gereja Maranatha sedang dibongkar dan akan dibangun ulang.

“Pembongkaran Gereja Maranatha dimulai pasca kebakaran, sejak akhir bulan November. Pasca garis polisi dibuka, pembenahan sudah dimulai, alat berat masuk dan dilakukan pembongkaran,” ucap Ketua Majelis Jemaat GKE Langkai, Pendeta Yuprinadi pada Selasa (17/12/2024).

Menurutnya, pembongkaran tersebut ditargetkan akan selesai pada bulan Desember 2024 ini. Setelah mendapatkan desain bangunan Gereja Maranatha yang baru, maka rencananya gereja akan dibangun kembali pada bulan Januari 2025 mendatang.

“Pada Januari 2025 rencananya mulai dilakukan pembangunan pondasi dari bawah ke atas. Target selesai Juli 2026, kurang lebih selesai setahun setengah,” ujarnya.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Lebih Cermat Memilih Produk Pangan

Saat ini, sementara jemaat beribadah minggu dialihkan ke gedung Sangkuwong dan perayaan Natal mendatang akan dilaksanakan di gedung Sangkuwong juga.

“Harapannya dapat tetap merayakan natal dengan kesedarhanaan karena kondisi saat ini yang harus berpindah tempat. Harapannya makna natal tidak berkurang, tetapi dilaksanakan dengan kesedarhanaan,” ujarnya. (jef/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pasca kebakaran tiga bulan lalu, kini bangunan Gereja Maranatha sedang dibongkar dan akan dibangun ulang.

“Pembongkaran Gereja Maranatha dimulai pasca kebakaran, sejak akhir bulan November. Pasca garis polisi dibuka, pembenahan sudah dimulai, alat berat masuk dan dilakukan pembongkaran,” ucap Ketua Majelis Jemaat GKE Langkai, Pendeta Yuprinadi pada Selasa (17/12/2024).

Menurutnya, pembongkaran tersebut ditargetkan akan selesai pada bulan Desember 2024 ini. Setelah mendapatkan desain bangunan Gereja Maranatha yang baru, maka rencananya gereja akan dibangun kembali pada bulan Januari 2025 mendatang.

“Pada Januari 2025 rencananya mulai dilakukan pembangunan pondasi dari bawah ke atas. Target selesai Juli 2026, kurang lebih selesai setahun setengah,” ujarnya.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Lebih Cermat Memilih Produk Pangan

Saat ini, sementara jemaat beribadah minggu dialihkan ke gedung Sangkuwong dan perayaan Natal mendatang akan dilaksanakan di gedung Sangkuwong juga.

“Harapannya dapat tetap merayakan natal dengan kesedarhanaan karena kondisi saat ini yang harus berpindah tempat. Harapannya makna natal tidak berkurang, tetapi dilaksanakan dengan kesedarhanaan,” ujarnya. (jef/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru